Goa Jepang Binsari, Destinasi Wisata yang Sarat Nilai Sejarah di Biak

Goa Jepang Binsari, Destinasi Wisata yang Sarat Nilai Sejarah di Biak

Harga Tiket: Rp 25.000, Jam Operasional: 08.00–17.00 WIT, Alamat: Jl. Goa Jepang, Binsari, Distrik. Samofa, Kab. Biak Numfor, Papua; Map: Cek Lokasi

Goa Binsari di Kabupaten Biak Numfor yang juga dikenal sebagai Goa Jepang merupakan salah satu dari beberapa peninggalan sejarah di pulau Biak di Papua. Nama asli goa ini adalah Abyab Binsari yang artinya sebagai goa nenek. Sesuai dengan namanya, kepercayaan masyarakat setempat adalah bahwa terdapat seorang nenek tinggal di dekat goa sebelum kedatangan Jepang.

Tetapi setelah kedatangan orang Jepang, nenek tersebut menghilang tanpa jejak. Abiyan Binsari menjadi saksi bisu Perang Dunia II dari 27 Mei 1944 hingga 20 Juni 1944. Dari sejarah yang ada, konon banyak tentara Jepang yang tewas akibat serangan Sekutu di goa ini. Sekutu melancarkan serangan dengan menjatuhkan bom langsung di Goa Jepang Binsari.

Daya Tarik yang Dimiliki Goa Jepang Binsari

Daya Tarik Wisata Goa Jepang Binsari
Image Credit: Google Maps Frans Teddy Degei

1. Cerita Sejarah Menarik

Biak dilindungi oleh 11.000 tentara Jepang di bawah komando Kolonel Naoyuki Katsume, karena merupakan bagian dari wilayah Papua yang menguasai pintu masuk Teluk Geelvink dekat ujung barat Papua pada masa kolonial. Karena posisinya yang strategis, tentara Jepang menggunakan Biak sebagai tempat pertahanan melawan Sekutu selama Perang Dunia II.

Di bawah Kolonel Kuzume, Infanteri ke-222 Jepang tidak menyukai gagasan memerangi musuh di wilayah pesisir dan memutuskan untuk mengembangkan taktik lain untuk dengan mudah menangkap Sekutu menggunakan jaringan bawah tanah. Dari goa inilah Jepang melancarkan serangan dengan menembak jatuh sebuah pesawat Sekutu yang terbang tepat di atas goa.

Namun, hal ini menjadi salah satu kelemahan tentara Jepang, dan sekutu bisa mengetahui posisinya. Ketika bom Sekutu dijatuhkan, sekitar 3.000 tentara terjebak di sebuah Goa Jepang Binsari dan dikubur dan dibunuh. Hingga saat ini, 850 hingga 1.000 jenazah Jepang tersebut telah dipulangkan ke Jepang. Serangan itu terjadi ketika Angkatan Darat AS mendarat di Biak.

Daratan pulau itu berbatu keras, sehingga harus diledakkan dengan dinamit agar buldoser dapat bergerak dengan lancar. Kemudian datang badai peluru dan peluru meriam dari dataran sekitarnya dan pegunungan di puncak bukit di atas, dan akhirnya pergi ke mana-mana dan berlari mencari perlindungan. Setelah gelap, traktor amfibi berhasil melepaskannya dari perangkap.

2. Banyak Peninggalan Sejarah

Goa ini pernah dijadikan tempat berteduh oleh Jepang karena letaknya yang strategis. Lokasi goa ini tepatnya di desa Sambarker di kabupaten Samofa. Tidak seperti goa dan bunker lain yang melindungi tentara Jepang, goa ini bukanlah goa buatan yang sengaja dibuat, melainkan goa alami dengan stalaktit yang menggantung indah di atap goa yang tinggi.

Goa Jepang Binsari adalah museum alam yang menyimpan peninggalan sejarah yang berharga. Tulang-tulang tentara Jepang tersimpan rapi di dalam ruangan. Selain itu, terdapat mortir tank pada peralatan pribadi militer Jepang seperti artefak, senjata, alat makan, seragam, botol obat, dan gelas. Saat ini Goa Binsari dijadikan sebagai tempat edukasi bagi wisatawan.

Daya Tarik di Wisata Goa Jepang Binsari
Image Credit: Google Maps Wolter Mendel

3. Menjadi Pusat Wisata Edukasi Biak

Berawal dari serangan yang meninggalkan sisa-sisa kekejaman Sekutu, tempat ini telah menjadi sumber sejarah yang akan diwariskan kepada generasi mendatang. Jarak dari Goa Binsari ke pusat kota diperkirakan sekitar 30 menit dengan transportasi darat. Anda akan dibuat terpesona oleh keindahan hutan yang memiliki keanekaragaman sumber daya alam.

Goa Binsari ini merupakan salah satu tujuan yang paling banyak dikunjungi wisatawan karena merupakan tempat yang menarik untuk berfoto. Tempat ini tidak hanya tujuan wisata, tetapi juga sumber pendidikan sejarah. Goa Binsari telah diusulkan oleh pemerintah setempat sebagai objek wisata yang terdaftar sebagai Warisan Dunia pada UNESCO.

4. Mendengar Kisah Mistis

Ada dua goa Jepang di Pulau Biak di Kabupaten Biak Nun Papua. Goa pertama disebut Binsari dan goa kedua disebut Goa Lima Kamar Jepang. Goa Binsari berjarak sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota Biak. Nama asli gue ini adalah Abyan Binsari namun saat ini lebih dikenal dengan sebutan sebagai Goa Jepang Binsari yang terletak di pulau Biak, Papua.

Menurut penduduk setempat, sebelumnya goa ini pernah ditinggali di oleh seorang Nenek. Setelah orang Jepang datang, nenek tersebut menghilang tanpa jejak. Kisah misterius Goa Binsari tidak berakhir di sini. Sebagai markas tentara Jepang melawan Sekutu, goa ini memiliki lorong yang mengarah ke lima goa Jepang. Koridor sepanjang 5-6 km adalah tempat yang mengerikan.

Pada tahun 1944, pasukan Sekutu di bawah Jenderal Douglas MacArthur menjatuhkan bom dan drum bahan bakar ke dalam goa sampai benar-benar hancur. Lebih dari 6.000 tentara Jepang dikubur hidup-hidup di sana. Tidak mengherankan, goa ini dikelilingi oleh aura misterius. Penduduk setempat mengaku mendengar langkah kaki tentara berbaris dan penampilan tentara putih-putih.

Destinasi wisata yang satu ini pastinya sangat cocok bagi anda yang tertarik dengan sejarah dan dunia mistis. Berdasarkan cerita diatas pastinya tidak semua orang bersedia atau berani masuk ke dalam goa. Pastikan ketika anda datang ke destinasi wisata ini tetap menjaga sopan santun untuk menghargai dan menghormati berbagai peninggalannya.

Alamat, Rute Lokasi dan Tiket Masuk

Lokasi dan Tiket Masuk
Image Credit: Google Maps Wolter Mendel

Gua Binsari yang merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang terletak di Pulau Biak. Terpatnya berada di Distrik Samofa, Biak Numfor, Papua.

Datang ke destinasi Goa Jepang ini pastinya akan memberikan anda banyak pengalaman dalam mengenal beragam sejarah dan peninggalannya. Tidak dibutuhkan biaya yang mahal untuk bisa menikmati situs bersejarah yang satu ini. Anda hanya perlu mengeluarkan biaya tiket masuk seharga Rp 25.000 untuk satu orang pengunjung dan belum termasuk parkir.

Jika dibandingkan dengan nilai atau pengetahuan yang didapatkan, harga tersebut masih relatif terjangkau. Tidak diketahui dengan pasti untuk jam kunjung yang diterapkan oleh destinasi wisata ini. Namun anda bisa datang ke Goa Jepang Binsari ini dipagi hari agar bisa lebih leluasa melihat struktur goa dalam kondisi cuaca yang masih cerah dan terang.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Goa

Fasilitas di Kawasan Goa
Image Credit: Google Maps Stevry Yushady

Pemerintah Biak Papua mengakui bahwa semua persyaratan dari Japan’s Gore World Heritage Proposal dapat dengan lancar dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan. Pariwisata bekerja dengan banyak pemangku kepentingan untuk menyediakan akses ke tempat-tempat wisata. Selain aksesibilitas, berbagai jenis penunjang fasilitas umum juga disediakan.

Tempat wisata juga telah dibangun untuk menjadikan Pulau Biak di sekitarnya menjadi daya tarik wisata yang lebih banyak. Kadispar Onisimus Dangeubun mengatakan mempertahankan atraksi wisata di goa-goa Jepang merupakan tujuan utama pariwisata. Kabupaten Biak Numfor menjadi tempat yang sangat bersejarah ketika tentara Jepang berperang melawan sekutu.

Untuk saat ini, fasilitas yang bisa anda dapatkan ketika datang berkunjung ke objek wisata bersejarah ini diantaranya adalah lahan yang digunakan untuk parkir kendaraan, toilet dan juga pintu gerbang menuju masuk kawasan wisata. Anda bisa membawa seorang pemandu wisata ketika datang ke destinasi ini untuk mengetahui cerita yang tersimpan didalamnya.

Informasi diatas bisa dijadikan sebagai referensi ketika anda hendak menghabiskan waktu liburan di pulau Biak Papua. Terdapat banyak objek wisata menarik yang bisa dikunjungi termasuk salah satunya adalah Goa Binsari ini. Anda juga bisa dapat mengunjungi destinasi wisata alam seperti pantai yang banyak tersebar di kawasan kota Biak Timur Indonesia ini.