Sulawesi Utara

Pasar Tomohon, Pasar Daging Paling Ekstrem

 

Lokasi: Jl. Rurukan, Paslaten Satu, Kec. Tomohon Timur, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
MapCek Lokasi

Apa yang Anda pikirkan jika mendengar tentang pasar? Tentu kita setuju bahwa pasar merupakan tempat untuk melakukan transaksi jual beli. Apakah itu pasar yang menjual berbagai macam makanan mentah atau pasar tradisional, ataukah pasar modern seperti yang kebanyakan kita jumpai di sekitar kita. Tetapi, ada satu pasar yang dirasa paling ekstrem dan mengundang banyak rasa penasaran dari berbagai pihak. Namanya adalah Pasar Tomohon, pasar daging dengan julukan paling ekstrem.

Umumnya, pasar tradisional digunakan untuk menjual bahan-bahan makanan pokok yang sudah tak asing kita temui. Seperti beras, daging ayam, daging sapi, sayur mayur dan lain sebagainya. Ada juga pasar yang digunakan untuk menjual barang-barang bekas yang memiliki target pasar tersendiri. Namun sangat berbeda dengan yang ada di pasar Tomohon. Anda bisa menemukan berbagai macam daging disana.

Tentang Pasar Tomohon

Tentang Pasar Tomohon

Pasar tradisional ini sebenarnya memiliki nama Pasar Beriman Tomohon. Di pasar ini ada beberapa bahan makanan yang dijual dan tidak biasa. Sebab, ada daging anjing, daging kucing, daging kelelawar hingga daging tikus. Masih kurang ekstrem? Di Pasar Tomohon ini Anda bisa menemukan daging biawak dan daging ular piton, lho!

Penjualan daging ini bukan tanpa sebab mengapa dijual secara bebas di Pasar Tomohon. Tetapi memang di Minahasa sendiri terkenal dengan olahan dari daging-daging ini. Biasanya masyarakat setempat akan membuat masakan tersebut menggunakan bumbu rica-rica. Misalnya saja seperti daging anjing. Mereka akan menyebutnya dengan nama RW atau rintek Wuuk. Daging ini nanti akan dimasak dengan campuran cabe, bawang merah bawah putih, kunyit, serai, daun jeruk dan bumbu lainnya.

Ekstremnya Daging yang Dijual di Pasar Tomohon

Ekstremnya Daging yang Dijual di Pasar Tomohon

Berbeda untuk daging tikus yang dijual di pasar ini. Meski daging tikus, namun mereka menjual daging tikus yang berbeda. Yang dijual adalah tikus dari hutan ditandai dengan sebutan Kawok. Daging ini diketahui memang memiliki cara yang berbeda untuk disajikan.

Untuk daging kelelawar, cara penyajiannya adalah dengan dibakar diberi nama masakan Paniki. Ada juga lagi yang aling spesial adalah daging ular piton dan biawak. Memang daging ini tak setiap hari ada di pasar. Tetapi tentu akan sangat mengerikan bagi mereka yang tak terbiasa melihatnya di pasar.

Daging piton ternyata bagi warga setempat paling nikmati disantap. Apalagi mereka menggunakan cita rasa pedas yang berasal dari campuran bumbu cabe rawit, lengkuas, bawang, daun jeruk, minyak kelapa dan serai. Sama halnya dengan daging biawak yang disajikan sebagai makanan khas dari Minahasa.

Lokasi Pasar Tomohon

Lokasi Pasar Tomohon

Pasar yang terkenal di berbagai wilayah ini berada di 25 kilometer yang membutuhkan waktu setara satu jam untuk naik mobil dan berada di selatan Kota Manado. Pasar ini diapit oleh Gunung Lokon, Empung dan juga Mahawu. Pasar ini juga sudah ada sejak ratusan tahun lalu serta dikenal sebagai destinasi wisata kuliner yang ekstrem hingga mancanegara.

Aman Tidaknya Daging yang Dijual di Pasar Tomohon

Aman Tidaknya Daging yang Dijual di Pasar Tomohon

Memang hanya di Sulawesi Utara kita bisa menemukan pasar yang berisi daging-daging ekstrem termasuk ular. Namun yang menjadi masalah adalah penelitian menyebutkan bahwa penjualan daging eksotis tentu memiliki dampak merugikan untuk kesehatan dan lingkungan.

Namun ternyata di Pasar Tomoohon ini memang sudah banyak yang berubah jika dibandingkan dengan satu dekade yang lalu. Beberapa jenis daging disini ternyata sulit untuk ditemui lagi karena kecaman demi kecaman yang masuk. Bukan hanya karena menjual satwa yang dilindungi tetapi juga praktik sadis yang membantai anjing di depan para pengunjung lainnya yang akan membeli daging tersebut.

Diketahui bahwa menu-menu ekstrem yang ada ini karena memang sejak dulu hewan-hewan liar mudah ditemukan di sekitaran Sulawesi Utara. Tak luput juga dari kepercayaan masyarakat terhadap beberapa daging. Seperti misalnya biawak dan paniki yang dipercaya berkhasiat untuk kesehatan dan stamina. Hal ini yang menjadikan permintaan pasar jadi tak pernah surut.

Ada sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Global Ecology and Conservation. Data dari jurnal tersebut menunjukkan bahwa kelelawar telah punah terutama di Sulawesi Utara. Situasi yang sama juga dikhawatirkan akan menular ke daerah sekitarnya. Apalagi di tahun 2015, Tomohon kabarnya mengimpor 500 metrik ton kelelawar dari provinsi tetangga dan juga Kalimantan.

Lalu bagaimana akibat dari mengonsumsi daging ekstrem ini? Khasiat dari daging satwa liar memang belum bisa dibuktikan secara ilmiah jika dilihat dari kesehatan. Tetapi ada seorang peneliti yang berasal dari IPB yang mengatakan bahwa mengonsumsi daging satwa liar seperti kelelawar dan tikus tentu memiliki risiko yang tinggi terhadap kesehatan.

Menurutnya, kelelawar dan tikus adalah inang dari berbagai macam penyakit yang bisa menular ke manusia dengan mudahnya. Seperti penyakit Ebola yang ditularkan oleh jenis kelelawar tertentu di Afrika Barat dan juga Sierra Leone. Meski sampai saat ini ternyata belum ada kasus orang sakit karena mengonsumsi paniki. Justru mereka percaya bahwa paniki bagus untuk mencegah dan juga mengobati penyakit asma. Kepercayaan semacam ini yang masih bertahan di Sulawesi Utara dan terus melestarikan daging-daging ekstrem.

Fakta Tentang Pasar Tomohon

Fakta Tentang Pasar Tomohon

  1. Menjadi Pasar Paling Ekstrem di Indonesia

Jika memang pasar Tomohon ini disebut sebagai pasar paling ekstrem, sebenarnya juga tak mengherankan. Sebab pasar ini menjual berbagai macam daging ekstrem seperti yang disebutkan sebelumnya. daging yang dijual di tempat ini seperti kelelawar seolah sudah biasa. Ada juga tikus sawah ekor putih dan daging ular yang sudah dibakar serta siap dicincang sesuai dengan permintaan pembelinya.

  1. Penjagalan Hewan

Bagi para pengunjung yang tidak tega melihat hewan yang dijagal di tempat sebaiknya berpikir berulang kali untuk masuk. Ada banyak penjagalan yang dilakukan langsung di dalam pasar dengan cara yang cukup ngeri. Biasanya hewan seperti anjing akan digorok dan dibakar untuk menghilangkan rambut yang ada di tubuhnya.

  1. Gudang Kuliner Ekstrem

Tidak hanya menjual daging yang tak biasa atau berasal dari hewan mengerikan, tetapi pasar Tomohon ini juga menjual kuliner yang benar-benar diluar akal. Anda bisa menemukan makanan daging tikus ekor putih. Ada juga daging paniki yang sudah dibakar dan diberi santan gurih. Mereka biasanya suka dengan sayap kelelawar yang kenyal dan mirip dengan kikil sapi.

  1. Harga Daging yang Murah

Penyebab dari pasar yang tetap eksis adalah harga yang terjangkau. Anda bisa menemukan berbagai macam daging bahkan yang ekstrem sekalipun dengan harga yang murah. Daging Paniki atau kelelawar dijual dengan harga Rp. 10.000 hingga Rp. 30.000 saja. Biasanya semakin besar dagingnya maka akan semakin naik harganya.

  1. Berubah Menjadi Tempat Wisata

Memang pasar ini menyediakan berbagai macam daging untuk masakan anda. Tetapi ternyata selain menjadi pasar, tempat ini juga menjadi tempat wisata. Mereka yang datang dari luar negeri beralasan ingin mengetahui secara langsung bagaimana kondisi pasar. Pasar Tomohon sendiri memang menjadi identitas dari kota Manado yang sudah begitu erat tak bsia dipisahkan.