Makam Tuanku Imam Bonjol, Wisata Ziarah yang Sarat Nilai Sejarah di Minahasa

Makam Tuanku Imam Bonjol, Wisata Ziarah yang Sarat Nilai Sejarah di Minahasa

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 24 Jam, Alamat: Jl. Pineleng-Kali, Desa Lotta, Kec. Pineleng, Kab. Minahasa, Sulawesi Utara; Map: Cek Lokasi

Makam Tuanku Imam Bonjol merupakan wisata religi yang berada di Sulawesi Utara. Wisata religi ini sangat ramai dikunjungi oleh pengunjung baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah. Biasanya pengunjung akan mengelilingi makam untuk berdoa bersama-sama. Tidak jarang pula wisatawan mancanegara datang berkunjung hanya untuk mengetahui makam salah satu pahlawan nasional ini.

Tuanku Imam Bonjol merupakan seorang ulama yang ikut berjuang dan menentang melawan penjajah Belanda. Hingga saat ini, makam tersebut selalu didatangi oleh penziarah. Di sekitar bangunan makam yang memiliki bentuk seperti rumah khas Minangkabau, terdapat beberapa petunjuk arah yang akan mengarahkan Anda menuju ke batu nisan tempat beribadah beliau.

Makam ini merupakan sebuah peninggalan sejarah yang sangat penting dan harus tetap dijaga. Bahkan presiden RI sebelumnya juga sempat berkunjung ke makam pahlawan nasional ini. Sebagai contoh presiden Gus Dur dan Presiden SBY. Selain itu, banyak pula pejabat lainnya yang datang untuk berdoa dan merawat kawasan makam agar lebih terjaga.

Daya Tarik yang Dimiliki Wisata Sejarah

Daya Tarik Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps yo thok

Wisata religi ini memiliki beberapa daya tarik yang menjadikan pengunjung ramai berdatangan. Daya tarik tersebut antara lain:

1. Memiliki Banyak Tempat Sejarah

Sebelum memasuki area pemakaman, Anda akan melihat sebuah makam. Anda dapat menggelar doa bersama di makam tersebut. Di sekitar makam tersebut terdapat sebuah petunjuk arah yang mengarahkan ke batu tempat sholat Tuanku Imam Bonjol. Jaraknya sekitar 65 meter dengan menuruni beberapa tangga.

Di sekitar perjalanan menuju batu tempat sholat, terdapat pohon bambu yang menjadikan jalan tersebut lebih teduh dan terhindar dari sinar matahari. Ketika sampai di bagian bawah, Anda akan melihat sebuah sungai. Dan di sekitar batu tempat sholat Tuanku Imam Bonjol, terdapat sebuah kolam dan gazebo yang dapat pengunjung gunakan untuk beristirahat.

Di atas batu tempat sholat Tuanku Imam Bonjol terdapat selembar kain lipatan berwarna putih dan memiliki gambar telapak tangan. Konon telapak tersebut adalah telapak dari Tuanku Imam Bonjol. Banyak tempat-tempat lainnya yang dapat Anda kunjungi ketika berada di makam bersejarah ini.

2. Memiliki Cerita Bersejarah

Menurut fakta yang telah terjadi, hidup beliau berakhir di kota Minahasa karena telah diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Hal tersebut dilakukan untuk menekuk sang pahlawan nasional ini sehingga dibuang jauh dari kampung halamannya.

Daya Tarik yang Dimiliki Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps Herman Broncos

Tetapi sebelum dibuang di Minahasa yang dulunya memiliki nama keresidenan Manado, Tuanku Imam Bonjol di tempatkan di Ambon dan Cianjur bersama dengan ketiga anaknya. Tak lama kemudian, berpindahlah ke Pineleng yang memiliki jarak tempuh sekitar 15 Kilometer dari Manado. Tempat ini menjadi tempat terakhir perpindahan sang pahlawan Nasional

Pengasingan di Minahasa tentu terasa menyiksa bagi beliau karena suasananya berbeda dengan Sumatera Barat. Karena hal inilah makamnya terletak di Minahasa dan Tuanku Imam Bonjol telah hidup selama 10 tahun lebih di Minahasa.

3. Memiliki Bentuk yang Unik

Batu nisan dari makam tersebut memiliki tulisan Peto Syarif Ibnu Pandito Bayanuddin dengan ditambahkan gelar Pahlawan Nasional Tuanku Imam Bonjol. Bentuk dari makamnya pun seperti bentuk rumah bangunan rumah khas Minangkabau.

Di area makam juga terdapat lukisan yang menggambarkan sang pahlawan tengah berkuda dan siap untuk berperang. Jika dipandang, Tuanku Imam Bonjol dalam lukisan tersebut terlihat gagah dan berani.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps Herman Broncos

Lokasi wisata sejarah ini terletak di Kabupaten Minahasa, tepatnya di desa Lotta, Sulawesi Utara. Akses menuju wisata religi ini sangat mudah dan jalan menuju lokasinya pun sudah beraspal. Di sepanjang jalan Anda akan menemukan petunjuk arah yang akan menuntun Anda menuju lokasi wisata religi tersebut.

Untuk rutenya sendiri, jika Anda dari Kabupaten Minahasa silahkan melalui jalan Minahasa-Tomposa ke arah timur laut menuju jalan Remboken-Kawangkoan. Setelah itu lurus terus hingga sampai pada persimpangan pertama dekat dengan MINI ATM Agen BRIlink Galilea lalu pilih jalur ke kiri.

Kemudian ikuti jalan hingga Anda sampai pada jalan Tomohon-Pangolombian dan bertemu dengan persimpangan kedua. Dari persimpangan tersebut silahkan pilih jalur ke kanan hingga melewati SPBU Pertamina. Setelah itu lurus terus hingga sampai pada jalan Raya Manado Tomohon.

Di jalan tersebut terdapat persimpangan ketiga dekat Mami Mart, silahkan pilih jalur ke kanan untuk melanjutkan perjalanan. Tetaplah lurus hingga Anda menemukan persimpangan terakhir yang terletak di jalan Pineleng-Kali. Pilih jalur ke kanan dan tidak jauh perjalanan Anda akan sampai.

Lokasi Makam Tuanku Imam Bonjol terletak di sebelah kiri dari jalan raya. Anda akan melihat gapura yang bertuliskan selamat datang. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat melihat panduan dari maps atau bertanya langsung dengan penduduk setempat.

Alamat Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps Welan Palilingan

Untuk waktu perjalanan, Anda akan memakan waktu selama 1 jam jika menggunakan roda dua. Sedangkan jika menggunakan roda empat akan ditempuh selama 1 jam 15 menit. Perkiraan waktu tersebut tergantung dengan keadaan lalu lintas.

Biasanya sebelum memasuki objek wisata, pengunjung akan dikenakan biaya masuk. Sedangkan untuk memasuki Makam Tuanku Imam Bonjol, pengunjung tidak akan dikenakan biaya sama sekali atau gratis. Tetapi, pengunjung akan dikenakan biaya untuk parkir kendaraan pribadi.

Untuk biaya parkir, biasanya pengunjung akan dikenakan biaya Rp 5.000 untuk pengguna roda dua. Sedangkan untuk pengguna roda empat akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000. Dan bagi pengunjung yang menggunakan bus pariwisata akan dikenakan biaya sebesar Rp 15.000. Biaya tersebut digunakan untuk pemeliharaan wisata religi ini agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Sedangkan untuk jam operasionalnya, wisata religi Makam Tuanku Imam Bonjol ini buka selama 24 jam. Jadi Anda dapat datang sewaktu-waktu dan tidak perlu khawatir mengenai jam operasionalnya.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan di Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps teguh tryono

Banyak kegiatan menarik yang dapat Anda lakukan ketika berada di wisata religi ini. Kegiatan menarik tersebut antara lain:

1. Berdoa Bersama

Hal utama yang harus dilakukan ketika berkunjung ke wisata religi adalah berdoa. Anda dapat berdoa bersama-sama di sekitar makam.

2. Mempelajari Sejarah

Ketika Anda mengunjungi makam seorang pahlawan nasional, tentunya tidak lepas dari sejarah. Anda akan menemukan dan mempelajari bagaimana sejarah dari Tuanku Imam Bonjol.

3. Menjelajahi Tempat-Tempat Penting

Terdapat banyak tempat bersejarah yang melekat dengan kebesaran Tuanku Imam Bonjol. Sehingga Anda dapat berkeliling dan melihat tempat-tempat tersebut. Seperti batu yang digunakan untuk sholat, tempat atau area peristirahatan dan masih banyak lagi.

Kegiatan yang Menarik di Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps Wayan Mahmudy

4. Mengabadikan Momen

Tentu kurang lengkap jika tidak mengabadikan momen selama berada di wisata religi ini. Banyak spot yang dapat Anda gunakan sebagai latar belakang foto. Di sekitar kawasan makam terdapat berbagai macam tempat beristirahat yang ditumbuhi oleh beberapa pohon. Anda dapat menjadikan tempat tersebut sebagai tempat berfoto.

5. Berburu Souvenir

Bagi yang ingin membawa oleh-oleh dari wisata religi ini, Anda dapat membeli berbagai macam souvenir yang telah tersedia. Banyak barang yang dijual seperti baju bergambar Tuanku Imam Bonjol, Al-Qur’an, topi atau peci, sandal, bahkan banyak makanan khas yang dapat Anda nikmati telah disediakan.

6. Berjalan-jalan di kawasan makam

Banyak hal yang dapat Anda jelajahi selama berada di kawasan wisata religi ini. Anda akan menemukan berbagai hal terkait sejarah Tuanku Imam Bonjol.

7. Bersantai

Di kawasan sekitar makam telah tersedia gazebo yang dapat pengunjung gunakan untuk beristirahat. Anda bebas menggunakannya dengan catatan tetap menjaga kebersihan selama berada di kawasan wisata religi ini.

Fasilitas yang Tersedia di Makam Imam Bonjol

Fasilitas di Makam Tuanku Imam Bonjol
Image Credit: Google Maps Herman Broncos

Fasilitas yang tersedia di Makam Tuanku Imam Bonjol cukup lengkap. Fasilitas tersebut disediakan untuk pengunjung yang berkunjung ke wisata religi ini. Beberapa fasilitas tersebut seperti kantin yang menyediakan berbagai makanan dan minuman khususnya makanan khas daerah setempat. Terdapat area parkir yang luas dan terdapat beberapa penjaga yang akan mengawasi kendaraan pengunjung.

Selain itu, terdapat kolam dan gazebo yang dapat Anda gunakan untuk bersantai atau beristirahat setelah berjalan-jalan. Gazebo yang tersedia pun cukup banyak dan tersebar di berbagai sudut.

Selain itu terdapat toilet yang dapat pengunjung gunakan. Ada juga musholla yang dapat Anda gunakan untuk melaksanakan kewajiban. Di musholla tersebut juga sudah tersedia tempat berwudhu beserta alas kaki untuk pengunjung.

Masih banyak lagi fasilitas yang tersedia di wisata religi ini. Kebersihan dari fasilitas-fasilitas tersebut selalu terjaga sehingga menjadikan pengunjung lebih nyaman dalam menggunakannya.

Itulah beberapa daya tarik, harga tiket masuk, hingga fasilitas yang tersedia di Makam Tuanku Imam Bonjol. Anda dapat berkunjung ke wisata religi ini bersama keluarga atau teman untuk mendapatkan tambahan wawasan mengenai sejarah dari pahlawan nasional ini. Banyak hal yang dapat Anda temukan dan pelajari selama berkunjung ke wisata religi ini.