Wisata Klotok Sungai Martapura, Serunya Susur Sungai dengan Kapal Klotok

Wisata Klotok Sungai Martapura, Serunya Susur Sungai dengan Kapal Klotok
Harga Tiket: Rp 10.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Taman Siring Sungai Martapura Maskot Bakantan, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Map: Cek Lokasi

Tempat wisata yang ada di Indonesia sangat beragam mulai dari wisata sejarah, wisata alam, sampai dengan wisata kekinian. Tempat wisata itupun tidak hanya terpusat di satu daerah saja, namun tersebar di berbagai daerah dengan ciri khas masing-masing. Di Banjarmasin ada banyak tempat wisata menarik, salah satunya adalah wisata klotok Sungai Martapura.

Banjarmasin termasuk salah satu kota di Pulau Kalimantan bagian selatan yang populer sebagai pintu gerbang dalam kegiatan ekonomi nasional. Kota ini dikelilingi dengan puluhan sungai kecil yang bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dengan keberadaan sungai-sungai kecil inilah, Banjarmasin memiliki sebutan tertentu.

Adapun sebutan yang diberikan pada kota Banjarmasin yakni Kota Seribu Sungai. Sungai yang paling populer di Banjarmasin adalah Sungai Martapura yang merupakan anak dari Sungai Barito. Wisatawan yang datang ke Banjarmasin bisa mencoba wisata klotok yang ada di Sungai Martapura. Jenis wisata ini sangat jarang ditemukan di daerah lainnya selain Banjarmasin.

Daya Tarik Wisata Klotok Sungai Martapura

Daya Tarik Klotok Sungai Martapura
Image Credit: Facebook Cerita Banjar

1. Menyuguhkan Kegiatan Tour Menyusuri Sungai Menggunakan Kapal Klotok

Sungai Martapura merupakan sungai populer di Banjarmasin yang memfasilitasi wisatawan dengan keberadaan kapal-kapal kelotok yang ada disana. Dengan kapal klotok ini, wisatawan akan diajak menyusuri Sungai Martapura. Kapal klotok akan mulai berjalan apabila sudah ada penumpang minimal 15 orang.

Wisata klotok Sungai Martapura memberikan suasana yang berbeda dengan kapal lainnya. Kapal ini tidak akan berjalan jika penumpang belum mencapai 15 orang, sehingga penumpang harus rombongan. Selain itu, kapal ini bisa menampung hingga 30 orang dalam 1 kapal. Penumpang bisa duduk bersila beralaskan tikar.

Selain lesehan, penumpang juga bisa duduk di kursi berjumlah empat buah yang terdapat di kapal bagian belakang. Jika penumpang berani, bisa juga duduk di bagian atap kapal karena kayunya cukup kuat menampung hingga 10 orang sekaligus.

2. Pasar Terapung Merupakan Tujuan Pemberhentian Kapal Klotok

Dengan mengikuti kegiatan wisata klotok, wisatawan akan menyusuri Sungai Martapura dengan tujuan pemberhentian pasar terapung yang ada di Lok Baintan. Pasar terapung disana seperti pasar pada umumnya. Ada banyak pedagang yang berjualan hasil bumi misalnya ikan, mentega, buah, dan hasil bumi lainnya.

Daya Tarik di Klotok Sungai Martapura
Image Credit: Facebook Habar Banua Borneo

Selain itu, ada juga yang menjual makanan dan pernak-pernik. Dengan mengikuti kegiatan tour wisata klotok Sungai Martapura, wisatawan akan mendapatkan pengalaman baru yang jarang didapatkan di daerah lainnya. Disana wisatawan bisa mendapatkan pengalaman menaiki kapal klotok sekaligus berbelanja di pasar apung.

Pasar tersebut menyuguhkan suasana yang berbeda dengan pasar lainnya karena disana wisatawan akan bertemu dengan para pedagang yang berjualan di atas sampan berukuran kecil.

3. Menyajikan Nuansa Kampung Biru dan Kampung Hijau

Di Banjarmasin terdapat kampung yang dikenal dengan Kampung Biru dan Kampung Hijau yang merupakan kumpulan dari rumah masyarakat yang ada di bantaran sepanjang Sungai Martapura. Dinamakan Kampung Biru dan Kampung Hijau karena rumah-rumahnya tampak unik karena warna cat rumahnya terlihat mencolok.

Melalui wisata klotok Sungai Martapura ini, wisatawan bisa menyaksikan keindahan kampung yang tampak unik tidak hanya karena cat warnanya yang mencolok saja, namun juga penataan tanaman hias yang dibentuk secara vertikal. Penataan tanaman yang sangat rapi menjadikan nuansa kampung tampak semakin indah.

Wisata tur ini seolah memberikan pengalaman baru untuk wisatawan yang sebelumnya belum pernah sama sekali menaiki kapal klotok. Dengan menaiki kapal ini, wisatawan akan menemui banyak hal baru seperti kampung yang sebagian besar rumahnya dicat biru dan hijau serta menyusuri sungai hingga sampai pasar apung.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi Wisata Klotok Sungai Martapura
Image Credit: Google Maps Joe Yas

Lokasi tempat wisata ini ada di Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin, tepatnya di Kecamatan Banjarmasin Tengah. Wisata klotok terdapat di kawasan Gadang, Jl. Siring Tendean, ada di kawasan Taman Siring Sungai Martapura Maskot Bakantan. Lokasi wisata ini hanya berjarak sekitar 900 meter atau 2 menit saja dari Taman 0 Kilometer Banjarmasin.

Sampai di lokasi, wisata akan menemukan banyak kapal-kapal klotok yang parkir disana. Tempat wisata ada di area dekat Patung Bekantan, tepatnya di belakang lapangan basket Patung Bekantan. Warna kapal-kapal klotok sangat beragam sehingga sangat bagus dijadikan latar belakang untuk berfoto.

Biaya Wisata Klotok di Sungai Martapura

Biaya Klotok di Sungai Martapura
Image Credit: Twitter Radio Elshinta

Untuk bisa menikmati wisata klotok Sungai Martapura, wisatawan perlu membayar Rp 10.000 per orang untuk anak-anak dan dewasa. Tempat wisata ini buka selama 24 jam penuh sehingga wisatawan bisa menikmati suasana Sungai Martapura pagi, siang, sore maupun malam hari. Biasanya tempat wisata tersebut ramai ketika weekend dan hari libur nasional.

Dengan tarif Rp 10.000, wisatawan akan diajak menyusuri Sungai Martapura dengan tujuan pemberhentian pasar apung dalam durasi 30 hingga 45 menit. Tersedia juga kapal klotok untuk charteran baik untuk keluarga maupun grup dengan biaya mulai dari Rp 50.000 sampai dengan Rp 250.000. Khusus untuk pasar apung hanya buka ketika pagi hari pukul 5-9.

Wisata kloto juga melayani tujuan pemberhentian selain pasar apung dengan harga trip yang berbeda-beda. Misalnya saja trip ke Kampung Biru dan Hijau Rp 10.000, jembatan Barito Rp 50.000, Pulau Bekantan Rp 50.000, Makam Habib Basirih Rp 15.000 dan Museum Wasaka Rp 15.000.

Kegiatan yang Menarik di Wisata Klotok Sungai Martapura

Kegiatan Menarik di Wisata Klotok Sungai Martapura
Image Credit: Facebook Dr Rudi Rafisa

1. Hunting Foto

Sebelum mulai menaiki kapal klotok, wisatawan bisa berfoto di depan dermaga dengan latar belakang Sungai Martapura dan kapal-kapal klotok yang berjajar rapi. Kemudian ketika sedang melakukan kegiatan wisata klotok Sungai Martapura, wisatawan bisa berfoto saat berada di kapal menyusuri sungai.

2. Menyaksikan Bekantan di Pulau Bakut

Berwisata menggunakan kapal klotok juga akan memberikan tambahan pengetahuan bagi wisatawan karena wisatawan akan diajak juga ke Pulau Bakut untuk menyaksikan bekantan. Pulau tersebut berada di bawah jembatan Barito dan merupakan tempat tinggal hewan primata Bekantan Kalsel yang asli.

3. Mengunjungi Museum Wasaka

Lokasi museum dengan dermaga kapal klotok agak jauh. Sehingga wisatawan perlu menambah biaya jika ingin mengunjungi museum tersebut. Museum Wasaka memiliki banyak koleksi benda bersejarah yang merupakan gambaran dari perjuangan masyarakat Banjarmasin ketika melawan Jepang dan Belanda.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas di Kawasan Wisata
Image Credit: Google Maps Joe Yas

Terkait fasilitas, di Wisata Klotok Sungai Martapura terdapat beraga fasilitas yang memadai untuk wisatawan seperti tempat wisata lainnya. Fasilitas yang dimaksud adalah seperti toilet, tempat duduk, tempat parkir, hingga warung makan.

Selain itu, tempat wisata ini menyediakan kapal klotok sebagai fasilitas utamanya. Kapal-kapal tersebut memiliki warna yang beragam sehingga sangat menarik ketika dilihat.

Kapal klotok dioperasikan oleh sopir yang sudah berpengalaman sehingga wisatawan tidak perlu takut akan jatuh ke sungai. Tujuan pemberhentian kapal klotok juga beragam, wisatawan bisa membayar tiket sesuai tujuannya.

Wisata klotok Sungai Martapura merupakan salah satu tempat wisata menarik yang ada di Banjarmasin. Dengan menaiki kapal klotok, wisatawan bisa berkunjung ke beberapa tempat menarik yang ada disana.

REKOMENDASI DESTINASI