6 Makanan Khas Seram Bagian Timur yang Wajib Anda Coba

Makanan Khas Seram Bagian Timur

Seram Bagian Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Maluku yang memiliki kuliner khasnya sendiri. Inilah deretan makanan khas Seram bagian Timur yang terkenal lezat dan layak Anda cicipi.

Seram bagian Timur merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Maluku yang sudah terkenal akan pesona pantainya. Para wisatawan lebih sering mengenalnya dengan sebutan ‘Pulau Seram’, masih simpang-siur sebenarnya penamaan pulau ini karena banyak versi yang menceritakannya. Salah satu versi menyebutkan, nama ‘Seram’ berasal dari panggilan ‘Siran’ oleh pedagang dari Jawa dahulu untuk para pedagang asli dari Seram.

Tak hanya namanya yang unik, Kepulauan Seram juga memiliki kuliner khas yang memiliki cita rasa beragam. Memiliki rempah yang melimpah, membuat olahan khas dari Seram mempunyai rasa yang kuat dan bau sedap dari rempahnya itu sendiri. Tak heran warga asli Seram menggunakan banyak bumbu saat memasak.

Untuk Seram bagian Timur sendiri mempunyai beberapa makanan khas yang memiliki nama unik dan rasanya yang tentu saja menggugah selera. Berbagai jenis olahan yang berasal dari Seram bagian Timur ini, mulai dari camilan ringan hingga makanan berat. Namun ada beberapa kuliner terkenal khas Seram Timur yang perlu anda ketahui.

1. Halua Kenari

Halua Kenari
Image Credit: Twitter.com @nukman

Kuliner pertama yakni ada Halua kenari. Dari namanya anda sudah bisa menebak sendiri, makanan ini pasti berbahan dasar kacang jenis Kenari. Betul sekali, camilan khas Seram Timur ini berbahan dasar kacang Kenari yang di oven. Rasa manis dari Halua Kenari ini didapatkan dari campuran gula merah dan gula pasir saat proses pembuatan.

Camilan ini mempunyai khasiat untuk menjaga kesehatan jantung dan dapat membantu dalam pencegahan kanker. Kandungan Omega 3 dari kacang Kenari juga dapat membantu proses peremajaan kulit. Namun jangan sering-sering mengkonsumsi Halua Kenari, karena makanan yang mengandung gula dapat menyebabkan obesitas jika berlebihan dalam mengkonsumsinya.

Halua Kenari memiliki bentuk tidak sinkron alias tak memiliki bentuk pasti, bisa berwujud kotak persegi atau bulat dengan sisi-sisi yang tajam. Oh iya, camilan ini bisa bertahan hingga 2 bulan karena termasuk dalam makanan kering. Kue ini juga cocok untuk oleh-oleh saat sedang berlibur di Seram Timur, karena makanan ini bisa awet hingga waktu yang cukup lama.

Anda bisa membeli camilan manis ini dalam bentuk kemasan siap makan di berbagai toko atau pasar tradisional. Bahkan sekarang pun akses belanja online untuk membeli Halua Kenari sudah bisa ditemukan di berbagai platfrom. Tinggal memesan kepada penjualnya, kemudian makanan akan diantar hingga depan rumah.

2. Gogos Ikan

Gogos Ikan
Image Credit: Twitter.com @sichipe

Makanan satu ini biasanya disajikan untuk acara besar, seperti pernikahan atau bahkan upacara adat lainnya. Terbuat dari beras ketan yang telah dimasak sebelumnya, lalu bentuk tabung kecil-kecil dengan ukuran sekitar 5 cm. Setelah itu isi bagian tengahnya dengan daging ikan yang telah disuwir.

Isi dari Gogos Ikan bisa menggunakan daging asap yang memiliki serat tebal atau daging ikan tongkol yang telah digoreng. Jangan lupa untuk mencampur daging yang telah disuwir dengan irisan cabai, agar sensasi pedasnya lebih terasa. Jika anda adalah orang yang tidak termasuk penyuka pedas, boleh mengganti irisan cabai dengan bahan lain.

Hampir mirip dengan Lemper khas Jawa jika disamakan, namun yang membedakan adalah isi dari makanan yang dibungkus dengan daun pisang ini. Anda juga bisa membakar Gogos Ikan yang telah jadi, agar mendapat rasa yang lebih mantap. Gogos Ikan ini bisa anda buat sendiri di rumah, karena bahan dan caranya yang mudah.

3. Nasi Jaha

Nasi Jaha
Image Credit: Instagram.com @resep_dapuryummy

Nasi Jaha merupakan makanan khas Seram bagian Timur yang memiliki nama unik. Kata ‘Jaha’ berasal dari rempah Nusantara yang menjadi bahan campuran Nasi Jaha. Bukan hanya itu, makanan berbahan dasar nasi ini dipercaya dapat menambah stamina tubuh.

Olahan nasi dengan campuran bumbu jahe ini sangat populer di wilayah Seram bagian Timur, biasanya nasi ini disantap bersama abon ikan atau kari. Jenis nasi yang digunakan adalah nasi ketan, nasi jenis ini memiliki tekstur pulen dan rasa yang gurih. Marinasi dari berbagai macam bumbu yang digunakan juga menambah cita rasa yang khas dari makanan utama ini.

Proses pembuatan Nasi Jaha ini hampir sama dengan Gogos Ikan, setelah dibungkus dengan daun pisang nasi bisa dibakar atau langsung dimakan. Selain itu, Nasi Jaha juga sering disantap sebagai sarapan oleh warga Seram bagian Timur.

Memiliki aroma yang khas dari campuran jahe, membuat makanan ini sudah tercium bau harumnya saat uap matang sudah terlihat. Setelah memakan Nasi Jaha ini, tubuh anda akan terasa lebih hangat karena jahe sendiri mempunyai fungsi untuk menghangatkan. Tak hanya itu, khasiat rempah asli Indonesia ini memiliki fungsi menambah stamina dan imunitas tubuh.

4. Kohu-Kohu

Kohu-Kohu
Image Credit: Twitter.com @rizky_noona

Kohu-Kohu adalah lalapan khas Seram Timur yang memiliki persamaan bahan dengan Urap. Untuk menambah rasa dari nikmatnya lalapan ini, anda bisa menyantapnya bersamaan dengan sambal terasi. Tak lupa nasi hangat untuk menemani lalapan yang bercita rasa pedas asam ini.

Selain untuk teman makan dengan nasi, Kohu-Kohu ini juga dapat disantap langsung. Untuk anda yang sedang menjalankan masa diet, makanan ini bisa anda masukkan sebagai menu harian. Gizi maupun vitamin yang terdapat pada sayuran dapat memenuhi asupan kebutuhan nutrisi harian anda.

Berbagai macam sayuran segar yang telah dicuci disatukan dengan bumbu matah, cabai rawit iris hingga bawang merah dengan perasan jeruk nipis. Kangkung, tauge, kacang panjang, terong ungu, kol dan daun kemangi adalah jenis sayuran yang sering digunakan untuk masakan ini. Jadi tak salah jika Kohu-Kohu ini termasuk makanan yang memiliki nutrisi komplit.

Tak hanya sayur, didalam Kohu-Kohu juga ada ikan teri atau ikan jenis lain yang telah dikukus. Daging ikan yang digunakan untuk Kohu-Kohu harus yang dikukus, jangan yang digoreng atau diasap. Hal ini dipilih karena kandungan gizi dari daging kukus lebih banyak daripada daging ikan yang hanya digoreng atau diasap.

5. Nasi Lapola

Nasi Lapola
Image Credit: Cookpad.com

Nasi berbumbu khas berikutnya adalah campuran nasi dengan kacang tolo rebus dan parutan kelapa yang dikukus bersamaan. Bumbu lain yang digunakan untuk memasak Nasi Lapola agar lebih gurih adalah serai yang telah digeprek, daun jeruk dan bawang merah iris. Aduk secara merata semua bahan tadi, lalu tunggu sekitar 45 menit hingga nasi matang.

Setelah matang, cetak nasi yang masih panas dengan menggunakan mangkok. Hal ini dilakukan agar tampilan nasi menjadi lebih menarik. Kacang tolo yang dicampurkan juga akan terlihat setelah nasi selesai dicetak.

Nasi Lapola memiliki cita rasa gurih dari parutan kelapa dan campuran bumbu, teksturnya pulen apalagi jika disantap saat masih hangat. Masyarakat Seram Timur biasa menikmati Nasi Lapola dengan Sambal Colo-Colo atau juga bisa dengan Ikan Asar.

Selain disajikan bersama lauk lainnya, Nasi Lapola juga nikmat jika dimakan secara langsung, karena sudah ada bumbu yang memberikan rasa gurih. Mudah bukan cara membuatnya?

Anda bisa menyajikan nasi khas Seram bagian Timur ini untuk keluarga. Caranya yang tidak terlalu susah akan memudahkan anda dalam membuat olahan nasi ini. Jika anda tidak mempunyai sajian pelengkap lain, nasi ini juga cocok disantap bersama Ayam Bakar hingga Tempe Goreng.

6. Sagu Lempeng

Sagu Lempeng
Image Credit: Twitter.com @avankies21

Tak lengkap rasanya jika makanan dari bahan sagu tak masuk daftar. Wilayah Maluku sendiri memiliki ladang sagu yang luas, sehingga masyarakatnya yang kreatif membuat berbagai macam olahan dari bahan dasar sagu. Bisa dikatakan bahwa sagu ini menjadi makanan pokok kedua setelah nasi, karena jumlahnya yang melimpah.

Salah satunya adalah Sagu Lempeng, kue kering khas Seram Timur ini berbahan dasar tepung sagu yang dibakar dengan cetakan khusus. Cetakan ini akan mencetak tepung sagu menjadi bentuk lempengan, teksturnya keras karena tepung sagu yang dipadatkan. Gula merah bisa ditambahkan sebagai isi dari Sagu Lempeng ini.

Tepung sagu yang digunakan akan lebih baik jika diayak terlebih dahulu, agar lebih lembut dan tidak ada gumpalan yang ikut saat dibakar nantinya. Perlu diketahui, kue kering khas Seram bagian Timur ini jarang dijual di pasar tradisional maupun toko. Jadi jika ingin menikmatinya, anda harus bikin sendiri.

Anda bisa menikmati kue kering dengan ditemani teh atau kopi. Karena teksturnya yang keras, anda bisa mencelupkannya pada teh/kopi sebelum memakannya. Selain itu, Sagu Lempeng ini bisa menjadi pengganti nasi, kandungan karbohidrat dari sagu bisa memenuhi asupan glukosa pada tubuh.

Beragam olahan makanan khas daerah Seram bagian Timur, selain namanya yang unik ternyata rasa dari makanannya juga bervariasi. Karena setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, maka dari itu wajib anda coba 6 makanan khas Seram bagian Timur ini. Selain pengalaman baru merasakan kuliner khas daerah lain, anda juga belajar perbedaan setiap wilayah di Nusantara.