Air Terjun Lembanna, Air Terjun Eksotis di Malino Gowa

Air Terjun Lembanna

Air Terjun Lembanna salah satu objek wisata alam eksotis di Malino, Gowa. Air terjun memukau yang dikelilingi hutan lebat menjadi tujuan favorit para pecinta alam.

Lokasi: Pattapang, Kec. Tinggimoncong, Kab. Gowa.
Map: Cek Lokasi

Air Terjun eksotis ini merupakan salah satu wisata alam di Malino yang wajib dikunjungi. Wisata ini ditemukan oleh seorang warga dari Desa Lembanna. Oleh karena itu, air terjun ini dikenal dengan nama Air Terjun Lembanna. Diapit oleh dua gunung, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan indah dari hasil cocok tanam warga setempat.

Air terjun ini memiliki panorama alam yang sangat indah. Airnya cukup jernih, aliran air tinggi, dan tidak begitu deras. Selain itu, lingkungan sekitarnya masih asri memberikan suasana yang sejuk ditambah adanya kicauan dari burung-burung yang berada di kawasan ini sungguh sangat memanjakan pengunjung. Pengunjung tidak akan merasa bosan.

Biasanya air terjun ini menjadi tujuan akhir bagi para pendaki gunung Bawakareang. Tidak jarang pengunjung datang langsung ke air terjun ini hanya untuk menikmati pemandangannya. Selain itu, di kawasan air terjun ini telah tersedia kebutuhan pengunjung mulai dari tempat membersihkan diri, tempat untuk menginap dan tempat makan.

Daya Tarik yang Dimiliki Air Terjun Lembanna

Daya Tarik Air Terjun Lembanna

Image Credit: Twitter.com @dgkhoroedsa

Air Terjun Lembanna merupakan salah satu wisata air terjun terbaik dan favorit dekat kota Makassar. Setiap air terjun memancarkan keindahan yang berbeda-beda. Air Terjun yang indah ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk datang dan menikmati keindahan alamnya.

Air terjun ini memiliki tinggi kurang lebih 20 meter dan di sekelilingnya terdapat tebing serta pada bagian bawah terdapat batu-batu berukuran besar. Air terjun ini dikenal sebagai tempat persinggahan para pendaki setelah melakukan pendakian baik untuk beristirahat, membersihkan diri, ataupun mengisi persediaan air.

1. Panorama Air Terjun yang Indah

Perpaduan antara pegunungan, gemercik air, keindahan alam di sekeliling air terjun, dan suara alami dari hewan yang berada di sekitar air terjun memberikan keindahan serta ketenangan untuk para pengunjung.

Terletak di tengah hutan, air terjun ini memiliki aliran air yang bercabang menjadi dua bagian sehingga membuatnya menjadi unik dan menambah daya tarik. Banyak pengunjung yang memanfaatkan panoramanya untuk berfoto.

BACA JUGA:  5 Makanan Khas Pinrang yang Wajib Anda Coba

2. Lokasinya Berada di Daerah Pegunungan

Berada di ketinggian 1.500 meter di bawah kaki gunung Bawakareang, lokasi yang masih asri menjadi nilai lebih untuk wisata Air Terjun Lembanna. Di sepanjang perjalanan menuju air terjun, pengunjung akan di perlihatkan pemandangan hijau dari hamparan perkebunan sayuran warga Desa Lembanna di sekitar hutan pinus.

Berjalan lebih dekat menuju lokasi air terjun terdapat hutan pinus yang menyegarkan pandangan pengunjung. Sehingga di sepanjang jalan pengunjung tidak akan dibuat bosan. Pengunjung dapat berhenti sejenak untuk berfoto di hutan pinus tersebut.

Daya Tarik dari Air Terjun Lembanna

Image Credit: Instagram.com @taufiqrahman92

3. Dekat Dengan Objek Wisata Malino Lainnya

Tidak jauh dari lokasi air terjun terdapat beberapa objek wisata lain yang dapat dikunjungi seperti Hutan Pinus Lembanna, Malino Highland, Goa Jepang Malino dan lainnya. Jika, belum puas berwisata di satu tempat pengunjung dapat mengunjungi tempat-tempat itu.

Alamat & Rute Menuju Lokasi Air Terjun Lembanna

Rute Air Terjun Lembanna

Image Credit: Google Maps (Awal Rezki)

Air Terjun cantik ini terletak di Desa Lembanna, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Desa Lembanna merupakan desa terakhir sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gunung Malino, Gunung Bawakaraeng atau pun Lembah Ramma.

Bagi pengunjung yang ingin berkunjung disarankan datang ketika siang hari dikarenakan ketika malam hari suhu di sekitar air terjun dapat mencapai 9 ℃ dan berkabut sehingga jarak pandang hanya sekitar 100 meter. Jika ingin berkunjung diharapkan pengunjung memiliki kondisi tubuh yang sehat dan cukup bertenaga. Untuk mengantisipasi hal buruk terjadi.

Untuk dapat menuju air terjun ini, Bagi pengunjung yang ingin melakukan kegiatan pendakian dapat melalui rute puncak Bawakareang dan berakhir di desa Lembanna. Jika, pengunjung tidak dalam kegiatan pendakian dapat langsung menuju Desa Lembanna.

Apabila berangkat dari kota Makassar pengunjung harus mengambil rute ke Malino, Kabupaten Gowa. Waktu tempuh perjalanan ini kurang lebih 2 jam. Setelah itu, dilanjutkan dengan perjalanan menuju Desa Lembanna dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.

Bagi pengunjung yang baru pertama kali mengunjungi wisata Air Terjun Lembanna, disarankan untuk meminta bantuan kepada warga setempat untuk menuju lokasi air terjun tersebut. Hal itu, dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan.

Dari Desa Lembanna menuju air terjun hanya menghabiskan waktu kurang lebih 15 menit. Di area menuju air terjun pengunjung dapat menyimpan kendaraannya. Dari tempat penyimpanan kendaraan pengunjung harus mendaki untuk sampai air terjun.

BACA JUGA:  8 Makanan Khas Maros yang Wajib Anda Coba

Selama pendakian tidak akan terasa dikarenakan pengunjung akan ditemani oleh pemandangan hutan pinus yang indah, tertata rapih, bersih dan udara yang segar. Jika lelah, pengunjung dapat beristirahat sejenak di area hutan pinus sembari menikmati keindahannya.

Bagi pengunjung yang ingin melepas rasa lapar dan dahaga di sekitar hutan pinus tersebut terdapat warung yang menjual makanan maupun minuman. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir kehabisan ketersediaan bekal makanan dan minuman.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Lembanna

Harga Tiket Air Terjun Lembanna

Image Credit: Google Maps (Ahmad Renaldi)

Ketika pengunjung memasuki kawasan objek wisata biasanya akan dikenai biaya masuk. Namun, untuk memasuki kawasan Air terjun Lembanna pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis. Sehingga pengunjung dapat langsung menikmati pemandangan dan suasana kesejukan yang ditawarkan.

Pengelola Air Terjun ini hanya mengenakan biaya untuk penyimpanan kendaraan. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan biaya penyimpanan untuk motor sebesar Rp. 5.000 dan untuk mobil sebesar Rp. 10.000.

Untuk pengunjung yang ingin menghabiskan waktu lebih lama untuk menikmati alam ataupun berkemah tidak jauh dari Air Terjun Lembanna terdapat area perkemahan. Anda dapat membawa tenda dan peralatannya sendiri. Jika, tidak membawa pengunjung dapat menyewanya.

Biaya sewa relatif murah. Untuk biaya sewa tenda sebesar Rp. 15.000 per malam sedangkan, biaya sewa untuk peralatan camping lainnya sebesar Rp. 15.000 per malam. Untuk mendirikan tenda tidak dikenakan biaya.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Air Terjun Lembanna

Kegiatan di Air Terjun Lembanna

Image Credit: Google Maps (Usriady Syam)

1. Menginap atau Berkemah

Bagi pengunjung yang ingin menginap di sekitar objek wisata, pengunjung bisa menginap di tempat yang telah disediakan oleh warga setempat. Dan untuk pengunjung yang ingin bermalam sembari merasakan sensasi alam, pengunjung dapat mendirikan tenda dan berkemah.

2. Bersantai dan Beristirahat

Panorama air terjun yang indah dan suara air yang menenangkan serta udara yang masih segar dapat menjadi tempat melarikan diri bagi pengunjung dari penatnya rutinitas keseharian. Tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai dan beristirahat. Suasana yang damai dapat memulihkan kondisi hati dan pikiran yang sedang tidak baik.

3. Bermain Air dan Berenang

Di kawasan wisata ini, di dukung oleh air terjun yang cukup jernih pengunjung dapat melakukan kegiatan permainan air, membersihkan diri dan menyegarkan diri dengan cara mandi dan berenang. Pengunjung juga dapat merelaksasikan tubuh dengan pijatan dari derasnya air terjun ini.

BACA JUGA:  Pulau Lanjukang, Wisata Pulau Kecil Memukau di Makassar

4. Trekking

Area yang cukup luas membuat pengunjung dapat melakukan kegiatan trekking di sekitar kawasan Air Terjun Lembanna. Pengunjung dapat mengekspolari dan menemukan spot indah yang tersembunyi. Tapi, disarankan pengunjung tidak melakukan trekking seorang diri untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

5. Fotografi

Jika, pergi ke suatu tempat yang indah rasanya kurang apabila tidak mengabadikan momen dalam sebuah foto. Pengunjung dapat menyimpan kenangan dalam bentuk foto. Bagi pengunjung yang menyukai fotografi panorama yang indah merupakan hal yang tak bisa dilewatkan untuk diabadikan.

Selain itu, pengunjung dapat mengambil foto sendiri, bersama teman, bersama pasangan ataupun bersama keluarga. Adapun hal yang perlu diingat, yaitu selalu menjaga alat yang digunakan Anda untuk mengambil foto agar tidak terkena air. Untuk menghindari kerusakan pada alat tersebut.

6. Spot Foto Pre-Wedding

Kenangan merupakan suatu hal yang berharga. Bagi pengunjung yang akan melangsungkan pernikahan dan ingin memiliki konsep unik untuk foto Pre-Wedding. Tempat ini bisa dijadikan pilihan sebagai latar dari foto Pre-Wedding.

7. Piknik

Piknik merupakan salah satu kegiatan yang tidak boleh dilewatkan apabila berkunjung ke tempat ini. Kesempatan langka bagi pengunjung untuk bisa bersantai dan memakan bekal makanan dengan pemandangan air terjun. Akan sangat menyenangkan apabila dilakukan setelah menempuh perjalanan panjang dan melakukan kegiatan rekreasi di area air terjun ini.

Fasilitas yang Tersedia di Air Terjun Lembanna

Fasilitas di Air Terjun Lembanna

Image Credit: Google Maps (Harry Basoeki)

Fasilitas yang tersedia di sekitar area wisata Air Terjun Lembanna diantaranya, warung makanan maupun minuman dan dekat dengan area perkemahan. Pada area perkemahan tersebut terdapat toilet, penyewaan tenda, dan peralatannya. Fasilitas tersebut merupakan inisiatif dari pemerintah desa setempat.

Fasilitas pendukung lainnya yang tersedia di kawasan wisata ini seperti tempat menyimpan kendaraan dan penginapan. Sehingga pengunjung dapat lebih nyaman dan menikmati berwisata di lokasi ini.

Itulah beberapa daya tarik, fasilitas, dan rute menuju kawasan wisata Air Terjun Lembanna. Jika, sedang berada di Sulawesi Selatan wajib mengunjungi air terjun yang indah ini. Setiap melakukan kunjungan jangan meninggalkan jejak berupa sampah. Alam merupakan harta karun yang harus dijaga agar generasi selanjutnya dapat menikmatinya.