22 Makanan Khas Papua yang Wajib Anda Coba

Makanan Khas Papua

Papua yang terletak di ujung timur Indonesia menyimpan beragam kuliner yang dapat memanjakan lidah. Inilah deretan makan khas Papua yang bisa Anda coba cicipi saat berkunjung.

Indonesia kaya akan wisata kuliner yang beraneka rasa. Setiap daerah mempunyai makanan khasnya masing-masing terutama Papua yang memiliki makanan khas Indonesia Timur dengan sajiannya yang menggugah selera dan memanjakan lidah. Tahukah Anda bahwa makanan khas Papua tidak hanya papeda saja?

Ya, Papua yang terkenal dengan kuliner khas papeda ternyata juga mempunyai beragam makanan khas lainnya yang menarik dan wajib Anda coba. Papua terkenal dengan destinasi wisata Raja Ampat yang instagramable, namun sangat disayangkan jika Anda tidak mampir untuk mencicipi beragam kuliner khasnya yang mungkin belum pernah Anda coba sebelumnya.

Beragam makanan khas daerahnya mempunyai nama-nama yang terbilang unik dengan cita rasa yang tentunya akan membuat lidah Anda terkagum-kagum. Jika Anda berkesempatan untuk berlibur ke Papua, tak ada salahnya untuk menyempatkan mampir berwisata kuliner makanan khas daerah sini. Berikut beberapa makanan khas Papua yang terkenal lezat dan wajib Anda coba.

1. Sate Ulat Sagu

Sate Ulat Sagu

Image Credit: Twitter.com @alyssaaja

Sesuai dengan namanya, bahan utama satenya adalah ulat sagu. Bagi masyarakat Papua, ulat sagu mempunyai kadar kolesterol rendah dan dipercaya mampu meningkatkan energi karena mengandung protein tinggi dan kandungan baik lainnya.

Sebagian masyarakat Papua mengonsumsi ulat sagu secara mentah-mentah dengan mengambil langsung dari pohonnya dalam keadaan masih hidup. Selain itu, ulat sagu juga biasa dikonsumsi oleh masyarakat Papua dengan dimasak terlebih dahulu seperti digoreng, dibuat tumis, dijadikan sate, dan dibuat sayur.

2. Cacing Laut

Cacing Laut

Image Credit: Facebook.com @papuakita

Masyarakat Papua meyakini bahwa cacing laut mengandung nutrisi yang mampu meningkatkan vitalitas dan stamina untuk pria. Jenis cacing laut yang biasa dikonsumsi adalah jenis insonem yang berukuran lebih panjang dari cacing tanah yakni sekitar 30 cm.

Sebelum dimasak, cacing ini biasanya diolah terlebih dahulu dengan cara diasap atau diasar supaya kandungan air dan pasir di dalamnya hilang. Cacing yang sudah diasap atau diasar kemudian dimasak sesuai selera seperti dimasak balado, rica-rica pedas, dan lain sebagainya.

3. Cacing Tambelo

Cacing Tambelo

Image Credit: Facebook.com @kisahdaripapua

Berbeda dengan cacing laut, cacing tambelo ini berwarna putih, bertaring, berlendir, lembek, dan bentuknya tebal serta memanjang. Masyarakat Papua percaya bahwa cacing tambelo mempunyai banyak khasiat untuk tubuh.

Makanan ini merupakan cemilan lezat bagi masyarakat Suku Kamoro yang tinggal di kawasan Timika maupun Suku Agats yang tinggal di bagian selatan Papua. Masyarakat Papua dari kedua suku tersebut sering memberikan hidangan makanan ini kepada para wisatawan yang datang berkunjung.

4. Udang Selingkuh

Udang Selingkuh

Image Credit: Twitter.com @eastindophotos

Dinamakan udang selingkuh karena tubuhnya seperti udang namun capitnya besar seperti kepiting. Udang jenis ini merupakan spesies yang berbeda dengan udang biasanya karena mempunyai daging yang berserat, sedikit lembut, dan rasanya sedikit manis mirip lobster.

Biasanya masakan udang selingkuh disajikan bersama dengan bunga pepaya atau tumis kangkung sehingga perpaduan rasanya semakin menggugah selera.

5. Ikan Bungkus

Ikan Bungkus

Image Credit: Twitter.com @swaragamafm

Makanan khas Papua satu ini sangat mirip dengan pepes ikan. Ikan bungkus khas Papua ini menggunakan ikan laut sebagai bahan utamanya. Ikan bungkus khas Papua dibungkus dengan daun talas, sedangkan pepes ikan dibungkus dengan daun pisang.

Bumbu yang digunakan untuk mengolah ikan bungkus dan pepes ikan juga berbeda. Ikan bungkus terkenal dengan aroma wangi karena masyarakat Papua menambahkan daun salam supaya campuran bumbunya menjadi lebih wangi dan meresap ke dalam daging ikan.

6. Ikan Bakar Manokwari

Ikan Bakar Manokwari

Image Credit: Instagram.com @aleniapapuacoffee

Penamaan makanan ini diambil dari nama ibu kota Provinsi Papua Barat, Manokwari, dengan bahan utamanya berupa ikan tongkol. Ikan Bakar Manokwari ini memiliki perbedaan dalam hal citarasa yang pedas dan bumbu yang khas.

Bumbu Ikan Bakar Manokwari menggunakan gilingan rempah yang kasar dan dilumuri perasan jeruk nipis sebelum dibakar. Selain itu, penyajian makanan ini dilengkapi dengan sambal khas yang tidak akan ditemukan di daerah lainnya karena cabainya berasal dari Papua.

7. Ikan Bakar Colo

Ikan Bakar Colo

Image Credit: Twitter.com @purnomosalim41

Makanan khas Papua ini merupakan makanan favorit suku Kamoro. Ikan yang digunakan berupa ikan kue, bawal, hingga tongkol namun yang paling utama adalah ikan dabu-dabu. Dinamakan ikan bakar colo karena penyajian kuliner ini dilengkapi dengan sambal colo yang ditaburkan di atas ikan.

Sambal colo sendiri memberikan sensasi pedas yang berasal dari perpaduan antara campuran bawang merah, cabe rawit, tomat muda dan perasan jeruk nipis sehingga makanan ini sungguh menggugah selera bagi pecinta makanan pedas.

8. Bandeng Kuah Kuning

Bandeng Kuah Kuning

Image Credit: Twitter.com @ronavioleta

Bahan utama kuliner ini adalah ikan bandeng. Bumbu yang digunakan merupakan buatan masyarakat Papua sendiri. Penyajiannya biasanya dengan bandeng yang dipotong beberapa bagian dengan rendaman kuah kuning yang khas.

Rendaman kuah kuningnya dibuat dari racikan bumbu dan kunyit, cabai merah, bawang merah dan bahan lainnya. Agar rasanya semakin sedap, biasanya bandeng kuah kuning disajikan dengan campuran tomat yang diiris tebal.

9. Mujair Rica-Rica

Mujair Rica-Rica

Image Credit: Facebook.com (Resto Hari-Hari Rica-Rica)

Makanan khas Papua dengan sensasi pedas lainnya adalah Mujair Rica-Rica. Bahan utama makanan ini adalah ikan mujair. Makanan ini cukup unik, yang mana ikannya dibakar terlebih dahulu dengan dilumuri perasan air jeruk nipis dan garam kemudian dibakar di atas bara sampai matang.

Setelah itu ikan mujair yang telah dibakar tersebut baru disiram dengan sambal rica yang sangat pedas. Jadi cara pembuatannya bukan digoreng terlebih dahulu namun dibakar sehingga cita rasa yang dihasilkan begitu memanjakan lidah.

10. Ayam Rica Papua

Ayam Rica Papua

Image Credit: Cookpad.com

Bahan dasar makanan ini adalah daging ayam sesuai dengan namanya. Makanan ini sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia secara turun-temurun. Sensasi pedasnya akan membuat Anda semakin lahap ketika mencobanya.

Ayam Rica Papua ini dimasak dengan menggunakan bumbu rempah pilihan antara lain daun bawang, serai, kunyit, bawang merah, cabai, dan lain sebagainya.

11. Telur Balado Pedas Sorong Papua

Telur Balado Pedas Sorong Papua

Image Credit: Tokopedia.com

Makanan ini banyak Anda temukan jika sedang berada di daerah Sorong, Papua. Telur balado sudah sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Ciri khas kuliner ini adalah rasa pedas balado dengan bahan dasar telur dan jagung. Bumbu balado dibuat dengan rempah-rempah sederhana berupa cabe rawit merah dalam jumlah banyak, bawang putih, dan bawang merah.

12. Papeda

Papeda

Image Credit: Kompasiana.com

Kuliner ini merupakan kuliner khas Papua yang paling terkenal. Papeda terbuat dari sagu dengan tekstur yang sangat lengket seperti lem namun cukup membuat kenyang dan mengandung banyak serat, bergizi, serta rendah kolesterol.

Papeda disantap dengan menggunakan alat untuk menggulung papeda yang terbuat dari bambu, biasa disebut gata-gata. Rasanya hambar sehingga penyajiannya bersama dengan kuah bening dan peda bakar atau ikan kembung.

13. Aunuve Habre

Aunuve Habre

Image Credit: Twitter.com @purnomosalim41

Bahan utama makanan ini adalah ikan cakalang, namun bisa diganti dengan ikan tuna atau ikan tongkol. Cara mengolahnya hanya dengan resep sederhana yakni garam, air, dan dibaluri dengan asam jawa.

Sama dengan ikan bungkus, Aunuve Habre dibungkus dengan daun talas. Setelah dibungkus kemudian dikukus hingga matang. Makanan ini bisa disajikan bersama dengan papeda.

14. Aunu Senebre

Aunu Senebre

Image Credit: Cookpad.com

Makanan ini dibuat dengan bahan ikan teri dan nasi putih yang digoreng dan dicampur dengan parutan kelapa serta irisan daun talas. Campuran bahan-bahan tersebut dikukus hingga matang.

Aunu Senebre bisa dimakan bersama dengan papeda. Anda bisa mendapatkan makanan khas Papua satu ini di warung-warung dekat pantai.

15. Petatas

Petatas

Image Credit: Twitter.com @muribdavid

Petatas adalah ubi jalar yang memiliki kandungan gizi mirip dengan nasi. Petatas ini merupakan makanan pokok masyarakat Papua Tengah terutama yang tinggal di daerah pegunungan.

Ubi jalar menjadi makanan pokok mereka karena tanah Papua tidak subur apabila ditanami padi. Sehingga ubi jalar menjadi pengganti nasi bagi masyarakat Papua Tengah.

16. Sarang Semut

Sarang Semut

Image Credit: Facebook.com @sarang-semut-papua

Sarang semut khas Papua terkenal di dalam maupun luar negeri karena dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti kanker, asam urat, TBC, tumor dan rematik.

Ada kandungan zat flavonoid dalam sarang semut yang berfungsi sebagai tannin dan antioksidan yang merupakan anti bakteri baik bagi tubuh. Anda dapat mengkonsumsi air rebusannya untuk bisa merasakan manfaatnya.

17. Kue Lontar

Kue Lontar

Image Credit: Twitter.com @auliasolihati

Kue satu ini mempunyai bentuk yang mirip dengan pie susu khas Bali. Bahan untuk membuat kue ini adalah tepung terigu, gula, margarin, telur, dan susu.

Kue lontar khas Papua ini biasanya disajikan saat lebaran, perayaan tahun baru, ulang tahun, dan perayaan spesial lainnya. Nama Lontar berasal dari bahasa Belanda ‘Rontart’ namun masyarakat Papua lebih nyaman menyebutnya Lontar.

18. Kue Bagea

Kue Bagea

Image Credit: Twitter.com @bisbannews

Bahan utama kue ini adalah tepung sagu. Bentuknya mirip dengan potongan batang pohon yang berwarna putih kekuningan.

Bahan pelengkap untuk membuat kue ini adalah kacang tanah, cengkeh, kayu manis, kenari, telur ayam, gula, dan tepung sagu yang dicampur dan dibentuk bulat kemudian dipanggang.

19. Abon Gulung

Abon Gulung

Image Credit: Facebook.com @abongulungpawai.id

Abon Gulung khas Kota Sorong ini berbentuk bulat lonjong dan berwarna kecoklatan. Taburan wijen di sekitar roti abon gulung membuat penampilannya semakin cantik.

Bahan dasar makanan ini adalah abon yang terbuat dari daging sapi. Rasanya unik dan mengenyangkan. Teksturnya mirip kue bolu dan sangat lembut saat digigit.

20. Sagu Lempeng

Sagu Lempeng

Image Credit: Twitter.com @avankies21

Makanan khas Papua ini merupakan olahan sagu yang dibentuk seperti lempengan balok persegi panjang. Warna makanannya porna atau merah kecoklatan.

Teksturnya sangat keras karena dibuat dari cetakan besi berisi tepung sagu yang dipanggang. Kue Sagu Lempeng ini sangat tahan lama sehingga cocok untuk dibawa untuk oleh-oleh.

21. Martabak Sagu

Martabak Sagu

Image Credit: Facebook.com @an.ondi

Martabak asal Kabupaten Fakfak ini terbuat dari sagu dan berbeda dengan martabak pada umumnya. Untuk membuatnya, sagu tersebut digoreng dan diberi tambahan saus dari gula merah.

Saus gula merah membuat cita rasa martabak sagu menjadi manis. Makanan ini sangat populer sehingga menjadi oleh-oleh khas Papua.

22. Eurimoo

Eurimoo

Image Credit: Twitter.com @gulaku

Cemilan khas Timika, Papua ini berupa kue basah dengan rasa yang manis. Penampilan kue ini mirip dengan kue klepon namun tanpa isian gula merah.

Bahan yang digunakan untuk membuat kue ini adalah kelapa parut, tepung sagu, gula pasir, dan pisang. Kue ini biasanya disajikan dalam acara adat pernikahan.

Jika berkunjung ke Papua, jangan lupa untuk berwisata kuliner karena makanan khas daerahnya siap memanjakan lidah Anda. Rasanya yang unik dan lezat pasti akan membuat Anda ketagihan. Anda bisa membawa pulang makanan khas Papua sebagai oleh-oleh untuk keluarga tercinta.