Sulawesi Tenggara

Pulau Labengki, Wisata Bahari di Sulawesi Tenggara

Pulau Labengki, Wisata Bahari di Sulawesi Tenggara

Lokasi: Pulau Labengki, Kab. Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Map: Cek Lokasi

Mendengar Raja Ampat akan membuat siapa saja membayangkan pesona keindahan di tempat wisata ini. Tetapi siapa sangka bahwa masih banyak destinasi wisata lainnya yang juga tak kalah indah. Pemandangan bak Raja Ampat bisa dijumpai di Sulawesi Tenggara tepatnya di Pulau Labengki. Bukan hanya sajian laut yang jernih dengan pulau keren di tengahnya tetapi wisatawan atau pengunjung juga bisa melihat adanya pemandangan teluk cinta yang berbentuk hati. Romantis, bukan?

Selama ini ketenaran atau kepopuleran Raja Ampat memang sudah begitu dikenal tak seperti Labengki. Namun sejak dijadikannya Pulau Labengki ini sebagai destinasi wisata di sebuah acara TV swasta, kawasan tersebut mulai dikenal. Perlahan tapi pasti banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk menengok secara langsung bagaimana keindahan surga tersembunyi ini meski letaknya memang cukup sulit ditemukan dan menjadi tempat tinggal dari Suku Bajo.

Secara adminstratif, Pulau Labengki ini berada di desa Labengki, Kecamatan Lasoo. Untuk sampai di lokasi, butuh perjalanan laut dengan waktu tempuh 5 jam dari Kendari.

Perjalanan ke Pulau Labngki ini diawali dari Pelabuhan Biru Kendari dan naik boat. Jika wisatawan beruntung, selaam perjalanan bisa melihat bagaimana kawanan lumba-lumba yang kadang sesekali melompat di udara. Tentu pemandangan ini sangatlah membuat hati berbunga karena berada di tengah wisata yang begitu indah dan jarang kita temui di kota atau tempat wisata lainnya.

Daya Tarik Pulau Labengki

Daya Tarik Pulau Labengki

Beberapa pulau atau pantai di Indonesia memang menawarkan keindahan bawah laut yang fantastis. Tetapi di Pulau Bengki ini berbeda dan unik. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa Pulau Labengki memiliki gugusan pulau yang ada di tengah laut dan menjadikan panorama tersebut mirip dengan Raja Ampat tepatnya Wayag. Pulau ini juga memiliki satu spot lagi begitu istimewa yakni Teluk Cinta.

Tak heran jika banyak wisatawan yang datang untuk mengabadikan foto dan momen liburannya di spot keren ini. Teluk cinta menjadi spot foto paling favorit dari para wisatawan. Mereka berkunjung ke Pulau Labengki dan takjub dengan adanya teluk yang berbentuk mirip hati. Bentuknya bisa kita lihat dengan dua cara. Pertama dengan trekking ke puncak bukit atau yang kedua adalah menerbangkan drone. Yang harus diketahui adalah bentuk ini hanya bisa dilihat dari ketinggian dimana wisatawan harus naik ke puncak bukit dengan trekking karena cukup terjal.

Sementara aktivitas yang sering dilakukan para pengunjung adalah snorkeling. Spot snorkeling di Pulau Labengki ini cukup keren. Spotnya tak jauh dari pulau utama dimana pengunjung harus menggunakan perahu selama 20 menit. Kondisi bawah laut disini juga terbilang juara dengan segala sumber dayanya yang ada di darat atau laut terbilang indah.

Pulau Labengki Miniatur Raja Ampat

Pulau Labengki Miniatur Raja Ampat

Banyak yang mengatakan bahwa Pualu labengki ini merupakan miniatur dari Raja Ampat. Tetapi kedua tempat wisata ini akan sangat sulit dipilih mana yang terbaik jika dibandingkan. Sebab masing-masing memiliki ciri khas dan pesonanya sendiri. Apalagi jika wisatawan datang bersama orang tersayang dan keluarga. Sebab, liburan akan sangat menyenangkan di tempat yang mengesankan.

Ada pantai dengan pasir putih yang masih sepi serta tersembunyi. Pantai ini mirip dengan Pantai Cemara yang ada di Raja Ampat dan sama-sama berpasir putih dengan lokasi yang tersembunyi. Nantinya wisatawan akan menikmati suasana tenang di Pulau Labengki ini yang mampu merefresh pikiran.

Ada satu hal lagi yang unik dan tak bisa ditemui di tempat wisata lainnya. pengunjung bisa menjumpai salah satu spesies Kima terbesar di dunia. Kima merupakan jenis kerang raksasa yang besarnya bisa mencapai hampir 50 cm. Uniknya, ternyata Kima yang ada di Pulau Labengki ini tercatat sebagai yang terbesar kedua di dunia. Tak heran jika Labengki menjadi pulau yang dijadikan tempat penelitian dan konservasi. Ada juga yang menyebut Pulau Labengki dengan sebutan Giant Clam Marine Park Reservation.

Suku Bajo di Pulau Labengki

Suku Bajo di Pulau Labengki

Seperti disebutkan pada ulasan awal bahwa Pulau Labengki merupakan tempat tinggal dari Suku Bajo. Ingat bahwa Indonesia kaya akan suku, budaya dan adat istiadat yang masih begitu terjaga? Disini salah satu bukti bahwa suku di Indonesia masih ada dan terjaga. Namanya adalah Suku Bajo dengan kepala keluarga sekitar 100 orang.

Meski terbilang sedikit namun adanya suku ini tentu menambah keragaman dan membuat wisatawan bangga mengenal secara langsung bagaimana suku tersebut bertahan hidup dengan menjaga apa-apa yang menjadi keleluhurannya.

Sebuah perjalanan wisata memang bukan hanya untuk sampai di satu tujuan. Tetapi ketika wisatawan menemukan hal unik selama perjalanan maka hal ini akan memberi warna tersendiri. Kabar baiknya, jika wisatawan sudah mengenal lebih dekat masyarakat lokalnya maka mereka bisa menginap di rumah-rumah warlok atau warga lokal. Sebab di tempat wisata ini masih tak banyak rumah penginapan atau yang disewakan semacam hotel.

Dengan minimnya penginapan di tempat wisata ini, seringkali para pengunjung memilih untuk camping dengan mendirikan tenda. Meskipun tawaran menginap dari warga juga akan sangat membantu namun tak sedikit yang memilih untuk berkemah karena pantainya masih sepi.

Spot Memancing di Pulau Labengki

Spot Memancing di Pulau Labengki

Tidak hanya memiliki kekayaan laut yang melimpah ruah, tetapi ada juga spot memancing yang akan membuat wisatawan ini betah. Ada banyak jenis ikan yang bisa ditangkap. Misalnya saja Ikan Kerapu, Barakuda, Tuna hingga Kakap Merah atau Ikan Layar sekalipun.

Pulau Labengki merupakan miniatur Raja Ampat yang dirasa tak berlebihan memang apabila menggunakan sebutan seperti itu. Mengingat keindahan alam terutama bawah laut dari Pulau ini menakjubkan. Siapa saja boleh berkunjung untuk tahu bagaimana keindahan dan pesona yang ditawarkannya.

Tips Berkunjung ke Pulau Labengki

Tips Berkunjung ke Pulau Labengki

Siapkan fisik yang sehat. Mengapa? Bagi mereka yang dekat dengan destinasi wisata ini mungkin tidak perlu khawatir. Tetapi bagi yang datang dari jauh seperti dari luar pulau tentu harus menyiapkan kondisi fisik sebaik mungkin. Karena perjalanan panjang cukup menyita tenaga meski kita akan teralihkan dengan panorama selama di perjalanan.

Budget untuk datang ke Pulau Labengki juga harus diperhatikan. Mengapa? Tak lain karena di pulau ini kita membutuhkan biaya untuk melakukan snorkeling, menggunakan perahu atau boat hingga membeli makanan. Tetapi yang jelas membutuhkan budget cukup besar adalah jika wisatawan menggunakan perjalanan udara dari jarak cukup jauh.

Tempat menginap juga harus dipertimbangkan karena di Pulau Labengki ini tidak ada hotel atau tempat penginapan seperti di objek wisata lainnya. Maka dari itu wisatawan harus bisa mensiasati seperti apa caranya agar menetap di Pulau Labengki tidak kesulitan. Menggunakan rumah warga untuk didiami sementara misalnya.

Berlibur memang terkesan seperti hal yang sepele. Tetapi siapa saja dan apapun profesinya, ia membutuhkan waktu libur untuk memanjakan diri sendiri atau orang-orang yang disayanginya. Dengan adanya quality time yang terbentuk maka bukan tidak mungkin kalau produktivitas seseorang bisa makin meningkat saat bekerja setelah berlibur nanti. Inilah Pulau Labengki, miniatur Raja Ampat dengan sejuta pesona yang ditawarkannya.