Waterbak Matua, Permandian Alam Berpadu Lanskap Pegunungan di Enrekang

Waterbak Matua Enrekang

Berkunjung ke Enrekang tidak lengkap jika belum singgah di Waterbak Matua Enrekang. Wisata kolam pemandian alam dengan latar belakang pegunungan dan bukit yang indah.

Lokasi: Jl. Poros Enrekang-Makale, Buntu Sugi, Kec. Alla, Kab. Enrekang.
Map: Cek Lokasi

Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Enrekang, terkenal dengan destinasi wisatanya yang indah. Meski mayoritas tergolong ekstrim, tetapi tidak menyurutkan niat wisatawan untuk berkunjung ke sana. Letak geografis Enrekang menjadikan banyak destinasi wisata nuansa alam yang mempesona. Salah satunya Waterbak Matua Enrekang.

Waterbak merupakan wisata kolam pemandian di atas bukit, dengan latar belakang pemandangan perbukitan yang indah menjadikannya tempat yang unik dan menarik. Para wisatawan tidak hanya dapat menikmati kesegaran air kolam, tetapi juga udara bersih dan panorama indah nan alami yang seolah membingkai Waterbak Matua.

Para wisatawan selalu memadati tempat wisata ini, bahkan saat bukan musim liburan. Kini, dengan adanya media sosial, wisata Waterbak Matua semakin dikenal luas. Bahkan menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup viral di jejaring sosial. Pengunjungnya tidak lagi sekedar masyarakat sekitar bahkan kini wisatawan dari luar negeri juga datang ke tempat ini. Berikut ulasan lengkap wisata permandian alam Matua Enrekang.

Daya Tarik yang Dimiliki Waterbak Matua Enrekang

Daya Tarik Waterbak Matua Enrekang

Image Credit: Twitter.com @makassar_guide

Bagi Anda yang ingin berlibur ke tempat wisata bernuansa alam, maka wisata Waterbak Matua ini merupakan pilihan yang tepat dan disarankan. Anda dapat berendam atau berenang di kolam sambil menikmati keindahan alam sekitar.

1. Panorama Alam

Wisata kolam renang ini menjadi tujuan favorit para wisatawan karena pemandangan alam yang indah. Terdiri dari perkebunan dan bukit batu yang mengelilingi lokasi wisata, di padu dengan hamparan langit biru semakin menambah kecantikan yang ada di permandian.

Sepintas kolam pemandian ini nampak bagai kolam renang terapung. Landscape perbukitan serta hamparan perkebunan, menghidupkan suasana pedesaan yang kental bagi para wisatawan.

2. Kolam Unik

Bukan tanpa alasan nama Waterbak disematkan pada wisata kolam renang ini. Bermula dari bentuk kolam persegi yang lebih menyerupai bak untuk menampung air, dari situlah ide nama tersebut muncul. Bentuk kolam yang simpel nan unik tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Sebenarnya, wisata kolam ini sebelumnya merupakan penampungan air yang digunakan untuk irigasi kebun di sekitarnya. Namun, masyarakat lokal justru lebih sering mendatangi tempat ini untuk mandi di penampungan air yang dibangun dengan bentuk persegi. Dari sanalah tercetus ide untuk membuka wisata pemandian untuk umum di lokasi penampungan air tersebut.

BACA JUGA:  Indahnya Pantai Pusahelu, Surga Bahari Tersembunyi di Bulukumba

Berawal dari kunjungan penduduk sekitar, disusul beberapa masyarakat dari desa tetangga yang berada dekat Desa Matua. Kini wisata ini makin dikenal dan populer. Tidak hanya masyarakat lokal, wisatawan internasional atau mancanegara pun turut berdatangan.

Selain bentuknya, kolam ini juga unik karena letaknya yang berada di atas bukit. Dikelilingi perbukitan hijau, gunung batu serta perkebunan yang terhampar luas mengelilingi lokasi Waterbak.

Daya Tarik Waterbak Matua

Image Credit: Facebook.com @bloggerindondesia

3. Arena Favorit Bagi yang Hobi Berenang dan Anak-anak

Pemandian atas bukit ini memiliki kedalaman 1,5-2 meter. Sengaja diperuntukkan bagi pengunjung yang bisa berenang. Hal tersebut menjadikan kolam ini tujuan wisata favorit bagi yang hobi berenang. Selain dapat menyalurkan hobi juga sekaligus bisa merilekskan tubuh serta pikiran dari segala rutinitas.

Tersedia juga kolam yang lebih dangkal bagi anak-anak. Di kolam tersebut dilengkapi dengan seluncuran. Tentu saja wahana tersebut semakin menambah keseruan dan keceriaan anak-anak saat berenang. Bagi Anda yang kurang mahir berenang, bisa bergabung di kolam ini juga.

4. Spot Foto yang Eksotik dan Cantik

Salah satu hal yang wajib dilakukan ketika Anda berlibur adalah berfoto. Selain untuk dijadikan dokumentasi kenangan, juga dapat dijadikan bahan konten media sosial yang bisa saja menghasilkan. Wisata Waterbak Matua Enrekang memiliki spot foto yang dapat dibilang sempurna dengan landscape perbukitan yang menawan.

Indahnya pemandangan serta suasana yang nyaman, pasti membuat Anda semakin penasaran untuk mengeksplore lebih jauh wisata Waterbak ini dan alam sekitarnya. Hasil eksplorasi Anda juga dapat dijadikan konten media sosial baik berupa video maupun artikel review destinasi wisata.

Alamat & Rute Lokasi Wisata Waterbak Matua

Alamat Waterbak Matua

Image Credit: Facebook.com @bloggerindondesia

Lokasi tempat wisata pemandian Waterbak berada di Desa Matua, Kabupaten Enrekang. Sebuah daerah di Kecamatan Alla provinsi Sulawesi Selatan. Letaknya cukup mudah dijangkau, Anda hanya harus melewati jalur poros Makale-Enrekang. Jaraknya sekitar 35 kilometer dari pusat kota, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan jika berkendara tanpa henti dan kisaran 1,5-2 jam jika berkendara santai.

BACA JUGA:  15 Hotel Murah di Makassar yang Paling Populer

Untuk menuju lokasi kolam renang, Anda dapat menempuhnya dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Akses menuju lokasi wisata kolam pemandian Waterbak cukup memadai dan nyaman serta aman. Tidak heran jika bukan hanya wisatawan domestik yang berkunjung kesana, tetapi juga wisatawan mancanegara.

Sebuah destinasi wisata yang indah dan unik, dengan lokasi yang mudah dijangkau. Sudah pasti mengundang rasa penasaran para wisatawan untuk segera mendatangi dan menikmati keindahannya.

Harga Tiket Masuk Waterbak Matua Enrekang

Harga Tiket Waterbak Matua

Image Credit: Facebook.com @khasenrekang

Para wisatawan yang datang berkunjung ke kolam renang Waterbak dikenakan biaya masuk Rp 5.000,00 untuk anak-anak dan Rp 10.000,00 bagi pengunjung dewasa. Para pengunjung tidak dikenakan biaya parkir kendaraan mereka. Hal tersebut tentu menjadi poin plus bagi wisata ini di mata wisatawan lokal khususnya.

Wisata Waterbak Matua Enrekang jam operasionalnya mulai 08.00-18.00 WITA. Namun, pada prakteknya justru wisata ini buka tanpa ada jam operasional pasti. Penduduk lokal lebih suka datang selepas pukul enam malam, sebelum jam delapan malam.

Mereka yang sering memadati wisata ini di sore hari bukan hanya dari Desa Matua saja, akan tetapi juga masyarakat beberapa desa tetangga yang letaknya tidak jauh dari sana.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Waterbak Matua

Kegiatan di Waterbak Matua

Image Credit: Google Maps (Gusti Putu Suaso)

1. Selfie dan Membuat Video Konten

Pemandangan sekitar yang didominasi pegunungan, bukit dan kebun memberikan nuansa pedesaan yang indah, asri dan alami. Sebuah latar belakang yang cantik bagi wisata kolam pemandian yang berada di tengahnya.

Sebuah spot yang sempurna untuk berswafoto dan membuat video konten, bagi kaum millenial. Kolam pemandian di atas bukit dengan bentuk yang unik, dapat menjadi tema menarik konten sosial media Anda. Baik berupa artikel maupun video.

2. Berenang

Kedalaman kolam renang yang memang diperuntukkan bagi wisatawan yang memiliki hobi dan bakat berenang, tentu menjadi tempat yang menarik untuk menyalurkan bakat juga hobinya dalam berenang. Airnya yang langsung dari pegunungan, begitu segar di badan dan berenang pun makin mengasyikkan ditemani indahnya pemandangan.

Pengunjung yang datang bersama keluarga tidak perlu khawatir, putra-putri Anda juga dapat menikmati keseruan berenang di tempat wisata ini. Kolam renang khusus anak dengan wahana seluncuran di dalamnya. Siap memberi keseruan dan keceriaan bagi buah hati Anda tercinta.

BACA JUGA:  44 Tempat Wisata di Pulau Sulawesi Celebes yang Paling Terkenal

3. Bersantai Menikmati Keindahan Alam

Para wisatawan dapat melepas penat dan bersantai dengan tenang di tempat wisata Waterbak Matua Enrekang. Kesejukan udara yang bersih, panorama sekitar yang indah dapat memberikan efek rileks bagi tubuh serta pikiran Anda.

Fasilitas yang Tersedia di Waterbak Matua Enrekang

Fasilitas di Waterbak Matua

Image Credit: Instagram.com @muthmainnahk

Tempat wisata ini menyediakan beberapa fasilitas yang terbilang lengkap dan cukup memadai bagi para wisatawan yang datang berkunjung. Fasilitas umum berupa toilet, kamar mandi bilas, kamar ganti, tempat istirahat, serta mushola dan beberapa gazebo sudah tersedia di sana.

Kondisi toilet yang bersih dan terawat, begitu juga dengan kamar mandi bilasnya, membuat pengunjung merasa nyaman. Kamar ganti di sana juga dibuat senyaman mungkin untuk menjaga privasi yang menggunakan dan menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan.

Tempat istirahat yang awalnya dibangun dengan bentuk memanjang seperti pagar tembok tanpa atap dan sandaran, kini sudah direnovasi menjadi lebih teduh dan nyaman. Hal tersebut dilakukan untuk menjadikan tempat istirahat tersebut alternatif pilihan pengunjung untuk duduk bersantai jika gazebo yang hanya ada beberapa itu penuh.

Meski tidak memberlakukan biaya parkir, tetapi lahan parkir yang tersedia juga cukup luas dan nyaman. Untuk kolam renang, tidak hanya tersedia bagi pengunjung dewasa, tetapi juga anak-anak. Kolam anak juga dilengkapi dengan wahana seluncuran mini.

Sebenarnya kolam dangkal tersebut tidak benar-benar dikhususkan bagi anak-anak. Kolam tersebut menjadi alternatif bagi pengunjung dewasa yang tidak memiliki kemampuan berenang di kolam yang terlalu dalam. Jadi, bagi Anda yang tidak bisa berenang masih tetap bisa bersenang-senang di Wisata Permandian Matua.

Air kolam yang berasal dari sumber mata air pegunungan yang ada di sekitar lokasi wisata, begitu jernih dan segar juga bersih. Meski merupakan kolam pemandian umum, Anda tidak perlu ragu tentang kebersihan air kolam yang dibuat terus mengalir. Anda akan memperoleh pengalaman bagaikan berenang di kolam pemandian terapung di kaki langit.

Demikian penjelasan tentang profil destinasi wisata Waterbak Matua Enrekang. Semoga informasi ini dapat memberi manfaat bagi Anda yang tengah mencari referensi tujuan wisata. Mari kita gali potensi wisata lokal Indonesia, yang tak kalah dengan obyek wisata mancanegara.