Coto Makassar, Kuliner Tradisional Yang Nikmat

Coto Makassar

Pernahkah kamu merasakan nikmatnya Coto Makassar ? Sebuah hidangan perpaduan dari daging dan jeroan ini, memberikan rasa nikmat di lidah. Dibalik kenikmatannya, nyatanya Coto Makassar menyimpan sejarah yang tak kalah menarik. Bahkan, dahulu makanan ini dikabarkan hidangan para bangsawan. Apa saja fakta menarik dari Coto Makassar ? Yuk simak ulasannya berikut.

Fakta Coto Makassar, Makanan Para Bangsawan

Fakta Coto Makassar, Makanan Para Bangsawan

Image Credit by Kepogaul.com

Coto Makassar adalah salah satu kuliner tradisional, yang berasal dari Kota Makassar. Hidangan ini cukup terkenal di beberapa kalangan masyarakat, sajian yang lezat dan kaya akan manfaat membuat warga cukup menggemari Coto Makassar. Bahkan, hidangan tradisional ini menjadi salah satu tujuan wisatawan dan para traveller ketika mengunjungi Makassar.

Dengan rasa yang menggugah selera tersebut, tak heran jika Coto Makassar mulai dikenal hingga ke penjuru dunia. Kota Makassar pun menetapkan Coto Makassar, menjadi ikon kuliner mereka. Jika dilihat dari sejarahnya, beberapa orang mungkin beranggapan Coto adalah Soto. Hal ini karena mereka mengira, cara penyebutannya dipengaruhi oleh bangsa Asia seperti China.

Awal mulanya, Soto berawal dari makanan China bernama Caudo. Makanan China ini lalu mengalami perkembangan dan menjadi Soto, namun dalam masyarakat Makassar menyebutnya dengan Coto Makassar. Hidangan Coto Makassar memiliki cita rasa yang tinggi, dan sering dihidangkan pada kalangan kerajaan di istana raja pada zaman itu.

Beberapa pendapat menyebutkan, awalnya Coto Makassar dibuat dan diciptakan oleh rakyat jelata. Kemudian para warga menyajikannya kepada pengawal kerajaan, sebelum bertugas untuk menjaga kerajaan. Bisa dibilang Coto Makassar sudah ada sejak cukup lama, sekitar tahun 1538. Karena merupakan perkembangan dari Caudo, tak heran jika Coto Makassar pun memiliki pengaruh dari makanan China. Hal ini bisa kita lihat dari sambar yang digunakan, yaitu tauco.

BACA JUGA:  Wisata Bergaya Kastil Eropa di Taman Wisata Holyland Malino

Kuliner Khas Makassar Memiliki 40 Ramuan Bumbu

Kuliner Khas Makassar Memiliki 40 Ramuan Bumbu

Image Credit by Bukalapak.com

Kelezatan dari Coto Makassar, tidak bisa terlepas dari beberapa bumbu yang digunakannya. Tak tanggung-tanggung, masakan khas Makassar ini memiliki campuran bumbu hingga 40 jenis. Bumbu yang digunakan tersebut, merupakan bumbu lokal yang memiliki rasa dan aroma yang khas. Tidak hanya memiliki rasa yang menggugah selera, rempah-rempah yang digunakan juga sangat baik untuk kesehatan.

Bumbu yang digunakan untuk Coto Makassar terdiri dari kacang tanah, kemiri, bubuk cengkeh, lengkuas, merica, bawang merah dan putih, jintan, ketumbar, jahe, laos, dan berbagai bumbu dapur lainnya. Rasa dan aroma yang dihasilkan dari perpaduan 40 bumbu tersebut, tentu dapat menggungah siapapun yang menciumnya. Khasiat dari Coto Makassar, juga dapat digunakan sebagai penawar zat kolesterol pada tubuh.

Untuk mengeluarkan khasiat yang bagus tersebut, maka baik dari bumbu maupun pengolahannya pun tidak bisa sembarangan. Pembuatan Coto Makassar menggunakan kuali tanah, yang digunakan sebagai wadah masaknya. Dengan menggunakan kuali tanah atau juga disebut Uring Butta, maka tidak akan mengurangi cita rasanya.

40 jenis rempah-rempah dan pembuatan yang menggunakan kuali tanah inilah, yang menjadi ciri khas dari Coto Makassar. Tentunya 40 jenis bukanlah jumlah yang sedikit, rasa dari 40 bumbu yang menyatu membuat kuliner asal Makassar semakin kaya akan rasa dan aroma. Banyaknya rempah yang digunakan juga menjadi ciri khas Indonesia, negara dengan kekayaan rempah yang berlimpah.

Khasiat Mengonsumsi Coto Makassar

Khasiat Mengonsumsi Coto Makassar

Image Credit by Myeatandtravelstory.wordpress.com

Dengan menggunakan begitu banyak bumbu, maka Coto Makassar pun kaya akan manfaat dan khasiat untuk kesehatan. Bahkan khasiat yang dimiliki hidangan ini, telah dibuktikan dalam sebauh penelitian. Khasiat pertama yang terlihat adalah mampu mencegah, maupun mengatasi penyakit kurang darah atau anemia.

BACA JUGA:  Helena Sky Bridge, Jembatan Menantang Favorit Milenial di Maros

Penyakit anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi dan asam folat, dimana asam folat sangat penting untuk metabolisme tubuh dan zat besi sangat penting untuk pembentukan sel darah merah. Kandungan dalam Coto Makassar, memiliki asam folat dan zat besi yang cukup tinggi. Sehingga, dapat melancarkan pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Tidak hanya untuk pembentukan sel darah merah, Coto Makassar juga mengandung vitamin B. Dimana vitamin B tersebut sangat berguna untuk kesehatan, maupun perkembangan pada otak. Semua vitamin B adalah zat gizi yang sangat penting untuk kesiapan sistem sel syaraf manusia. Jika kekurangan vitamin B, dapat menyebabkan gangguan pada selaput syaraf dan menimbulkan kepikunan.

Coto Makassar sangat baik pula untuk ibu hamil, dimana hidangan ini memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi. Asam folat dan zat gizi yang terkandung dalam hidangan ini, mampu membantu perkembangan otak dan sel-sel dalam janin. Sehingga dengan mengonsumsi Coto Makassar, tidak hanya bagus untuk kesehatan diri namun juga untuk pertumbuhan janin. Kandungan hati dan ginjal dalam Coto, sangat bermanfaat untuk ibu hamil.

Selain khasiatnya untuk mencegah dan mengatasi penyakit tersebut, maka Coto Makssar juga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Coto Makassar memiliki kandungan zinc dan vitamin A, dimana kedua zat ini baik untuk memelihara kesehatan jaringan epitel dalam pembuluh darah. Kedua zat ini pun dapat membantu mencegah kerusakan pembuluh darah, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Hidangan Khas Makassar yang Murah dan Nikmat

Hidangan Khas Makassar yang Murah dan Nikmat

Image Credit by Republika.co.id

Hidangan yang sudah ada sejak kerajaan Gowa ini, sudah terkenal hingga ke penjuru dunia.Bahkan kita pun sering menemukana tempat makan Coto Makassar, diluar kota aslinya. Hal ini karena peminat dari Coto Makassar di indonesia cukup luas, bahkan mencapai luar negeri. Jika kalian belum pernah merasakan Coto Makassar, cobalah untuk mencicipi kuliner lezat ini.

BACA JUGA:  Trans Waterpark Sidrap, Destinasi Wisata Terbaik Bersama Keluarga

Coto Makassar berbahan dasar daging sapi, yang ditambah dengan beberapa bagian dalam dari sapi. Bagian – bagian tersebut seperti jeroan, paru, hati, usus, jantung, hingga babat. Meskipun berisikan jeroan, namun dengan 40 bumbu yang terdapat pada kuah Coto Makassar membuat hidangan ini tetap membawa begitu banyak khasiat atau manfaat.

40 rempah – rempah yang digunakan untuk kuah Coto Makassar, menjadi penentu enak tidaknya keseluruhan hidangan. Dengan pembuatannya yang menggunakan cara khusus, membuat Coto Makassar dapat menjadi penawar kolesterol yang ada pada jeroan. Dengan kemampuan menekan kolesterol ini, membuat para penikmatnya dapat mengonsumsi Coto Makassar dengan lebih tenang.

Coto Makassar biasanya disantap dengan ketupat, atau burasa. Hidangan ini juga bisa dilengkapi dengan sambal Taoco. Dengan penggunaan sambal inilah, membuat beberapa orang meyakini bahwa Coto Makassar dipengaruhi oleh masaka China pada abad ke 16. Jika kamu ingin mencicipi lezatnya Coto Makassar, tidak perlu mengeluarkan budget yang tinggi. Ada tempat asalnya, Coto Makassar ini diberikan harga mulai dari Rp 3.500 hingga Rp 7000 per porsi.

Menjadi ikon kuliner Kota Makassar, Coto Makassar rupanya cukup digemari baik warga lokal maupun luar negeri. Cita rasa yang kaya dan menggugah selera, membuat siapapun ingin mencobanya lagi dan lagi. Apalagi, Coto Makassar juga dapat menurunkan kolesterol serta sangat bermanfaat untuk perkembangan janin. Jika kamu berkunjung ke Kota Makassar, jangan lewatkan untuk mencicipi hidangan ini!