Taman Laut Tumbak, Wisata Bahari Unggulan di Minahasa Tenggara

Taman Laut Tumbak

Sulawesi Utara memang populer dengan destinasi wisata baharinya yang sangat menakjubkan, salah satunya di Taman Laut Tumbak. Meski belum ramai dikunjungi wisatawan, namun pesona yang ditawarkan tidak kalah menariknya dengan destinasi wisata lainnya.

Lokasi: Tumbak, Kec. Pusomaen, Kab. Minahasa Tenggara.
Map: Cek Lokasi

Tak hanya terkenal dengan destinasi wisata alamnya yang sangat menakjubkan, di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara juga menyimpan keindahan bak surga bagi para pecinta alam bawah laut yaitu Taman Laut Tumbak. Memiliki pesona alam bawah lautnya yang tak kalah menarik dengan Taman Laut Bunaken, destinasi wisata bahari satu ini memang sangat layak untuk dikunjungi. Simak ulasannya.

Daya Tarik yang Ditawarkan Taman Laut Tumbak

Daya Tarik Taman Laut Tumbak

Image Credit: Twitter.com @aviatourtwit

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata ini terletak di Desa Tumbak, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Desa ini dikaruniai keindahan alamnya yang sangat memukau. Keindahan bawah laut yang disuguhkan pun tidak kalah mengagumkan dengan keindahan Taman Laut Bunaken yang telah terkenal hingga penjuru dunia.

Terlebih lagi, di destinasi wisata ini terdapat beberapa pulau kecil berpasir putih yang tidak dimiliki oleh Taman Laut Bunaken. Beberapa pulau yang terdapat di destinasi wisata ini diantaranya Pulau Baling-Baling, Pulau Ponteng, Pulau Kukusan, dan masih banyak lainnya. Para pengunjung yang datang ke destinasi wisata ini pun bisa melakukan beragam aktivitas.

Misalnya saja bersantai dan berjemur sambil menikmati panorama alam yang disuguhkan. Tak hanya itu saja pengunjung pula bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam dari destinasi wisata ini. Bahkan bagi kalangan anak anak yang datang kesini pula bisa membangun istana pasir dan beragam permainan lainnya disini.

Karena ombaknya yang tidak begitu deras, sehingga sangat cocok sekali dimanfaatkan untuk bermain air dan berenang disini. Taman Laut Tumbak pula menyediakan pemandangan berupa hutan bakau yang bisa dieksplor oleh pengunjung. Karena memiliki luas sekitar setengah hektar, sehingga tidak akan membutuhkan waktu yang cukup lama jika Anda ingin mengeksplornya.

Menariknya, di Taman Laut ini terdapat kurang lebih 20 spot snorkeling yang menjadi lokasi favorit para pengunjung untuk menyaksikan beragam biota laut serta keindahannya di pulau ini. Beberapa spot snorkeling favorit para wisatawan tersebut diantaranya yaitu napo kipas, boha kecil, bohaga mangrove, taman karang, dan lain sebagainya.

Daya Tarik Dari Taman Laut Tumbak

Image Credit: Twitter.com @abdhi_tux

Tak hanya itu saja, Anda pula akan menemukan ratusan spesies ikan yang hidup di perairan Pulau Tumbak termasuk juga spesies terumbu karangnya yang indah. Beragam jenis ikan tersebut seperti common lionfish, banggai, nudibranch, cardinalfish, clownfish, napoleon, angelfish, surgeonfish, unicornfish, dan masih banyak lagi lainnya.

BACA JUGA:  10 Tempat Wisata di Bolaang Mongondow Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

Anda pula bisa menyaksikan beragam jenis bintang laut yang begitu indah dengan berbagai macam warnanya. Selain dimanjakan dengan beragam jenis ikan, Anda pula akan menyaksikan keindahan dari hamparan karang yang begitu luas, baik itu hardcoral maupun softcoral dengan berbagai bentuk dan warna yang cantik. Hamparan karang tersebut memiliki luas kurang lebih 100 hektar.

Tidak hanya sampai disitu saja, bila Anda termasuk orang yang sudah mahir diving atau snorkeling maka Anda dapat melihat hutan kipas laut yang beragam jenis seluas 300 meter pada kedalaman 3 hingga 6 meter. Namun bagi Anda yang belum mahir snorkling, tak perlu khawatir karena Anda akan dipandu oleh orang yang berkompeten.

Anda pula bisa terjamin keselamatannya selama masih mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh pemandu. Dengan begitu Anda akan menyaksikan keindahan bawah laut yang disuguhkan oleh Taman Laut Tumbak ini meskipun tidak mahir menyelam. Tidak jarang pula, banyak para pengunjung yang mengabadikannya dengan berfoto ria di bawah laut ini.

Uniknya lagi, Anda juga bisa merasakan sensasi berwisata yang berbeda dengan melakukan snorkeling di malam hari. Selain snorkeling dan diving, pengunjung juga bisa menikmati keindahan Taman Laut Tumbak ini dengan mengelilingi hutan mangrove menggunakan sampan, treking beberapa pulaunya yang cantik dan berpasir putih, ataupun hanya sekedar memancing di sekitar pulau.

Fasilitas yang Tersedia di Taman Laut Tumbak

Fasilitas di Taman Laut Tumbak

Image Credit: Google Maps (Aiko Aka)

Destinasi wisata ini pula menyediakan tempat menginap di cottage yang hanya ada satu di Pulau Tumbak. Tempat penginapan tersebut bernama Tumbak Water Cottage, yang bisa dicapai dengan waktu tempuh kurang lebih 10 menit menggunakan perahu dari lokasi perkampungan. Penginapan tersebut berada di tengah laut yang berdekatan langsung dengan hutan mangrove.

Selama perjalanan dari Desa Tumbak menuju Tumbak Water Cottage tersebut, mata Anda akan dimanjakan dengan keindahan alamnya. Baik itu berupa pemandangan dari beberapa pulau yang terdapat disini, maupun pemandangan alam bawah lautnya yang bisa dilihat dengan menggunakan mata telanjang dari atas perahu.

Sementara di cottage sendiri, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang tidak kalah indahnya. Apalagi disaat sore hari, Anda dapat menyaksikan keindahan dari sang mentari yang mulai memasuki peraduan. Untuk biaya sewa kamar per malamnya di Tumbak Water Cottage ini dibanderol dengan harga sekitar Rp. 350 ribuan.

BACA JUGA:  Tinutuan, Bubur Khas Manado

Meski terdengar lumayan tinggi, namun hal tersebut tentu saja sangat sesuai dengan segala fasilitas dan pemandangan yang didapatkan di penginapan ini. Mengingat destinasi wisata ini memiliki spot diving yang sangat banyak, sehingga dari Tumbak Water Cottage Anda juga bisa langsung snorkeling di beberapa spot yang telah disediakan.

Tak hanya terdapat penginapan saja, pengelola destinasi wisata bahari bernama Taman Laut Tumbak ini pula menyediakan penyewaan speed boat, alat snorkling, diving, hingga kamera bawah laut dengan harga yang cukup bervariasi. Apabila Anda ingin menyewa alat snorkeling dan diving, maka Anda akan dibebankan harga sekitar Rp. 100 ribuan per orangnya.

Hampir sama dengan destinasi wisata pada umumnya, di Taman Laut Tumbak pula terdapat beberapa fasilitas mendasar seperti toilet umum dan tempat parkir. Adanya beberapa fasilitas umum tersebut tentunya untuk menunjang kebutuhan dari para pengunjung yang datang ke kawasan wisata taman laut ini.

Pulau Cantik di Kawasan Taman Laut Tumbak

Pulau Cantik di Taman Laut Tumbak

Image Credit: Twitter.com @bintangcomid

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa destinasi wisata bahari di Minahasa Tenggara ini terdapat beberapa pulau yang memiliki pemandangan yang sangat menakjubkan. Diantaranya yaitu Pulau Bentenan, yang merupakan nama lain dari Pulau Tumbak. Pulau satu ini memiliki penduduk yang mayoritas memiliki mata pencaharian sebagai nelayan dan berkebun.

Pulau Bentenan ini pula bisa dijadikan sebagai alternatif treking yang sangat menarik. Tak hanya itu saja, para pengunjung pula akan disuguhkan dengan view dari puncak bukitnya yang sangat indah. Apalagi saat para pengunjung sedang treking dan melintasi rerumputan di Pulau Bentenan ini yang sangat eksotis di kala memasuki waktu senja.

Perairan dangkal yang dimiliki oleh Pulau Bentenan ini tepatnya di Pantai Pasir Panjang, sering digunakan sebagai spot berenang bersama ikan hiu disaat air sedang surut. Kemudian pulau kedua yaitu Pulau Bohanga, yang merupakan pulau kecil berdekatan dengan Pulau Bentenan dan terbentuk dari formasi hutan bakau yang tersebar di pulau ini.

Pulau Bohanga juga menjadi salah satu lokasi favorit para pengunjung untuk menikmati keindahan pemandangan matahari terbenam. Terdapat pula penginapan yang berupa rumah panggung layaknya Rumah Bajo yang disediakan oleh pihak pengelola. Penginapan tersebutlah yang bernama Tumbak Island Cottage atau Tumbak Water Cottage.

BACA JUGA:  10 Tempat Wisata di Kepulauan Sangihe Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

Pulau ketiga yaitu Pulau Baling-Baling, yang menyuguhkan keindahan dari hard dan soft coralnya. Para pengunjung yang datang ke pulau ini pula bisa menemui beragam jenis koral seperti acropora, diploria, dan euphyllia. Tak hanya itu saja, pengunjung pula bisa menjumpai pantai yang terbentuk dari pecahan batu kerikil putih namun tidak begitu luas.

Sama halnya dengan Pulau Bentenan, pulau yang terakhir yaitu Pulau Ponteng pula sering digunakan sebagai spot snorkeling bersama ikan hiu. Hal tersebut bisa dilakukan disaat kondisi air sedang surut. Kebanyakan jenis hiu yang bisa terlihat di perairan Pulau Ponteng ini meliputi blacktip reef shark dan whitetip sharks.

Alamat dan Rute Perjalanan Menuju Taman Laut Tumbak

Alamat Taman Laut Tumbak

Image Credit: Google Maps (Stevy Tilaar)

Destinasi wisata ini berlokasi di Desa Tumbak, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara. Desa Tumbak terletak di wilayah pantai timur Semenanjung Minahasa dan masih berada di daratan Pulau Sulawesi, Indonesia. Sementara letak tepatnya Pulau Tumbak berada di seberang laut Desa Tumbak yang berhadapan langsung dengan Laut Maluku.

Para wisatawan yang berasal dari luar daerah, disarankan untuk mengambil penerbangan menuju Bandara Sam Ratulangi Manado. Kemudian dari Kota Manado tersebut, perjalanan bisa langsung dilanjutkan menuju Desa Tumbak di Minahasa Tenggara. Sementara waktu tempuh perjalanan yang dibutuhkan yaitu sekitar 3 jam dari Kota Manado dengan jaraknya kurang lebih 90 kilometer.

Jika Anda mengambil rute perjalanan ini, maka Anda akan melewati beberapa ruas jalan seperti Jalan Ring Road, Jalan T. Turang, Jalan Kawangkoan, hingga Jalan Trans Minahasa Tenggara. Namun jika Anda berasal dari Kota Amirang, maka perjalanan bisa ditempuh dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Sementara akses jalan menuju ke Taman Laut Tumbak bisa dikatakan tidak terlalu sulit, sehingga bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Untuk bisa menjelajahi lokasi wisata taman laut, para pengunjung akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 5.000 per orang.

Meski termasuk destinasi wisata yang belum populer dibandingkan yang lainnya, namun Taman Laut Tumbak bisa Anda gunakan sebagai salah satu alternatif destinasi saat musim liburan tiba. Jika berkunjung ke Minahasa Tenggara, jangan lupa juga untuk mencicipi beragam sajian kuliner khasnya yang disediakan untuk melengkapi masa liburan Anda.