Nggapulu, Puncak Indah di Tepi Utara Gunung Carstensz Menjadi Incaran Wisman

Nggapulu Gunung Carstensz

Nggapulu atau Puncak Soekarno merupakan destinasi menawan di tepi utara Gunung Carstensz, Provinsi Papua. Penjelajah dapat menemukan banyak hal menarik di Carstensz, mulai dari sungai terbalik Nabe, tiga mata air garam, salju abadi di puncak dan fauna yang unik.

Harga Tiket: -, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Tembagapura, Kec. Tembagapura, Kab. Mimika, Papua; Map: Cek Lokasi

Nggapulu merupakan titik tertinggi yang ada di tanah Papua bahkan di daerah Oseania. Dengan berbagai hal yang bisa didapatkan oleh pengunjung tempat ini, lawatan ke sana akan sangat amat berkesan. Tidak hanya menikmati pesonanya yang indah di atas ketinggian saja, tetapi juga perjalanan ke sana sangat menarik untuk menjadi perjalanan yang berbeda namun mengesankan.

Di sana para pengunjung yang merupakan pendaki bisa menikmati bentangan alam berupa gletser di atas puncaknya. Ini juga menjadi salah satu keajaiban alam karena tidak ada satupun gletser terletak di daerah tropis selain di tempat tersebut. Dengan begitu, tidak hanya pemandangan alamnya saja, akan tetapi fenomena yang tak ada di tempat lain tersebut juga bisa dinikmati dengan leluasa.

Beberapa pendaki menemukan kepuasan lain ketika sudah sampai pada titik Nggapulu Papua tersebut. Pengalaman di tempat tersebut menjadi salah satu kepuasan tersendiri ketika ingin menghabiskan waktu liburan dengan sesuatu yang berbeda. Tempat ini memiliki berbagai keindahan yang tidak bisa dicerminkan dengan kata-kata.

Daya Tarik yang Dimiliki Nggapulu Papua

Daya Tarik Nggapulu Papua
Image Credit: Google Maps (Barracudax)

1. Ketinggian Lebih dari 4000 Meter

Inilah daya tarik paling dicari ketika hendak melakukan pendakian menuju puncak tersebut. Titik ini letaknya tidak jauh dari lokasi Jaya Wijaya yang tidak terpaut jauh dari tinggi Nggapulu Papua. Beragam hal bisa dilewati oleh para pendaki ketika hendak mencapai puncaknya.

Ketika berada di sana pun, pendaki akan menemukan fenomena alam yang sangat tidak mungkin terjadi di daerah tropis, tetapi ada di sana. Pada ketinggian kurang lebih 4.600 meter, pengunjung bisa menemukan sebuah pemandangan yang sangat amat menakjubkan.

Walaupun sebagian besar akan tertutupi oleh awan yang cukup tebal menyelimuti, namun tetap saja hal ini menjadi salah satu hal menarik yang bisa didapatkan oleh mereka. Selain itu, titik tersebut menjadi penarik tersendiri bagi para pendaki untuk menaklukannya. Banyak dari pendaki yang mencoba untuk menaklukkan titik puncak ini berasal dari beragam daerah.

Tidak hanya dari masyarakat Indonesia saja, terkadang beberapa orang yang berasal dari luar negeri juga ingin melakukan pendakian di titik tersebut. Lokasi ini seolah menjadi primadona bagi mereka yang menyukai hobi hiking menuju titik-titik yang ada di puncak gunung. Tidak banyak gunung yang memiliki ketinggian hingga hampir 5 kilometer menjulang mendekati langit.

Oleh sebab itulah orang-orang ingin melakukan trip yang cukup melelahkan tersebut. Karena, meskipun akan merasakan letih, hal itu akan sepadan dengan apa yang akan mereka dapatkan setelah sampai di puncaknya. Kepuasan batin tersendiri menjadi sesuatu yang lebih besar dari pada rasa letih ketika berusaha meraihnya.

Itulah sebabnya titik yang satu ini menjadi salah satu tujuan ketika mendaki Gunung Carstensz atau lebih dikenal sebagai Gunung Jaya Wijaya. Hal itu karena ketinggian memang tidak setinggi puncak Jaya Wijaya namun juga mendapatkan apa yang bisa diperoleh ketika berada di sana.

Dengan begitu, Nggapulu seolah menjadi alternatif tersendiri bagi para pendaki yang ingin mencapai puncak tertinggi dataran yang menjulang ke langit itu.

2. Gletser Abadi

Inilah fenomena alam yang membuat tempat ini sangat populer di kalangan pendakian. Pada ketinggian tersebut, daratan memang akan diselimuti oleh lapisan salju yang cukup tebal. Hal ini pada akhirnya akan menimbulkan sebuah gletser pada areanya. Padahal, akan sangat mustahil menemukannya pada kawasan tropis yang terkenal panas dan hanya memiliki dua musim saja.

Tetapi, pada ketinggian tersebut memang tidak berlaku iklim yang ada di sana. Itulah sebabnya di sana sebagian besar hanya akan terselimuti oleh kabut yang cukup tebal sehingga pandangan mata pun menjadi terbatas. Awan tersebutlah yang akan membawa salju yang akhirnya memunculkan gletser. Ini juga yang membuat hawa dingin menyelimuti hampir setiap waktu di sana.

Tumpukan salju yang semakin lama bertambah tebal akhirnya menyatu dan kokoh membentuk es. Es tersebutlah yang semakin lama membentuk Gletser yang cukup menjadi perhatian bagi orang-orang yang berkunjung ke sana.

Tentu saja dataran yang dilapisi gletser ini menjadi sangat amat licin. Para pendaki perlu memakai perlengkapan khusus layaknya berada di tempat-tempat dingin pada negara dengan empat musim.

Daya Tarik Nggapulu
Image Credit: Tribunnews.com

3. Perjalanan Panjang Menuju Puncak

Untuk mencapai titik tersebut, dibutuhkan tenaga ekstra yang sangat melelahkan. Namun, pengunjung akan menemukan keseruan tersendiri ketika melakukannya. Tidak mudah memang mencapai lokasi yang sangat amat tinggi itu. Beberapa medan dengan beragam moda transportasi perlu dilalui oleh pendaki dalam usaha keras menuju Nggapulu.

Mencapai kaki gunungnya perlu dilalui dengan memakai pesawat dan dilanjutkan dengan pendakian yang luar biasa. Itulah sebabnya beberapa orang tidak diperbolehkan melakukan aktivitas ini karena mempertimbangkan beragam hal yang tidak diinginkan terjadi.

Rute Perjalanan Menuju Puncak Nggapulu

Rute Puncak Nggapulu
Image Credit: Facebook.com @effendy.rahmat

Keberadaan puncak ini ada di Gunung Carstenz, salah satu gunung di Barisan Sudirman yang ada di Papua. Tepatnya, ada di bagian tengah provinsi tersebut. Lokasi ini bisa dijangkau dengan melakui jalur yang cukup ekstrem dan memakai beragam macam kendaraan.

Jalur pendakian diawali di Kampung Ugimba yang ada di Distrik Sugapa. Setelah itupun perlu dilakukan pendakian hampir dua minggu lamanya untuk kembali lagi.

Mencapai lokasi tersebut bisa diraih dengan memakai helicopter. Cukup sulit memang jika memakai mobil ataupun transportasi darat yang lain. Daerah itu juga sangat tinggi curah hujannya, hingga hampir setiap hari akan turun rintik-rintik dari langit. Setelah itu, pendakian dilakukan untuk mencapai basecamp di Lembah Danau-Danau pada ketinggian sekitar 4.200 meter.

Sebelum tiba di sana, perlu melewati medan naik-turun tebing New Zealand Pass. Waktu yang ditempuh dari lokasi tersebut menuju Nggapulu butuh kurang lebih enam jam lamanya. Itu sebabnya pengunjung harus banyak berlatih terutama ketahanan fisiknya.

Mencapai salah satu titik tertinggi di Jaya Wijaya ini memang tidak perlu biaya khusus bagi para pendaki. Namun, biaya yang dikeluarkan untuk mewujudkannya cukup besar.

Jika dijumlahkan seluruh biaya mulai dari transportasi memakai helikopter, jalur darat, dan lain sebagainya bagi para pendaki cukup fantastis. Pendaki bisa saja merogoh kocek hingga puluhan juta ditambah dengan beberapa keperluan yang dibutuhkan.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Puncak Nggapulu

Kegiatan di Puncak Nggapulu
Image Credit: Facebook.com @samuel.rorimpandey

1. Pendakian Menantang

Tentu saja hal ini menjadi sesuatu hal yang akan dilakukan ketika ingin mencapai puncak Nggapulu. Orang yang hendak berada di sana harus melakukan pendakian di gunung tertinggi se nusantara tersebut.

Melakukan kegiatan hal ini menjadi sangat menarik karena pendakian yang dilakukan tidak sembarangan ataupun umum layaknya mendaki gunung-gunung yang lain. Dengan puncaknya yang diselimuti oleh salju, maka tentu saja para pendaki harus memiliki perlengkapan khusus yang berbeda.

Tidak hanya membutuhkan tas punggung besar untuk menampung beragam keperluan, namun juga pakaian yang dikenakan perlu menjadi perhatian. Jaket tebal menjadi hal utama yang dipersiapkan beserta dengan sepatu yang bisa dipakai di atas balok es yang sangat dimungkinkan dilewati ketika berada di sana.

2. Hunting Foto Keren dan Unik

Pastinya ketika melakukan perjalanan menghabiskan masa liburan harus diabadikan melalui potret foto ataupun gambar. Pendaki yang dapat mencapai puncak ini bisa melakukan aksi potret-potret gambar untuk mengenang momen ketika berusaha mencapai tempat tersebut.

Wisatawan juga dimudahkan dengan beberapa pemandu yang siap sedia jika dimintai pertolongan untuk memotret diri mereka sendiri ataupun beserta dengan rombongan.

3. Mendirikan Camp

Pada beberapa titik sebelum mencapai puncak tersebut, pendaki juga pasti akan mendirikan tenda karena perlu waktu yang cukup lama jika benar-benar ingin berada di sana. Terdapat tempat yang menjadi base dari camp-camp yang dibentuk oleh para pendaki. Tetapi sebelumnya harus melewati satu lembah terlebih dahulu.

Ketika melakukan hal ini, orang-orang akan benar-benar diuji ketahanannya dalam cuaca yang ekstrem. Hampir setiap saat akan di selimuti es-es yang turun dari atas. Pada saat malam, es akan semakin menebal dan tubuh pun merasakan sensasi dingin yang menusuk tulang. Itulah sebabnya tidak sembarangan orang diperbolehkan untuk mencapai puncaknya.

Fasilitas yang Tersedia di Nggapulu Papua

Fasilitas Nggapulu Papua
Image Credit: Facebook.com @samuel.rorimpandey

Tidak banyak sarana yang bisa didapatkan ketika ingin mencapai puncak Nggapulu. Akses jalan untuk menuju pemukiman terdekat sebagai titik awal pendakian pun juga amat sangat sulit. Itulah sebabnya diperlukan helikopter yang tersedia tidak jauh dari lokasi titik awal tersebut. Pengunjung juga dapat menggunakan beberapa area basecamp sebagai peristirahatan sejenak.

Lokasi Nggapulu yang berada di salah satu puncak tertinggi di Indonesia memang sangat amat menantang bagi mereka yang menyukai pendakian gunung. Pun demikian, perlu pertimbangan matang-matang sebelum memutuskan untuk melakukan kegiatan tersebut. Tidak mudah jika ingin melakukannya serta banyak persiapan yang harus dilakukan.