11 Tempat Wisata di Puncak Jaya Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

Tempat Wisata Puncak Jaya

Butuh Liburan yang Berbeda? Periksa List Tempat Wisata Menarik di Puncak Jaya, Papua. Destinasi Wisata Terbaru, Populer, Terindah dan Paling Hits yang Cocok untuk Anda Kunjungi Saat Liburan.

Keindahan Papua tentu sudah tidak disangkal lagi keindahannya oleh berbagai kalangan wisatawan. Pesona alam dan budayanya masih cukup misterius dan tentunya akan sangat disayangkan apabila Anda melewatkan kekayaan alam dan budaya di pulau ini.

Salah satu lokasi yang cukup dikenal oleh wisatawan lokal maupun internasional ialah Puncak Jaya. Di kawasan ini Anda akan disuguhkan oleh puluhan bahkan ratusan destinasi dengan keindahan alam yang masih sangat alami dan terjaga.

Berwisata alam di kawasan ini dapat menjadi pengalaman yang sangat mengesankan. Dibawah ini daftar destinasi wisata hits di Puncak Jaya yang keindahan alamnya tidak boleh Anda lewatkan jika berada di kawasan ini.

1. Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz
Image Credit: Twitter.com @aroelf

Taman nasional ini merupakan yang terbesar di nominasi Taman Nasional se Asia Tenggara dengan luas lebih dari 2 juta hektar. Taman ini menjadi habitat yang aman bagi dari 630 macam unggas dan 123 macam mamalia dengan diantaranya merupakan satwa yang sudah terancam punah. Di sekeliling area ini juga terdapat gletser yang berada di Puncak Jaya.

Yang membuat taman ini berbeda dengan lainnya ialah, Taman Nasional Lorentz tidak hanya menyimpan kekayaan flora dan fauna. Di sekitar area ini terdapat berbagai pertambangan berskala besar yang masih aktif. Di dalam taman nasional ini juga masih banyak timbunan mineral yang masih dilestarikan. Tentunya kekayaan ini harus dilestarikan agar bertahan hingga generasi esok.

Dan ternyata di Taman Nasional Lorentz ini juga menyimpan keragaman budaya. Di dalam taman ini terdapat beberapa suku yang telah menghuni wilayah ini dari jaman dahulu kala. Beberapa suku yang terdata di kawasan ini seperti suku Asmat, suku Dani Barat, Suku Amungme dan beberapa nama suku lainnya yang mungkin belum terdata.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Sawa Erma, Kab. Asmat, Papua.

2. Mumi Distrik Kerulu

Mumi Distrik Kerulu
Image Credit: Facebook.com @indonesiavirtual

Mumi merupakan tubuh dari makhluk hidup yang telah melewati proses mumifikasi. Tidak hanya di Negara Mesir, Anda tetap dapat melihat mumi di tanah air Indonesia. Salah satunya dapat Anda temukan di Kerulu, Puncak Jaya Papua. Mumi ini dulunya merupakan salah satu panglima perang yang cukup disegani oleh masyarakat di sekitarnya.

Mumi ini melewati proses mumifikasi dengan cara diasap bersamaan dengan minyak babi. Orang yang bertanggung jawab dengan perawatan jasad nenek moyang mereka saat ini adalah keturunannya. Mereka mempercayai dengan menjaga mumi ini, mereka akan diberi kebahagiaan. Oleh karena itu, Anda masih dapat melihat mumi ini dengan kondisi yang masih sangat baik.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Kurulu, Kab. Jayawijaya, Papua.

3. Air Terjun Walesi

Air Terjun Walesi
Image Credit: Facebook.com @jerry.laturiuw

Air terjun yang berada di tengah kawasan taman nasional Lorentz ini cukup sering dikunjungi masyarakat. air terjun ini tidak terlampau tinggi ataupun lebar. Namun, pesona alam yang dipancarkan tidak pernah gagal membuat Anda terpesona. Sepanjang area air terjun ini tumbuh berbagai macam tanaman khas area lembab. Warnanya hijau dan menenangkan hati.

Di kawasan ini Anda dapat berenang di kolam air terjunnya yang tidak terlalu dalam. Batu-batu dengan ukuran sedang menghiasi dasar kolam yang jernih ini. Batu-batunya cenderung aman dan tidak dilapisi banyak lumut sehingga Anda tidak mudah terjatuh saat bermain di kolam.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Walesi, Distrik Asolokobal, Kab. Jayawijaya, Papua.

4. Bukit Pasir Putih

Bukit Pasir Putih
Image Credit: Facebook.com @chandra.an

Pasir yang putih identik dengan wisata pantai. Namun di Puncak Jaya, Anda dapat menikmati pesona pasir yang putih bersih di atas bebatuan. Pasir ini terbentuk secara alami tanpa ada campur tangan manusia sama sekali. Hamparan pasir ini terlihat seperti sungai yang mengalir dari atas perbukitan dengan dikelilingi oleh semak-semak hijau yang cukup rimbun.

Konon ceritanya, pasir ini berasal dari mata air yang mengalir menghasilkan garam. Walaupun sulit untuk dapat dipercaya oleh karena lokasinya yang sangat jauh dari pantai, sumber mata air penghasil garam yang berada tidak jauh dari lokasi bukit pasir putih ini menyatakan sebaliknya. Pasir yang terasa asin seakan mengatakan ia berada secara alami di lokasi tersebut.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Aikima, Distrik Kurulu, Kab. Jayawijaya, Papua.

5. Kampung Sekan

Kampung Sekan
Image Credit: Instagram.com @calan_colon

Untuk Anda yang senang dengan wisata budaya, maka kampung ini merupakan salah satu destinasi yang tidak ingin Anda lewatkan. Di kampung ini Anda dapat merasakan kehidupan masyarakat yang tinggal di pedalaman Papua secara langsung. Rumah yang dibangun masih berupa rumah honai yang dibuat dari tumpukan ilalang ataupun jerami.

Anda dapat mengunjungi rumah ini dan mengikuti beberapa kebiasaan tradisional yang dilakukan oleh suku dani ini. Tentunya Anda juga harus tetap mengikuti segala peraturan adat yang berada di Kampung Sekan ini. Anda juga dapat membeli buah tangan yang berupa kerajinan tangan hasil kerja masyarakat sekitar untuk diberikan pada sanak saudara Anda.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Sekan, Distrik Walelagama, Kab. Jayawijaya, Papua.

6. Telaga Biru

Telaga Biru
Image Credit: Seputarpapua.com

Walaupun namanya biru, danau ini terlihat berwarna hijau terang jika diperhatikan degan seksama. Airnya sangat jernih dan bersih menunjukkan seluruh macam kehidupan yang berada dibawahnya. Anda bahkan dapat melihat dasar dari danau yang indah ini. Walaupun danau ini sangat indah, namun masih belum banyak wisatawan yang mengunjungi Telaga Biru ini.

Danau ini dikelilingi oleh berbagai macam pepohonan tropis yang rimbun. Berbagai himbauan telah diberikan untuk menjaga kelestarian danau ini agar tetap asri dan tidak rusak. Walaupun demikian, Anda masih tetap dapat beraktivitas di danau ini selayaknya aktivitas pada destinasi danau lainnya, seperti menaiki perahu dan berkeliling danau, ataupun bermain air menikmati kejernihan airnya.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Maima, Distrik Asolokobal, Kab. Jayawijaya, Papua.

7. Danau Idenberg

Danau Idenberg
Image Credit: Google Maps (Ponco Pamungkas)

Dibalik nama dari danau ini yang tidak terdengar seperti nama danau di Indonesia, danau ini masih masuk di dalam kawasan Puncak Jaya. Danau ini memiliki beberapa keanehan yang belum bisa dijelaskan oleh manusia. Salah satunya ialah fenomena air danau yang tidak stabil. Ilmuan belum menemukan penjelasan yang tepat mengenai debit air yang tiba-tiba datang ataupun hilang.

Air danau ini jernih dan berwarna biru dengan pantulan kawasan sekitarnya yang mempesona. Lokasinya sangat indah dikelilingi oleh bukit rerumputan dengan latar belakang Gunung Puncak Jaya yang bersalju. Sepintas terlihat, gunung ini seperti gunung yang berada di luar negri yang tentunya akan menjadi spot hunting foto yang sangat indah dan menakjubkan.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Dogomo, Distrik Dumadama, Kab. Paniai, Papua.

8. Gunung Puncak Jaya

Gunung Crstensz
Image Credit: Google Maps (Suradi & Mufti)

Puncak Jaya merupakan nama yang diberikan oleh Ir. Soekarno pada tahun 1963. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Papua. Kawasan ini dikenal dengan adanya salju abadi yang berada pada puncak gunung ini. suatu fenomena yang menarik pada gunung yang berada di negara dengan iklim tropis lembab dan dilewati oleh garis katulistiwa.

Untuk mendaki gunung ini, Anda perlu menyiapkan berbagai macam peralatan pendakian yang cukup lengkap. Peralatan yang digunakanpun tentunya berbeda dengan peralatan pendakian gunung biasa dikarenakan salju yang menutupi permukaan puncak gunung ini. tentunya Anda harus menggunakan pakaian yang tebal dan tahan menghadapi cuaca yang cukup ekstrim.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Tembagapura, Kec. Tembagapura, Kab. Mimika, Papua.

9. Danau Habbema

Danau Habbema
Image Credit: Instagram.com @baby_angel_yaya

Danau di atas awan, begitu para wisatawan menyebut danau ini. Danau yang muncul di dataran yang cukup tinggi ini memiliki luas lebih dari 200 hektar. Pemandangan di danau ini sungguh indah dengan hamparan gunung dan perbukitan di sekitarnya. Anda juga dapat melihat semak-semak yang menghiasi lingkungan sekitar danau ini.

Menurut masyarakat sekitar, danau ini merupakan salah satu lokasi yang dikeramatkan oleh Suku Dani. Hal ini dikarenakan mereka percaya bahwa danau ini merupakan salah satu kawasan yang dapat memberikan kesuburan bagi tanah yang mereka huni selama ini. Anda masih dapat mengambil foto pada area ini dengan tetap mengindahkan peraturan yang berlaku.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Tailarek, Distrik Asotipo, Kab. Jayawijaya, Papua.

10. Lembah Baliem

Lembah Belim
Image Credit: Google Maps (Lajos J. Hajdu)

Lembah yang berada di pegunungan Jayawijaya ini memiliki ketinggian 1600 meter diatas permukaan laut. Lembah ini membentang luas sepanjang 80 kilometer dengan lebar sekitar 20 kilometer. Lembah ini dihuni oleh 100.000 warga yang berasal dari beberapa suku asli dari Papua, yaitu suku Lani dan Yali.

Lembah yang ditemukan pada tahun 1938 ini telah membuka areanya untuk dikunjungi oleh wisatawan. Anda dapat melihat festival yang diadakan di lembah ini secara langsung. Festival ini disebut sebagai Festival Lembah Baliem.

Asal mula festival ini merupakan perang antar suku yang dilakukan secara rutin untuk menjamin kesuburan dan kesejahteraan tanah kediamannya. Namun kini, festival yang terkenal dengan tarian perangnya telah menjadi pagelaran seni dan budaya masyarakat yang menjadi icon Papua. Festival ini diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut dan dilaksanakan pada Bulan Agustus.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Sinata, Distrik Asolokobal, Kab. Jayawijaya, Papua.

11. Perkampungan Suku Dani

Perkampungan Suku Dani
Image Credit: Facebook.com @muhammad.syauqi

Suku Dani merupakan suku yang cukup dikenal oleh masyarakat sebagai kampung yang kental dengan budayanya yang sangat unik. Selain mendirikan rumah tradisional yang disebut dengan Rumah Honai, suku ini juga merayakan berbagai macam hari yang disakralkan dengan upacara khusus.

Salah satu ritual adat yang cukup menegangkan ialah upacara potong jari. Ritual ini dilakukan untuk mengungkapkan kesedihan mendalam yang disebabkan oleh kehilangan anggota keluarga ataupun orang yang dikasihi. Namun saat ini, ritual adat ini sudah tidak dilaksanakan lagi, mengingat prosesnya yang cukup menakutkan.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kab. Jayawijaya, Papua.

Setelah membaca informasi di atas, Anda dapat merancang rute perjalanan Anda dengan lebih tertata lagi. Anda dapat mengajak teman, kerabat atau bahkan keluarga Anda untuk berpetualang menyusuri tempat wisata yang berada di Puncak Jaya untuk pengalaman liburan yang berbeda.