6 Oleh-Oleh Khas Baubau yang Wajib Dibawa Pulang

Oleh-Oleh Khas Baubau

Kota Baubau dikenal memiliki beragam kuliner dan kerajinan tangan yang unik. Berlibur ke Baubau terasa kurang lengkap tanpa berburu oleh-oleh khas daerahnya.

Kota Baubau selain dikenal karena Benteng Butonnya yang sangat panjang, kota ini juga mempunyai oleh-oleh khasnya yang tidak kalah terkenal. Kota terbesar di Pulau Buton ini memiliki oleh-oleh yang didominasi dari bentuk makanan khas. Tapi ada juga jenis buah tangan dalam bentuk kerajinan tangan sebagai souvenir khas dari kota ini.

Tempat wisata dari Kota Baubau sendiri didominasi oleh pariwisata laut. Menikmati panorama alam dengan kekayaan lautnya yang begitu indah membuat para wisatawan semakin nyaman. Rasanya kurang lengkap jika menikmati liburan tanpa mencicipi kuliner khasnya.

Selain mencicipi kuliner khasnya, Anda juga wajib melihat teknik pembuatan souvenir yang unik jika berkunjung ke kota ini. Namun, ada beberapa kuliner dari Kota Baubau yang tidak bisa bertahan lama untuk dijadikan oleh-oleh. Maka dari itu, disini kita akan membahas beberapa souvenir dan makanan khas yang biasa dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan.

1. Kain Buton

Kain Buton
Image Credit: Facebook.com (Srri Rahayu)

Souvenir yang wajib Anda beli dari Kota Baubau adalah kain buton. Kain buton adalah jenis kain tenun khas Indonesia. Hasil dari kain buton sangat indah, karena proses menenun kain memakai teknik yang tidak sederhana. Bahan yang biasa digunakan kain tenun yaitu kapas, sutra, serat kayu, dan bahan lainnya.

Tenun yaitu teknik pembuatan kain dengan cara menggabungkan benang secara memanjang serta melintang hingga terbentuk sebuah motif. Motif dari kain tenun buton sendiri biasanya diambil dari objek alam yang ditemukan di sekitar. Selain motif, tenun buton juga memiliki khas karena kaya akan warna-warnanya yang indah.

Motif kain buton pun ada yang bercorak kuno dan bercorak ramai sesuai dengan perkembangan zaman. Motif tertua yaitu motif salur besar kecil berseling-seling. Bagi masyarakat sekitar, motif kain buton bukan hanya dari objek alam saja. Beberapa kain buton memiliki motif yang diambil dari sebuah kejadian yang bisa dikenang.

Sebagai salah satu contoh, kain buton yang memiliki motif berdasarkan kejadian yaitu motif “betano walona koncuapa”. Motif tersebut berwarna abu melayang-layang menggambarkan pembakaran semak-semak ketika membuka ladang.

Bagi masyarakat Baubau, kain buton diproduksi tidak hanya sebagai pakaian biasa saja. Namun, juga sebagai identitas diri. Kain Buton yang dipakai oleh para perempuan disana memperlihatkan status pernikahan dan strata sosial. Tidak hanya kalangan biasa, bahkan dahulu keluarga kerajaan pun mahir dalam menenun kain buton ini.

Kain buton sendiri biasa dibuat dalam bentuk sarung, pakaian, ataupun kampurui (ikat kepala pria dari kain tenun). Anda bisa membeli kreasi kain buton tersebut sesuai selera di pusat oleh-oleh khas Kota Baubau.

2. Kopi Kaongkeongkea

Kopi Kaongkeongkea
Image Credit: Facebook.com (Kopi Kaongkeongkea)

Kopi dari Kota Baubau ini memiliki nama yang unik dan aneh bagi orang yang baru mendengarnya. Nama “Kaongke-ongkea” ini adalah nama dari sebuah desa dengan pegunungan dan pepohonan yang lebat serta udara dingin didaerah tersebut. Kopi kaongkeongkea ini hanya akan ditemukan di sekitar pasar lokal saja.

Namun, kini kopi kaongkeongkea mulai terkenal di luar daerah Baubau. Seiring perkembangan zaman, kopi ini diproduksi dengan bentuk kemasan dan bahkan sudah memasuki pasar nusantara. Kini kopi kaongkeongkea sedang dalam proses sertifikasi.

Jika Anda berlibur ke Kota Baubau, disayangkan jika tidak mencoba kopi yang memiliki harum khas ini. Anda juga dapat membeli kopi ini untuk dibawa pulang karena tersedia dalam bentuk kemasan. Ketika kopi ini dituangkan ke dalam air panas, aroma harumnya sudah tercium dari kejauhan. Kopi ini sangat nikmat ketika dicicipi.

Para petani kopi tidak menggunakan zat kimia ataupun sejenisnya dalam perawatan tanaman ini. Pengolahan kopi ini sangat sederhana. Kopi dari hasil perkebunan dijemur dan didiamkan selama seminggu. Kemudian kopi dimasukkan ke dalam penggiling gabah untuk memisahkan biji kopi. Setelah dipisahkan, kopi disangrai dan digiling menjadi bubuk kopi.

3. Kacang Mete

Kacang Mete
Image Credit: Facebook.com @iloenk.naghteluklasongko

Bagi Anda pecinta kacang mete yang terkenal akan rasanya yang nikmat, Anda wajib membelinya ketika berkunjung ke Kota Baubau. Kota Baubau sendiri merupakan kota penghasil kacang mete. Kacang mete bisa dikonsumsi dengan cara dijadikan cemilan langsung ataupun digunakan sebagai bahan pelengkap.

Kota Baubau adalah salah satu kota terbesar yang memproduksi kacang mete. Penjualan kacang mete sendiri dipisah sesuai kualitasnya. Ada kacang mete dengan kualitas super, sedang, ataupun biasa. Di Kota Baubau kita dapat membeli kacang mete dalam kemasan yang kecil ataupun gelondongan.

Saking banyaknya produksi kacang mete, Kota Baubau tidak hanya menjual di dalam negeri. Penjualan kacang mete khas Baubau ini bahkan biasa di ekspor ke Vietnam, India dan negara-negara Eropa. Kacang mete ini biasanya dijual dalam bentuk mentah.

Kacang mete khas Baubau ini bukan hanya dijual dalam bentuk mentah, kini juga dijual kacang mete yang sudah digoreng. Selain itu, kacang mete juga memiliki dua varian rasa, yaitu rasa manis dan asin. Di toko oleh-oleh kacang mete dibandrol dengan harga diatas 20.000 rupiah perbungkusnya.

Bagi Anda yang gemar membuat kue ataupun jenis bolu lainnya, kacang mete khas Baubau ini bisa menjadi solusinya. Membeli kacang mete dengan harga yang ekonomis sebagai bahan pelengkap kue yang enak sangatlah menguntungkan. Kue yang biasa dipadu-padankan dengan kacang mete diantaranya adalah brownies atau kue kacang khas lebaran.

4. Kue Baruasa

Kue Baruasa
Image Credit: Daerahwisata.com

Baubau memiliki berbagai jenis kue tradisional yang menjadi sajian dalam upacara adat. Salah satu dari kue tersebut adalah kue baruasa. Kue ini biasa disajikan dalam ritual adat “haroa”. Kini kue baruasa diproduksi masyarakat bukan hanya sebagai sajian acara, tapi juga sebagai oleh-oleh khas dari sana.

Kue baruasa sangat cocok dinikmati bagi Anda yang menggemari cemilan manis. Cemilan ini juga bisa dijadikan buah tangan untuk keluarga karena bentuk dari baruasa berupa kue kering yang khas.

Bagi Anda yang tidak dapat berkunjung ke Kota Baubau, Anda dapat mencoba membuat kue baruasa dirumah sesuai selera. Kini cara pembuatannya pun sudah memakai cara modern. Cara pembuatan dari kue baruasa yaitu sebagai berikut.

Pertama, gula dan telur dikocok sampai benar-benar mengembang. Setelah itu, masukkan garam dan vanili ke dalam adonan. Masukkan minyak goreng. Terakhir, masukkan tepung beras dan terigu yang sebelumnya sudah disangrai.

Setelah adonan tercampur rata, bentuk adonan, kemudian tata adonan di loyang yang telah diolesi minyak. Bakar adonan di oven hingga matang. Kue baruasa pun siap dihidangkan dan dinikmati bersama keluarga.

5. Gula Kelapa

Gula Kelapa Bau Bau
Image Credit: Facebook.com @titin88.hanafi

Gula kelapa adalah oleh-oleh yang banyak ditemui di Kota Baubau. Kota Baubau dan sekitarnya dikenal sebagai penghasil gula aren atau gula merah. Jajanan yang satu ini rasanya sangat unik dan manis. Biasanya orang akan menikmati satu sampai dua biji gula kalapa dalam sekali makan.

Gula kalapa ini sangat cocok dijadikan buah tangan karena bisa bertahan berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Ketahanan dari gula kalapa ini tergantung dari cara penyimpanannya. Hindari tempat yang mudah dimasuki jamur agar gula kalapa tidak mudah berbau apek.

Gula kalapa terbuat dari daging kelapa, beras ketan, dan gula aren. Bahan tersebut diolah hingga menjadi adonan yang legit, kenyal dan padat. Adonan yang sudah masak berubah warna menjadi merah kecoklatan. Setelah itu adonan dibungkus menggunakan kulit jagung. Kulit jagung yang berisi adonan diikat rapat menggunakan tali diatas, tengah, dan bawah.

Gula kalapa akan terasa enak jika dimakan dalam sekali waktu. Memakan gula kalapa terlalu sering akan menimbulkan rasa bosan karena rasanya yang manis. Harga dari gula kalapa sendiri tergolong sangat murah. Gula kalapa dibandrol dengan harga sekitar 20.000 rupiah untuk pembelian 10 bijinya.

6. Dompo Pisang

Dompo Pisang
Image Credit: Diadona.id

Dompo pisang adalah oleh oleh khas Baubau berupa olahan buah pisang yang diiris tipis. Bentuknya sendiri seperti sale pisang. Irisan pisang harus dijemur hingga kering. Proses penjemuran ini dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam buah dan bisa bertahan lama. Hasil pengeringan sendiri bisa langsung dikonsumsi atau digoreng terlebih dahulu.

Dompo pisang kini diproduksi dalam berbagai bentuk kemasan secara modern. Bahkan kini dompo pisang memiliki varian rasa keju. Rasa dan aroma yang khas dari dompo pisang menjadikan makanan ini sebagai oleh-oleh favorit bagi para wisatawan.

Kualitas dari dompo pisang akan sangat bagus jika diproses pada waktu musim panas. Kualitas dompo pisang sangat bergantung pada cuaca karena menggunakan proses pengeringan. Ketika musim hujan, pengeringan dilakukan dengan asap kayu. Proses pengolahan dompo pisang memerlukan waktu tiga hari sampai satu minggu hingga siap dijual.

Itulah beberapa oleh-oleh khas Kota Baubau, kota terbesar di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Berwisata sambil membeli berbagai macam buah tangan untuk dinikmati bersama keluarga dirumah adalah solusi terbaik. Selain itu, membeli kain buton sebagai souvenir atau hadiah untuk kerabat pun begitu mengesankan.