Sulawesi Selatan

Pisang Epe, Jajanan Manis Khas Makassar

Pisang Epe

Pernahkah kalian mencicipi Pisang Epe ? Sebuah jajanan unik berbahan dasar pisang, yang akan Anda temui ketika mengunjungi Kota Makassar. Di Kota Anging Mammiri ini, kita dapat menemukan Pisang Epe dengan sangat mudah. Hal ini karena hampir di setiap sudut Pantai Losari akan terdapat penjual Pisang Epe. Jika kalian mengunjungi Pantai Losari, jangan lewatkan untuk mencicipi jajanan khas Makassar ini !

Pisang Epe, Jajanan Makasar yang Unik dan Manis

Pisang Epe, Jajanan Makasar yang Unik dan Manis

Image Credit by Hipwee.com

Dalam bahasa Makassar, Epe memiliki arti jepit. Dalam arti jajanan Pisang Epe adalah sebuah pisang raja, yang dibakar dan dijepit hingga pipih. Pemilihan pisang untuk jajanan ini, memang menggunakan pisang raja. Hal ini karena pisang raja memiliki aroma yang khas dan rasa yang cenderung ke rasa manis.

Hidangan Pisang Epe ini, adalah jajanan khas Sulawesi Selatan khususnya pada Kota Makassar. Apalagi jika Anda berkunjung ke sekitar Pantai Losari, sudah pasti akan menjumpai beberapa penjual Pisang Epe. Jajanan unik ini menjadi makanan favorit bagi semua orang, khususnya warga lokal maupun manca negara.

Menurut artinya, Pisang Epe bisa diartikan sebagai pisang bakar yang dijepit dan menjadi pipih. Dengan menggunakan pisang raja, maka pisang tidak akan mudah untuk lembek. Dengan nama yang unik dan simpel ini, maka masyarakat akan lebih mudah untuk mengingatnya. Apalagi ditambah dengan cita rasa yang manis dari Pisang Epe, membuat siapapun yang mencicipi jajanan ini ingin mencicipinya lagi dan lagi.

Dibalik jajanan yang unik namun sederhana ini, nyatanya Pisang Epe juga memiliki sejarah dibaliknya. Perlu Anda ketahui, bahwa makanan yang unik dan simple ini telah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Meskipun sederhana, namun cita rasa dari Pisang Epe tidak bisa diragukan.

Jajanan Sederhana Sejak Tahun ‘70

Jajanan Sederhana Sejak Tahun ‘70

Image Credit by Tagar.id

Kemunculan Pisang Epe sudah ada di Kota Makassar, sejak beberapa tahun yang lalu. Bahkan, jajanan unik ini tidak isa dipisahka dengan sejarah Pantai Losari. Masyarakat sekitar Makassar, sering menyebut Pantai Losari sebagai restoran pisang Epe terpanjang di dunia karena begitu banyaknya penjual jajanan ini.

Penjual Pisang Epe mulai muncul di sekitar Pantai Losari, sekitar tahun 70 an. Kemunculan jajanan ini pun bersamaan dengan meningkatnya keramaian di sekitar Pantai Losari. Padahal, pada tahun tersebut terdapat larangan berjualan di sekitar Pantai Losari. Pada tahun 70 an, hanya sekitar 5 gerobak dorong yang menjual Pisang Epe. Kini Anda akan menemukan puluhan hingga ratusan gerobak dorong penjual Pisang Epe di pinggir Pantai Losari.

Aroma serta cita rasa yang dikeluarkan oleh jajanan khas Makassar ini, mampu menarik minat para wisatawan ketika mengunjungi Pantai Losari. Dari sinilah Pisang Epe mulai dikenal baik dari warga lokal Indonesia, hingga para wisatawan asing manca negara. Semakin banyak peminat Pisang Epe, semakin banyak pula pedagang yang menggeluti bisnis Pisang Epe ini.

Meskipun persaingan di sekita Pantai Losari cukup ketat, nyatanya keuntungan tetap bisa didapat para pedagang Pantai Epe ini. Apalagi menjelang musim liburan, tentunya semakin banyak wisatawan yang ingin mencicipi dan membeli jajanan unik asal Kota Makassar ini. Oleh karena itu, bisa dibilang potensi bisnis Pisang Epe cukup menguntungkan.

Cara Membuat Pisang Epe

Cara Membuat Pisang Epe

Image Credit by Ikutilangkahkaki.com

Kini Anda tidak perlu jauh-jauh ke Kota Makassar untuk menikmati Pisang Epe, Anda pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Untuk membuat Pisang Epe, maka Anda membutuhkan pisang kepok yang telah matang khususnya jenis pisang raja. Untuk jumlah pisang rajanya, bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan anda.

Selanjutnya, siapkan margarin secukupnya dan beberapa bahan tambahan. Bahan tambahan ini berupa 400 gram gula merah atau gula jawa, 6 daun pandan ukuran sedang, air, garam dapur, dan gula pasir putih. Setelah memiliki berbagai bahan tersebut, maka Anda pun sudah siap untuk membuat Pisang Epe.

Cara membaut jajanan khas Makassar ini sama seperti membuat roti bakar, dimana pisang raja yang telah di tipiskan atau di pipihkan dioleskan dengan margarin pada setiap sisinya. Setelah seluruh sisi telah terbalut margarin, kini saatnya ntuk membakar pisang pada panggangan yang telah dipersiapkan.

Agar hasil semakin maksimal, sebaiknya gunakan kipas tangan. Hal ini karena jika menggunakan kipas angin,  takutnya pembakaran bisa tidak merata. Bolak balik setiap bagian pisang, agar tidak menghitam di satu sisi saja. Berikan api yang tidak terlalu besar, karena pada dasarnya pisang adalah bahan yang sangat mudah untuk dilakukan pembakaran.

Untuk sausnya, Pisang Epe original akan menggunakan gula merah sebagai tambahannya. Rebus air hingga matang, lalu masukkan gula merah dan aduk hingga merata. Setelah setengah dari gula telah mencari, maka tambahkan garam dapur dan gula pasir untuk rasa yang semakin pas. Jika Anda hanya menggunakan gula merah saja, maka rasa yang dihasilkan pun hanyalah rasa manis.

Perlu Anda ketahui, pisang raja sendiri telah memiliki rasa manis. Untuk mengurangi rasa manis yang terlalu banyak, maka tambahkan perasa pada sausnya dengan garam dapur. Dengan campuran saus yang pas tersebut, dapat menambah cita rasa dari Pisang Epe. Rasa ini pula lah, yang memberikan rasa nagih ketika kita menyantap Pisang Epe.

Pisang Epe Semakin Memanjakan Lidah  Dengan Berbagai Rasa

Pisang Epe Semakin Memanjakan Lidah Dengan Berbagai Rasa

Image Credit by Brilicious.brilio.net

Dahulu, Pisang Epe hanya diperjual belikan dengan rasa original. Dimana hanya menonjolkan rasa manis dari pisang raja yang telah dibakar, namun kini ada begitu banyak rasa yang ditawarkan para penjual Pisang Epe. Rasa – rasa baru yang bermunculan ini, semakin memanjakan penikmatnya.

Dengan perkembangan zaman saat ini, ada berbagai rasa pisang yang semakin menggugah selera. Rasa yang mulai bermunculan seperti tambahan cokelat, susu kental manis, stroberi, irisan keju, taburan kacang, kelapa sangrai, dan meiseis. Untuk bagian taburan pada bagian atas Pisang Epe, ditambah sesuai dengan selera atau disesuaikan dengan rasa yang dipilih.

Pisang Epe juga sering ditambahkan buah durian, ketika musim durian sedang marak di Kota Makassar. Pisang raja yang telah dibakar akan dicampurkan dengan pasta durian, sehingga rasanya menjadi lebih harum dan menarik bagi pecinta durian. Dengan rasa yang beragam dan campuran berbagai rasa, membuat jajanan sederhana ala Kota Makassar ini semakin nikmat.

Berbagai rasa ini pula lah, yang membuat penikmat Pisang Epe semakin meningkat. Teksturnya yang lembut, ditambah dengan rasa beragam yang manis mampu menggugah selera sembari menikmati Pantai Losari. Jika Anda tidak bisa menemukan pedagang Pisang Epe di sekitar Pantai Losari, maka datanglah di sepanjang Jalan Lamadukelleng.

Meskipun sederhana, nyatanya Pisang Epe mampu menarik minat dan perhatian dari para wisatawan. Aromanya yang khas dan manis, membuat siapapun yang menciumnya tergiur untuk mencicipi jajanan khas Makassar ini. Jika Anda berkunjung ke Makassar, temui dan cicipi Pisang Epe di sekitar Pantai Losari dan Jalan Lamadukelleng. Dengan rasannya yang lezat, dijamin pasti ingin mencobanya kembali.