11 Tempat Wisata di Asmat Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

Tempat Wisata Asmat

Butuh Liburan yang Berbeda? Periksa List Tempat Wisata Terbaik di Asmat, Provinsi Papua. Destinasi Wisata Alam Terbaru, Terindah, Populer dan Paling Hits yang Menarik Anda Kunjungi Saat Liburan.

Berlokasi di Provinsi Papua, Asmat menjadi sebuah daerah yang memegang kendali penting dalam sektor kepariwisataan. Adanya modernisasi menjadikan wilayah Asmat sebagai wilayah yang mudah dijangkau dengan jalur udara ataupun kapal laut.

Lokasinya yang strategis menjadikan Kota Agats sebagai sektor utama perekonomian di Kabupaten Asmat. Agats juga dikenal dengan wilayahnya yang unik. Seluruh jalan di Agats terdiri dari papan-papan yang dibuat dari kayu, besi, bahkan beton yang disusun rapi sebagai jalan utama. Hal ini lantaran sebagian besar wilayah Agats adalah tanah berlumpur.

Jauh dari hiruk pikuknya Ibu Kota, wilayah ini memiliki berbagai macam jenis objek wisata. Tak hanya wisata alam, terdapat pula wisata budaya dan sosial dari Asmat yang patut untuk dikunjungi di hari libur. Berikut daftar tempat wisata di Agats Kabupaten Asmat yang wajib dikunjungi bagi para wisatawan.

1. Pulau Tiga

Pulau Tiga
Image Credit: Facebook.com @putra.rhenfand

Pulau Tiga terletak di distrik Joerat yang dikenal juga dengan nama Pulau Somel. Pulau ini merupakan batas antara Kabupaten Asmat dengan Kabupaten Mimika. Akses menuju pulau ini dapat menggunakan speed boat.

Selain bentang alamnya yang indah, daya tarik Pulau Tiga terletak pada keramahan masyarakat setempatnya. Setelah memancing di tengah laut, wisatawan dapat mengajak masyarakat setempat untuk bersama-sama berpesta ikan bakar hasil memancing.

Tentunya, bisa dibayangkan betapa nikmatnya menikmati ikan bakar hasil memancing ditemani suasana alam yang menenangkan.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Pulau Tiga, Kab. Asmat, Papua.

2. Taman Nasional Lorenz

Taman Nasional Lorentz
Image Credit: Twitter.com @aroelf

Memegang julukan sebagai bentang alam terluas di Asia Tenggara dan Pasifik, TNL (Taman Nasional Lorenz) memiliki luas sebesar 2,4 juta hektar. TNL resmi dinyatakan sebagai situs alam warisan dunia oleh UNESCO sejak 12 Desember 1999 silam.

Terkenal akan ekosistemnya yang lengkap, TNL terdiri dari beraneka bentang alam seperti danau, hutan hujan, dan pegunungan. Tentunya, bagi wisatawan yang berwisata di TNL setiap sudutnya merupakan spot menarik untuk diabadikan ataupun ber-swa foto.

Terdapat lebih dari 30 jenis vegetasi seperti hutan sagu, padang rumput, dan juga rawa yang siap di explore di wisata TNL ini. Selain itu, TNL merupakan alam liar yang menjadi surga para burung terbang bebas. Tercatat kurang lebih 600 variasi burung, seperti kasuari, cendrawasih hingga maleo.

Apabila wisatawan berangkat dari Jakarta, wisatawan dapat menempuh rute: Jakarta – Jayapura – Wamena. Tak perlu mengkhawatirkan tracking route karena pengelola TNL menyediakan mobil dan jeep untuk menuju ke lokasi-lokasi menarik sesuai dengan keinginan para wisatawan.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Yakapis, Kab. Asmat, Papua.

3. Pantai Pek

Pantai Pek
Image Credit: Antorology.wordpress.com

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai yang masih alami ini, pantai pek merupakan pilihan yang tepat. Padang pasir pantai ini membentang panjang dari Selatan ke Timur. Ombaknya yang ramah, membuat pantai ini layak memegang predikat sebagai sweet escape bagai para penikmat ketenangan.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, sangat dianjurkan untuk membawa guide. Hal ini lantaran sebagian besar masyarakat masih menggunakan bahasa Asmat yang kental. Meskipun demikian, wisatawan tak perlu ragu berkunjung lantaran pantai pek juga terkenal dengan keramahan masyarakatnya.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Agats, Kab. Asmat, Papua.

4. Pesta Budaya Asmat

Pesta Budaya Asmat
Image Credit: Youtube.com (Challs Ubra)

Pesta budaya telah diselenggarakan di Asmat sejak 1981. Kegiatan pesta kebudayaan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap masyarakat Asmat sebagai situs warisan budaya dunia. Perhelatan kebudayaan ini diselenggarakan setiap bulan Oktober.

Wisatawan domestik maupun mancanegara tak perlu ragu untuk bergabung, lantaran pesta budaya ini juga dibuka untuk umum. Selain beraneka ragam lomba, pawai budaya dan festival makanan, hal menarik lainnya dari perhelatan ini adalah eksebisi manufer perahu lesung dengan panjang 15-20 meter.

Tak main-main, peserta eksebisi dan perlombaan telah diseleksi sejak bulan Agustus. Proses seleksi yang ketat dan panjang membuktikan bahwa festival ini benar-benar sakral bagi masyarakat setempat. Tentunya, sangat worthed untuk disaksikan saat berkunjung di Asmat.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Agats, Kab. Asmat, Papua.

5. Pulau Mamats

Pulau Mamats
Image Credit: Google Maps (Didik Sugianto)

Pulau Mamats memiliki nama lain sebagai Pulau Lak atau Laag (dalam bahasa Belanda berarti daratan rendah). Sedangkan versi masyarakat, menyatakan pulau ini memiliki nama asli “Pulau Jat”.

Terbentuk dari proses sedimentasi antara dua aliran sungai; yakni Blumen dan Amanville sebagian besar wilayah pulau ini terdiri dari material lumpur. Keunikan ini, membuat Pulau Lak didapuk sebagai salah satu desa budaya dari Asmat.

Berwisata di Pulau Lak, tentunya wisatawan akan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dan menyaksikan keseharian masyarakat Asmat secara langsung. Untuk menuju kesana, wisatawan dapat mengambil rute penerbangan atau laut dari Timika menuju Agats.

Biaya Wisata: Rp 100.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Sawa Erma, Kab. Asmat, Papua.

6. Museum Budaya Asmat

Museum Budaya Asmat
Image Credit: Facebook.com @emiliana.serin

Museum Asmat Keuskupan Agats adalah museum yang menyimpan lebih dari 1.200 kekayaan kebudayaan Asmat. Kekayaan kebudayaan ini terbukti dengan banyaknya display koleksi baju adat Asmat, alat musik, hingga berbagai macam ukiran khas suku Asmat.

Salah satu hal menarik dari museum adalah koleksi patung-patung Asmat. Patung Asmat, memiliki beraneka ragam corak gaya. Gaya hulu dan hilir Asmat menekankan pada penghormatan kepada nenek moyang. Sedangkan gaya Barat Laut cenderung identik dengan hiasan burung, cacing, ular, dan musang.

Tentunya bagi para pecinta etnik, museum budaya ini menyediakan berbagai macam objek menarik yang siap diabadikan dengan lensa kamera.

Bagi para wisatawan yang tak tertarik dengan edukasi seputar Asmat lewat jendela museum, tempat ini merupakan sumber istimewa untuk dikunjungi.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Agats, Kab. Asmat, Papua.

7. Rawa Baki

Rawa Baki
Image Credit: Tribunnews.com

Dikenal sebagai surganya para “mancing mania”, rawa baki merupakan tempat yang strategis untuk berburu ikan baramundi. Selain mudahnya mendapatkan long boat untuk memancing, wisatawan juga dimanjakan dengan ketersediaan penginapan atau kamp-kamp untuk beristirahat dan menikmati suasana.

Wilayah ini juga terkenal dengan koleksi kayu meranti dan gaharunya. Sebagai wilayah dengan potensi kayu meranti dan gaharu terbanyak di Provinsi Papua, beraneka ragam souvenir tersedia disana.

Tak kalah menarik, rawa baki juga terkenal dengan variasi tanaman anggreknya. Lebih dari 600 jenis anggrek dapat ditemui di daerah ini. Selain anggrek, berbagai jenis umbi-umbian juga tersedia di rawa baki. Bagi wisatawan yang ingin menikmati umbi-umbian khas Asmat, tempat ini adalah pilihan yang tepat.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Sirets, Kab. Asmat, Papua.

8. Rumah Atas Pohon

Rumah Atas Pohon
Image Credit: Facebook.com @indonesia-bhineka-tunggal-ika

Bosan dengan pantai, Asmat juga menyediakan wisata adventure alam yang patut diperhitungkan. Wisata rumah atas pohon Asmat merupakan pilihan wisata yang mengkombinasikan unsur alam dan sosial masyarakat setempat.

Rumah atas pohon Asmat ini tentunya berbeda dengan rumah atas pohon kebanyakan. Hal ini lantaran, seluruh bahan-bahan yang digunakan dalam pembangunannya 100 persen berasal dari alam. Jadi, jejak bangunan seperti cat dan paku tentunya tidak akan ditemukan di rumah pohon ini.

Memiliki ketinggian 15 hingga 50 meter dari atas permukaan tanah, tiang utama rumah pohon Asmat berasal dari pohon sagu yang kokoh. Atapnya menggunakan daun-daun sagu yang disusun rapi dengan tali rotan.

Jika beruntung, saat berkunjung wisatawan akan mampu turut serta bergotong royong bersama masyarakat dalam membangun rumah pohon tersebut. Tentunya pengalaman membangun rumah bersama penduduk Asmat akan menjadi pengalaman berwisata yang sempurna.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Suator, Kab. Asmat, Papua.

9. Pantai Bokap

Pantai Bokap
Image Credit: Tribunnews.com

Salah satu pantai spesial di Asmat. Pantai ini memiliki nama lain sebagai pantai berlumpur. Julukan ini diberikan lantaran saat pasang surut beberapa bagian bibir pantai akan dipenuhi dengan lumpur. Wisatawan dapat berburu keong sambil menikmati sunset di pantai ini.

Tarif memasuki pantai ini juga terhitung murah. Wisatawan hanya perlu mengeluarkan 20.000 per orang untuk menikmati pantai dan menyaksikan aktivitas nelayan tradisional di sekitar.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Agats, Kab. Asmat, Papua.

10. Pantai Bayun

Pantai Bayun
Image Credit: Google Maps (Jan Stefan Imbiri)

Pantai Bayun merupakan serangkaian dari wilayah didistrik Pantai Kasuari. Pantai dengan hutan mangrove ini menawarkan pemandangan yang masih asri. Meskipun belum terjamah modernisasi, pantai Bayun menjadi salah satu pantai favorit masyarakat setempat untuk menghabiskan liburan.

Ketersediaan lokasi untuk piknik, menjadikan pantai ini sebagai tujuan pelepas penat yang sempurna. Sambil menunggu sunset wisatawan dapat bermain air saat surut, menyanyi, dan menari ditemani alunan musik-musik khas Asmat.

Harga Tiket: Rp 20.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Pantai Kasuari, Kab. Asmat, Papua.

11. Pulau Sengsara

Pulau Sengsara
Image Credit: Travelplusindonesia.blogspot.com

Pulau Sengsara atau yang juga dikenal dengan Pulau Fumaripits merupakan pulau yang terletak di wilayah distrik Akat. Pulau ini juga merupakan salah satu desa budaya yang dapat dikunjungi dengan mudah oleh para wisatawan.

Keramahan masyarakat setempat dalam menyambut wisatawan yang datang tentunya menjadi nilai tersendiri yang dicari. Disini wisatawan dapat menikmati berbagai macam olahan sagu yang disajikan oleh masyarakat setempat. Bagi pecinta kuliner tempat ini tentunya sangat cocok untuk dikunjungi.

Tak hanya itu, masyarakat setempat juga menyambut hangat wisatawan yang tertarik dengan nyanyian dan musik khas mereka. Maka kegiatan belajar bermusik dengan masyarakat lokal bukanlah suatu pemandangan yang langka di wilayah ini.

Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Distrik Akat, Kab. Asmat, Papua.

Itulah beberapa tempat wisata di Asmat yang wajib untuk Anda singgahi. Berwisata di Asmat tentunya mampu memanjakan fisik dan rohani dengan kekayaan wisata alam, budaya, dan sosialnya. Tak heran, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang kini menjadikan Asmat sebagai salah satu destinasi rencana berlibur.