Pemandian Alam Limbua, Pemandian Unik Dekat Pantai di Bulukumba

Pemandian Alam Limbua Bulukumba

Pemandian Limbua adalah objek wisata air yang memiliki panorama alam unik. Kolam air yang dikelilingi hutan yang rindang dan pesona pantai yang menawan, cocok sebagai tujuan liburan bersama keluarga.

Harga Tiket: Rp 5.000, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Ekatiro, Kec. Bontotiro, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan; Map: Cek Lokasi

Munculnya air yang menjadi cikal bakal pemandian ini mengundang decak kagum masyarakat sekitar. Pasalnya, sumber mata air muncul secara tiba-tiba tanpa diketahui sebab pastinya. Semburan air dari bawah tanah yang spontan ini, mengalir dengan deras dan sangat jernih.

Masyarakat setempat sering menghubungkan pemandian ini dengan kesaktian Dato Tiro. Dari kepercayaan tersebut, muncul keyakinan bahwa ketika seseorang mandi di pemandian ini, dapat sembuh dari seluruh penyakit kulit yang diderita.

Lokasi Pemandian Limbua hanya berjarak 1 kilometer dari makam Datu Tiro, dikelilingi dengan hutan dan bermuara di pantai. Datu Tiro sendiri merupakan seorang tokoh yang pertama kali mengajarkan islam di kota Bulukumba.

Daya Tarik yang Dimiliki Pemandian Alam Limbua

Daya Tarik Pemandian Alam Limbua

Image Credit: Google Maps (Saung Moca)

1. Alirannya Memanjang Hingga ke Laut

Limbua terletak dekat dengan laut. Lokasi berbatasan laut dengan hutan dan pantai. Pemandian ini memiliki kolam yang memanjang hingga ke laut dekat pantai Samboang.

2. Terletak di Antara Hutan yang Rindang

Rindangnya hutan yang mengelilingi kawasan pemandian menjadikan pemandian ini memiliki kesejukan. Pohon-pohon hijau yang berdiri dengan kokoh membantu memproduksi oksigen dengan kualitas baik dan dalam jumlah yang banyak.

Pemandangan hijaunya pepohonan juga dapat memberikan pengaruh pada psikis pengunjung. Warna hijau memiliki efek menghadirkan ketenangan kepada orang yang melihatnya.

3. Airnya merupakan Gabungan Antara Air Tawar dan Air Laut

Letak pemandian yang berada dekat dengan laut membuat air yang berasal dari pemandian bergabung dengan air yang bersumber dari laut. Kedua tempat ini hanya dipisahkan oleh pohon kelapa.

Perpaduan kedua jenis air ini dipercaya dapat memberikan manfaat khusus. Pengunjung yang mandi di sini dapat sembuh dari penyakit kulit yang diderita.

Daya Tarik Permandian Alam Limbua

Image Credit: Google Maps (Ada Apa)

4. Memiliki Hewan Endemik

Di mata air ini, wisatawan dapat menemukan hewan unik yang menghuni kawasan pemandian. Di sini dapat Anda lihat belut bertelinga dengan kulit berwarna putih dengan bintik-bintik. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan nama Massapi.

BACA JUGA:  Indahnya Pantai Lemo-Lemo, Wisata Bahari Memukau di Bulukumba

5. Suasana yang Menarik

Pemandian Limbua dikelilingi oleh topografi alam yang menarik. Berada di tengah rindangnya hutan namun dekat dengan pantai membuat suasana pemandian menjadi menyenangkan. Ada banyak spot yang dapat dilihat dan dipandang.

Hijaunya pohon-pohon rindang khas hutan bertemu dengan barisan pohon kelapa yang berjajar rapi. Angin sepoi-sepoi pantai yang akan menemani selama wisatawan berada di sini. Serta deburan ombak yang terdengar ketika pengunjung berada di lokasi membuat suasana menjadi sangat menarik untuk dinikmati.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Wisata Pemandian Limbua

Alamat Wisata Pemandian Limbua

Image Credit: Liputan6.com

Untuk mencapai Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Anda dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemandian ini terletak di Desa Ekatiro, Kecamatan Bontotiro. Dengan jarak 40 km dari kota Makassar, perjalanan memakan waktu lima hingga enam jam dari kota Makassar.

Akses perjalanan menuju pemandian akan melewati hutan belantara. Sehingga sebelum keberangkatan, wisatawan harus melakukan pengecekan kendaraan terlebih dahulu agar siap melewati medan yang sedikit menantang ini. Namun, sepanjang perjalanan Anda akan ditemani oleh pemandangan alam yang menawan.

Harga Tiket Masuk Wisata Pemandian Alam Limbua

Harga Tiket Pemandian Alam Limbua

Image Credit: Google Maps (Andi Ardi)

Anda tidak perlu khawatir dengan urusan dana jika ingin berwisata ke destinasi ini. Harga tiket masuk dapat dibilang sangat terjangkau. Tarif yang dipatok oleh pengelola hanya Rp 5.000 per orang untuk hari biasa dan Rp 10.000 sekali masuk saat akhir pekan. Setiap pengunjung diwajibkan untuk membeli tiket sebelum memasuki area kolam.

Namun, ada beberapa tata tertib yang harus wisatawan perhatikan saat berwisata di sini. Peraturan tersebut diantaranya larangan untuk membawa masuk senjata tajam dan narkoba. Pengelola melarang kegiatan makan dan minum di kolam serta buang air kecil dan besar.

Penggunaan shampo dan shampo juga dilarang diarea sumber air. Sementara pengunjung juga tidak diperbolehkan menggunakan alas kaki ketika masuk ke dalam kolam. Tata tertib lainnya adalah pengunjung dilarang meludah dan membuang sampah sembarangan.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Pemandian Limbua

Kegiatan di Pemandian Limbua

Image Credit: Google Maps (Yardi Husaini)

1. Berendam di Kolam

Pemandian yang memiliki air dari dua sumber ini diyakini memberikan manfaat yang luar biasa bagi yang mandi di lokasi ini. Perpaduan antara air tawar dan air laut memberi sensasi baru untuk wisatawan.

BACA JUGA:  5 Makanan Khas Luwu yang Wajib Anda Coba

Menghabiskan waktu dengan berendam di kolam akan membantu wisatawan yang sedang mengalami sakit di kulitnya. Selain itu, mandi di air segar akan meningkatkan kesehatan kulit Anda.

Lingkungan pemandian yang dikelilingi oleh alam yang masih alami memberi efek menyegarkan. Wisatawan yang sedang berendam dapat melihat panorama hijaunya hutan yang rindang di sekelilingnya. Di sisi lain, wisatawan ditemani dengan pemandangan pantai yang elok nan rupawan.

Wisatawan yang datang ke lokasi ini saat sore hari dapat menikmati suasana matahari terbenam sambil berendam. Air yang digunakan untuk berendam akan sedikit hangat karena telah terkena panas sepanjang hari. Ditemani juga oleh langit senja dengan pendar oranye dengan pemandangan laut yang menawan.

Jika Anda datang ke sini pada siang hari, Anda dapat merasakan kesegaran yang begitu menyejukkan. Hal ini karena sumber air kolam masih sangat alami.

2. Menikmati Panorama Senja

Senja selalu menawarkan cerita bagi penikmatnya. Keindahan senja di pemandian alam ini dapat dinikmati sambil berendam di kolam pemandian atau di gazebo tempat beristirahat.

3. Duduk Santai di Gazebo

Di samping kolam pemandian, berdiri beberapa gazebo yang berjajar rapi menghadap ke laut. Dari gazebo, wisatawan dapat melihat ke sekeliling pemandian dengan puas.

Berbagai kegiatan dapat dilakukan di area gazebo ini. Wisatawan dapat menikmati suasana indah dengan keunikan masing-masing mulai dari pagi hingga sore hari. Angin pantai akan menemani Anda menghabiskan waktu di gazebo.

Pengunjung juga dapat hanya bersantai di gazebo ini. Gazebo menjadi tempat yang pas untuk menghabiskan waktu dengan bersantai-santai. Anda dapat membawa buku yang sedang dibaca untuk diselesaikan di gazebo ini. Membuka lembar demi lembar ditemani suasana sejuk dari lingkungan pemandian.

Bagi wisatawan yang memiliki kesenangan dengan musik, dapat membawa gitar atau alat musik lainnya. Anda akan merasakan sensasi baru bermain alat musik saat tubuh dan wajah Anda diterpa angin pantai yang sepoi-sepoi.

Untuk Anda yang tidak bisa bermain alat musik atau tidak mau lebih repot karena membawa alat musik ke lokasi, dapat membawa play list favorit. Putarlah musik-musik favorit sembari tidur-tiduran di gazebo.

4. Berziarah ke Makam Dato Tiro

Dato Tiro dipercaya memiliki hubungan erat dengan pemandian alam ini. Masyarakat setempat menanggap bahwa hal-hal unik yang terjadi di sini merupakan sebab kekuatan yang dimiliki oleh Dato Tiro.

BACA JUGA:  Pemandangan Eksotis Air Terjun Latuppa di Kota Palopo

Dato Tiro merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Bulukumba. Beliau merupakan salah satu pendakwah yang pertama kali memperkenalkan islam di daerah ini. Jasa beliau inilah yang membuatnya memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Lokasi pemakaman Dato hanya berjarak satu kilometer dari pemandian. Pengunjung yang sedang berlibur ke pemandian dapat sekaligus mengagendakan berziarah ke makam beliau. Menyambangi dan mendoakan beliau sekaligus mendengar sejarah tentang cerita beliau.

Liburan Anda bukan hanya menambah wawasan tetapi pengetahuan akan sejarah. Sekaligus dapat mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya dari seorang tokoh yang memiliki arti di masyarakat Bulukumba ini.

5. Berfoto

Tidak lengkap sebuah liburan tanpa dokumentasi. Dokumentasi di zaman ini jadi sesuatu hal yang tak boleh dilewatkan. Mengambil dokumentasi jadi hal yang harus selalu dilakukan. Suatu saat di masa depan, dokumentasi akan menjadi pengingat yang paling faktual.

Di kawasan pemandian alam ini, wisatawan akan menemukan banyak spot yang dapat digunakan untuk berfoto. Ada hamparan hutan dengan pepohonan hijau yang mengelilingi kawasan pemandian. Di sisi lain, pantai siap menyambut kedatangan pengunjung dengan menghadirkan ombak yang cantik.

Wisatawan juga dapat mengambil gambar ketika menghabiskan waktu di area gazebo. Suasana santai dan seru dapat menjadi objek apik untuk diabadikan. Bersiaplah untuk menunjukkan pose terbaik Anda.

Panorama alam di sekitar pemandian juga dapat pengunjung manfaatkan sebagai objek foto. Kondisi alam yang alami akan sangat menarik jika diabadikan dalam sebuah bingkai yang indah. Sepulang dari liburan, Anda dapat mencetak hasil dokumentasi tersebut dan memajangnya di dinding rumah Anda.

6. Mampir ke Pantai Samboang

Pemandian alam ini berbatasan langsung dengan pantai Samboang. Salah satu destinasi indah yang ada di wilayah Sulawesi Selatan. Ibarat, sekali dayung dua pulau terlampaui, maka ketika sedang berlibur di pemandian wisatawan dapat sekalian berkunjung ke pantai ini.

Fasilitas yang Tersedia di Pemandian Alam Limbua

Fasilitas di Pemandian Alam Limbua

Image Credit: Google Maps (Yardi Husaini)

Berbagai macam fasilitas telah tersedia di pemandian ini. Ada kolam renang air laut dan air tawar yang dapat digunakan untuk berendam. Ada pula barisan gazebo yang berjajar rapi di beberapa titik pemandian.

Pemandian alam Limbua memiliki sebuah potensi alam yang luar biasa. Selain memiliki manfaat yang banyak terhadap kesehatan, destinasi ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Keunikan panorama yang mempertemukan hutan dengan pantai pun menjadi daya tarik yang dimiliki oleh pemandian ini.