6 Makanan Khas Takalar yang Wajib Anda Coba

Makanan Khas Takalar

Sulawesi Selatan memiliki berbagai daerah yang menakjubkan, salah satunya Kabupaten Takalar. Daerah ini menawarkan beragam makanan khas unik yang terkenal dengan cita rasanya.

Menjelajahi Provinsi Sulawesi Selatan tak lengkap rasanya jika tidak singgah ke Kabupaten Takalar. Kabupaten ini terletak di Ibukota Pattallasang, dimana di Kota tersebut menyimpan beragam kuliner unik dan menarik. Semua makanan khas daerah tersebut memiliki cita rasa lezat yang dapat membuat siapa saja terpesona akan kualitas masakannya. Berikut ini deretan makanan khas Takalar yang sayang untuk Anda lewatkan saat berkunjung.

1. Jagung Rebus

Jagung Rebus

Image Credit: Idntimes.com @muhammad gunawan

Kota Takalar merupakan salah satu daerah penghasil jagung dengan kualitas yang baik di Sulawesi Selatan. Meskipun makanan jagung rebus ini dapat ditemui di berbagai tempat, namun jagung rebus khas Takalar ini berbeda dengan kuliner jagung rebus lainnya. Jagung rebus ini biasanya dihidangkan bersama cabe rawit dan perasan jeruk limau yang menghasilkan rasa eksotis khas Takalar. Bila berkunjung ke Kota Takalar jangan lupa mencicipi kuliner ini.

Bagi Anda yang berminat mencicipi kuliner jagung rebus ini, Anda bisa menemukannya di Jalan Poros Takalar atau sekitar 500 meter dari pusat kota. Di sana Anda akan menemukan kedai sederhana di pinggiran jalan yang menawarkan jagung rebus dengan cita rasa yang berbeda dengan jagung rebus pada umumnya. Rasa yang berbeda dan begitu lezat dari jagung manis ini bisa Anda dapatkan hanya sekitar 20 ribuan saja. Sangat terjangkau!

2. Es Poteng

Es Poteng

Image Credit: Yummy.co.id

Poteng adalah makanan khas tradisional Sulawesi Selatan yang terbuat dari singkong. Pembuatan singkong ini tidak sembarangan, tingkat keempukan singkong menjadi prioritas pertama dalam memilih singkong berkualitas. Kenikmatan singkong atau Poteng ini akan lebih eksotis apabila ditambahkan dengan parutan es dan sirup buah segar. Biasanya kuliner ini banyak ditemui di bulan ramadhan sebagai pembuka menu buka puasa.

Umumnya singkong yang digunakan adalah ubi kayu mentega yang direbus setengah matang dengan melalui proses peragian. Karena melalui proses fermentasi, Poteng ini memiliki tekstur kenyal dengan rasa yang manis dan legit. Jika ditambahkan dengan parutan es dan sirup buah, kolaborasi sempurna ini akan menciptakan rasa unik dan segar sehingga sangat cocok jika disajikan di siang hari.

BACA JUGA:  Bantimurung Waterpark, Tempat Wisata Favorit Keluarga

Bila Anda tertarik mencicipi kuliner yang segar ini, Anda bisa mengunjungi daerah Jeneponto dan Takalar. Di sana Anda bisa menemukan warung sederhana yang menjajakan es Poteng berbagai rasa seperti, pisang ambon dan cocopandan. Untuk mendapatkan es Poteng yang segar ini, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 10 ribuan saja, untuk semangkok es Poteng dengan berat sekitar 500 gram. Kuliner ini tak hanya segar dan lezat, harganya juga terjangkau.

3. Bipang Jangkar

Bipang Jangkar

Image Credit: Tribunnews.com

Bipang Jangkar merupakan salah satu camilan unik khas Pattallassang Takalar yang menjadi primadona masyarakat sekitar. Kuliner ini juga menjadi salah satu oleh oleh yang paling banyak dibeli oleh pelancong yang berkunjung ke Provinsi Sulawesi Selatan. Bipang sendiri terbuat dari nasi kering yang dicampur dengan gula merah, sehingga menghasilkan rasa yang kaya dan legit. Teksturnya pun juga sangat lengket akibat reaksi gula cair yang mengeras.

Banyak warga sekitar yang menyebut makanan ini dengan sebutan pop corn lokal. Hal ini dikarenakan Bipang Jangkar memiliki bentuk dan visual yang hampir mirip dengan pop corn caramel. Dahulu, Bipang ini terbuat dari gula merah yang menghasilkan warna cokelat saja. Namun seiring dengan perkembangan, Bipang Jangkar mulai diproduksi dengan banyak rasa dan warna yang dapat menarik perhatian konsumen.

Dahulu, kue Bipang ini berasal dari Tiongkok yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai varian rasa yang bisa sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia. Bipang ini biasanya dibuat dari hasil pemanasan beras dengan suhu tinggi lalu diberi campuran gula merah asli. Tak jarang kebanyakan pembuat Bipang Jangkar Takalar ini, diberi sedikit aroma seperti vanila agar menghasilkan aroma wangi yang menggugah selera.

Proses pembuatan kuliner ini bahkan hampir mirip dengan pop corn, yakni meletupkan beras dengan campuran cairan gula merah. Bila Anda ingin mencicipi camilan yang satu ini, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya hanya 10 ribuan hingga 20 ribuan saja per kemasan. Harga ini sudah disesuaikan dengan bahan dan proses pembuatannya. Karena proses pembuatannya alami, Bipang Jangkar ini bisa tahan berminggu minggu jika disimpan ke dalam kulkas.

4. Buroncong

Buroncong

Image Credit: Ksmtour.com

Salah satu makanan khas Takalar yang tak kalah unik dan lezat dari yang lainnya yakni Buroncong. Makanan ini terbuat dari campuran tepung terigu dengan kelapa parut, santan, gula pasir, dan juga garam. Biasanya camilan ini berbentuk setengah lingkaran dengan tekstur lembut di bagian dalam dan tekstur garing di bagian luar. Karena terbuat dari santan dan kelapa parut, makanan ini memiliki cita rasa yang gurih dan nagih.

BACA JUGA:  Museum Kota Makassar, Menilisik Sejarah Kota Makassar dari Zaman Ke Zaman

Kue tradisional yang satu ini memiliki rasa yang berbeda dan tidak tergantikan. Apalagi kebanyakan penjual kue tradisional ini tidak memakai bahan pengawet yang berbahaya, Menemukan penjual kue Buroncong ini tak perlu repot. Hal ini dikarenakan, penjual kue Buroncong bisa ditemukan di mana-mana. Bahkan, Anda bisa menemukan kue ini di pinggir jalan dengan bentuk dan media jual berupa gerobaknya yang khas.

Bentuk kue Buroncong ini hampir mirip dengan kue pukis yang bisa ditemui di berbagai daerah. Namun yang menjadi pembeda adalah ukurannya yang lebih besar dari kue pukis. Bila Anda ingin mencicipi kuliner gurih yang satu ini, Anda bisa menemukannya di sepanjang Jalan Protokol Takalar. Kue ini dibanderol dengan harga yang terbilang sangat murah, untuk per bijinya dipatok hanya dengan harga seribuan saja.

Dengan harga yang sangat ekonomis, Anda bisa menikmati jajanan bercita rasa gurih dan otentik ini. Kue yang sudah ada sejak puluhan tahun ini, juga masih bisa ditemui dengan mudah di era modern seperti sekarang ini. Bahkan, pedagang kue Buroncong ini bisa menjual sekitar 200 biji lebih per harinya. Biasanya, para penjual akan menjajakan camilan ini menggunakan gerobak yang mengelilingi sudut kota.

5. Baje Bandong

Baje Bandong

Image Credit: Akbarpost.com

Makanan khas Takalar yang selanjutnya adalah kue Baje. Kue in terbuat dari campuran santan, gula merah, dan beras ketan yang menghasilkan rasa manis legit bertekstur. Dulunya, kue ini menjadi salah satu oleh oleh yang wajib dibawa oleh para perantau dan pelancong dari berbagai daerah. Memiliki visual unik, yang dibungkus dengan daun jagung, kue yang satu ini sangat legendaris dan bisa ditemukan di berbagai daerah di Takalar.

Cara pembuatan makanan khas yang satu ini, yakni melalui proses pengukusan. Setelah dikukus, adonan beras ketan akan dibentuk persegi panjang dengan ukuran yang kecil dan selaras. Setelah dipotong, adonan akan dibungkus dengan menggunakan daun jagung kering yang diremas setiap ujungnya. Hasil akhir pembuatan kue ini hampir mirip dengan kue legit Madu Mongso khas daerah Ponorogo. Yang membedakan, kue ini memiliki tekstur yang unik.

BACA JUGA:  Pesona Keindahan Pantai Tanjung Bira di Bulukumba

Kini sudah banyak sekali masyarakat Takalar yang berinovasi dengan kue Baje ini. salah satunya adalah dengan menggunakan beras ketan yang sudah digiling terlebih dahulu. Dengan penggunaan beras ketan yang halus, kue Baje ini akan memiliki tekstur halus tanpa permukaan yang kasar. Bila Anda berminat mencicipi makanan khas Takalar ini, Anda wajib mengunjungi daerah di sepanjang Jalan Protokol Utama Takalar, dengan harga 25 ribuan saja.

6. Coto Takalar

Coto Takalar

Image Credit: Panrannuangnews.com

Coto merupakan salah satu ikon kuliner khas daerah Kabupaten Takalar. Selain memiliki cita rasa yang khas dan menggugah selera, makanan berbahan dasar daging sapi ini bisa Anda jumpai di sekitar Kota Takalar. Makanan ini terbuat dari rempah rempah pilihan tanpa ditambahkan bumbu penyedap, sehingga rasanya lebih alami dan otentik. Biasanya Coto Takalar ini akan disajikan dengan ketupat atau nasi yang cocok dijadikan menu santap pagi.

Hal yang membedakan makanan coto ini dengan coto lainnya adalah tampilan dan bahan yang digunakan. Soto pada umumnya memiliki warna kuning atau jernih, namun, Coto Takalar cenderung memiliki warna gelap karena ditambahkan campuran rempah rempah, sehingga lebih mirip dengan rawon khas Jawa Timur. Apabila Anda berminat mencicipi Coto Takalar ini, bisa mengunjungi Jalan Poros Bone-Sinjai. Di sana banyak sekali warung penyedia Coto Takalar.

Rasa kuah yang pas dengan tekstur daging yang empuk, serta tambahan jeroan lengkap menjadikan makanan yang satu ini memiliki cita rasa yang akan sangat menyayangkan jika tidak dicicipi. Untuk harga per prosi Coto Takalar ini hanya dipatok sekitar 20 ribuan saja. Hanya dengan harga yang sangat terjangkau, Anda sudah bisa menikmati semangkuk Coto Takalar.

Itulah beberapa makanan khas asli Kabupaten Takalar yang wajib Anda coba. Beberapa makanan tersebut sudah pasti akan memanjakan lidah bagi siapapun yang mencicipinya. Pasalnya beberapa kuliner tersebut bisa susah untuk ditemukan di daerah tempat tinggal Anda. untuk itu apabila Anda berkunjung ke Provinsi Sulawesi Selatan, jangan lupa untuk singgah di Kota Takalar dan mencicipi kuliner khas yang ditawarkannya. Tenang, semua kuliner tersebut berharga sangat terjangkau.