Bukit Masbait, Objek Wisata Religi dengan Panorama Alam yang Indah di Maluku

Bukit Masbait, Objek Wisata Religi dengan Panorama Alam yang Indah dai Maluku

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Waemorat, Kec. Bata Bual, Kab. Buru, Maluku; Map: Cek Lokasi

Keindahan yang dimiliki oleh Indonesia memang tidak akan membuat anda bosan. Dari Sabang sampai Merauke menawarkan tempat-tempat yang menarik untuk dijelajahi. Jika anda sedang liburan di Maluku tepatnya di Pulau Kei, anda bisa menjadikan Bukit Masbait sebagai pilihan. Bukit ini tidak hanya jadi jujugan untuk berdoa, tetapi juga untuk wisata dengan panorama yang megah.

Sekilas Tentang Wisata Religi

Sekilas Tentang Bukit Masbait
Image Credit: Twitter RIO_05

Kawasan wisata Pulau Kei memang selalu menghadirkan pesona yang luar biasa. Selain itu di pulau ini juga ditinggali oleh semua agama yang ada di Indonesia. Dan objek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Bukit Masbait. Sebelum dijadikan sebagai objek wisata, bukit ini memang dijadikan sebagai kawasan religi semua umat untuk berdoa.

Kawasan religi ini sendiri telah ada sejak tahun 1980 an, dimana para penduduk di Kepulauan Kei mempercayai jika Tuhan kedudukannya memang ada di atas. Secara sederhana mereka percaya jika berdoa harus di atas. Sehingga doanya bisa didengar dan sampai ke Tuhan. Inilah alasan mengapa bukit ini selalu dijadikan jujugan untuk berdoa.

Khususnya untuk mereka yang beragama Katolik, dengan ritual salib yang sering dilakukan oleh umat. Bukit ini juga dikenal dengan Bukit Golgota. Dimana terdapat patung patung yang menjadi replika ketika Yesus disalib dan memanggul dosa semua umat manusia. Kisah ini tentu saja juga diceritakan di Kitab Injil.

Daya Tarik yang Dimiliki Bukit Masbait

Daya Tarik Bukit Masbait
Image Credit: Facebook Dyah Pitaloka Grahadiningtyas

1. Tempat Keberagaman yang Mencolok

Perlu anda ketahui walaupun kebanyakan warga di sekitar bukit beragama Katolik, namun di sekitarnya juga ada pemeluk agama lainya. Mulai dari kristen, dan muslim yang menjadi kesatuan tanpa adanya konflik apapun. Hal ini menambah daya tarik yang dimiliki oleh Bukit Masbait ini. Kawasan wisata ini menjadi bukti nyata keberagaman yang sangat indah jika menjadi satu.

Bukit ini dikelilingi dengan tiga desa dengan agama yang berbeda. Dimana Desa Kelanit merupakan desa yang mayoritas penduduknya beragama Katolik. Dan ada Desa Letman yang dihuni oleh umat Kristiani. Sementara untuk umat muslim banyak mendiami Desa Singohoi dan Dunwahan. Bukit ini sendiri juga dijaga masyarakat setempat yang memeluk agama Islam dan Kristen.

2. Menjadi Simbol Toleransi Umat Beragama

Kehidupan saling berdampingan yang ada disekitar menjadikan Bukit Masbait sebagai simbol toleransi tersebut. Inilah mengapa akhirnya dijadikan sebagai tempat ziarah untuk semua umat. Pengunjung yang mengunjungi bukit tidak harus memeluk Katolik ataupun Protestan.

3. Menawarkan Pemandangan yang Menawan

Keindahan yang dimiliki oleh bukit ini tidak hanya terletak pada toleransi umat beragama, tetapi juga pada pemandangan yang ditawarkan. Berada di atas ketinggian 300 mdpl, anda akan disuguhkan pemandangan dari ketinggian yang begitu menawan. Inilah mengapa banyak yang menjadi destinasi wisata satu ini sebagai wisata andalan dan religi di Pulau Kei.

Alamat, Rute Lokasi dan Tiket Masuk

Alamat Lokasi Bukit Masbait
Image Credit: Facebook Grace Maria

Objek wisata religi satu ini berada di Desa Ohoi Kelanit yang masuk dalam kawasan Kepulauan Kei. Maka dari itu, anda harus menuju kepulauan Kei terlebih dahulu. Untuk menuju pulau cantik ini, anda bisa menggunakan pesawat untuk sampai di Bandara Ambon. Setelah itu dilanjutkan dengan naik kapal untuk sampai di Ohoi Kelanit.

Perlu anda tahu kapal ini hanya akan berjalan dua kali dalam satu minggu. Maka dari itu anda harus mencari tahu jadwal kapal lebih dahulu. Selain itu anda juga bisa menggunakan pesawat udara kemudian akan tiba di Bandara Dumatubun. Dari Bandara menuju objek wisata hanya butuh waktu 30 menit saja. Namun penerbangan menuju ke daerah tersebut masih jarang.

Untuk menikmati keindahan yang dihadirkan di bukit cantik ini, anda tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Hanya saja anda akan menemukan derma di atas, sehingga wisatawan bisa mengisi seikhlasnya. Begitu juga dengan jam operasionalnya, karena menjadi wisata religi semua pengunjung bisa datang kapan saja baik untuk berdoa maupun untuk berwisata.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Bukit Masbait

Kegiatan Menarik di Bukit Masbait
Image Credit: Instagram Sigit | Travel Blogger

1. Trekking

Kegiatan yang pasti akan dilakukan oleh semua pengunjung adalah trekking. Untuk sampai di puncak anda memang harus berjalan kaki. Kendaraan tidak akan bisa mengantar anda sampai di puncaknya. Treking yang akan anda lakukan cukup ringan, bisa membutuhkan waktu sekitar 15 menit tergantung dari kecepatan anda dalam mendaki.

Dalam perjalanan menuju puncak, anda akan menikmati pemandangan yang indah. Karena terdapat diorama yang juga memiliki pesan rohani yang berkaitan dengan Yesus Kristus. Treking yang dihadirkan ini juga masih sangat ramah untuk para pemula. Namun pastikan anda menggunakan pakaian yang nyaman ketika treking ke bukit ini.

2. Wisata Religi

Perlu anda tahu, jika di bukit ini anda akan menemukan 14 titik doa atau yang dikenal juga dengan tempat perhentian Yesus ketika menuju penyaliban. Untuk titik doa yang pertama, anda akan menemukannya di bawah bukit. Sementara untuk titik doa yang ke 14 bisa anda temukan di puncak Bukit Masbait.

Kehadiran bukit ini memang sangat penting bagi umat Katolik. Menjadikan bukit ini seringkali dijadikan tempat untuk menyelenggarakan kegiatan Paskah. Ketika hari spesial tersebut datang, suasananya akan semakin ramai. Selain itu tugu ini juga bersejarah karena menjadi dihadiahkan oleh Paus Yohanes Paulus II di tahun 2000 silam.

Di atas bukit persis, anda akan menemukan patung Yesus Memberkati. Dimana sebelum berada di Kepulauan Kei, patung ini berada di Roma tepatnya di Basilika. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sekitar. Bahkan patung tersebut sempat diarak mengelilingi daerah Maluku Tenggara. Dan tentu saja patung ini menjadi daya tarik tersendiri.

Kegiatan Menarik di Bukit Masbait 2
Image Credit: Instagram Muhammad Aslin Amrullah

Anda yang beragama Katolik juga bisa datang ketika Jumat Agung. Karena akan dilaksanakan prosesi jalan salib yang dikemas dalam bentuk drama. Pada saat itu memang ribuan umat Kristiani dari berbagai penjuru Kepulauan Kei akan datang di bukit doa ini. Tentu saja akan meninggalkan kesan yang tidak bisa dilupakan begitu saja.

3. Berburu Foto Kekinian

Selain berdoa, anda yang mengunjungi Bukit Masbait juga bisa berburu foto foto yang menarik. Keindahan yang ditawarkan akan membuat anda terpesona. Hamparan laut di atas bukit terlihat begitu mengagumkan. Dipadu dengan semilir angin, dijamin akan memanjakan indera penglihatan anda. Sehingga sangat sayang jika tidak diabadikan dengan kamera anda.

Di beberapa sudut anda juga bisa menemukan spot spot yang menarik untuk anda jadikan tempat mengambil pose. Pemandangan yang disuguhkan ini akan semakin cantik ketika senja telah datang. Perpaduan cahaya keemasan dengan hamparan laut luas di bawah akan membuat anda terpesona. Wisata satu ini memang memiliki panorama yang luar biasa.

Walaupun menjadi sarana ibadah, anda yang tidak beragama Kristiani juga tetap bisa menikmati keindahan dari Bukit Masbait ini. Pesona yang ditawarkan dijamin akan membuat anda jatuh hati. Apalagi ketika sampai puncak, liburan anda akan semakin lengkap jika singgah di bukit doa ini.