Sulawesi Selatan

Wisata Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Wisata Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Lokasi: Leang-Leang, Kec. Bantimurung, Kab. Maros, Sulawesi Selatan.
Map: Cek Lokasi

Berwisata merupakan salah satu keinginan tiap orang. Apalagi mereka yang memiliki rutinitas membuat tubuh penat dan menjadikan pikiran terbebani. Salah satu manajemen stress yang harus dilakukan adalah menyediakan waktu luang menikmati apa yang Anda sukai. Berwisata misalnya, menjelajahi keindahan Indonesia di tiap sudut daerahnya. Seperti yang ada di Taman Prasejarah Leang-Leang Maros.

Bisa dibilang merencanakan wisata memang gampang-gampang sulit. Apalagi jika Anda memiliki anak-anak kecil yang harusnya tidak hanya berwisata tetapi juga mendapat edukasi. Seperti yang ada di taman prasejarah ini, tempat tepat untuk mengenalkan dunia prasejarah kepada anak-anak.

Bicara soal Leang-Leang Maros, ada wisata sejarah budaya peradaban dari manusia purba. Bahkan tapak kehidupan manusia di zaman prasejarah ini bisa ditelusuri di lokasi taman ini. Anda bisa melihat lukisan telapak tangan manusia dan juga babi rusa yang terpampang di dinding-dinding gua yang juga beragam artefak disana. Tentu hal ini menjadi bukti dari kehadiran manusia prasejarah.

Ratusan Goa di Leang-Leang Maros

Ratusan Goa di Leang-Leang Maros

Leang-Leang ada di dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang ada di daerah Maros – Pangkep. Pegunungan Karst yang umurnya memang sudah ribuan tahun. Kawasan ini diakui sebagai kawasan karst yang terbesar kedua di dunia setelah adanya Guangzhou yang ada di China. Areanya meliputi seluas 43.750 hektar dan wilayah ini memiliki 286 goa yang lebih dari 30 goa prasejarah.

Wisata Leang-Leang Maros juga memiliki ratusan goa prasejarah yang ada di perbukitan cadas atau karst Maros Pangkep. Jika menggunakan bahasa Makassar, leang berarti goa. Sementara Liang artinya lubang. Ada dua orang arkeolog yang pertama kali menemukan lukisan-lukisan dinding di Gua Pettae dan juga Petta Kere di tahun 1950. Dua orang ini berasal dari Belanda.

Sementara untuk Gua Petta Kere sendiri berada di sekitar 300 meter dari Gua Pettae. Ada teras yang lebar berukuran 2 meter dan ditemukan gambar babi rusa, 27 gambar telapak tangan hingga alat serpih bilah dan juga mata panah. Agar bisa mencapai goa ini butuh usaha untuk menapaki 64 anak tangga terlebih dahulu. gua tersebut diperkirakan telah dihuni dari tahun 8000 hingga 3000 SM.

Dari lukisan prasejarah ini Anda bisa melihat bagaimana cerita kehidupan sosial. Misalnya seperti akitivitas harian dan juga sistem kepercayaan yang dianut pada waktu itu. Sementara untuk gambar telapak tangan yang ada diperkirakan sebagai cap tangan milik dari salah seorang anggota suku setelah melakukan ritual potong jari. Ritual ini memang diketahui sebagai tAnda berduka atas kematian dari orang terdekatnya.

Lukisan dinding yang terlihat diketahui berwarna merah dan menggunakan pewarna dari bahan alami yang bisa meresap hingga ke pori-pori batu serta bertahan hingga ribuan tahun. Bagi para pengunjung, Anda tetap bisa menikmati panorama alam yang ada di sekitar. Ada gugusan tebing batu dengan bentuk yang khas dan juga unik. Ada gunung-gunung batu yang terlihat kokoh menjulang dengan tampilan panorama khas landscape karst. Tidak hanya menambah pengetahan tetapi Anda bisa berwisata alam disini.

Lokasi Wisata Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Lokasi Wisata Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Mereka yang datang berkunjung bisa menikmati beberapa aktivitas. Seperti misalnya bersantai dengan suasana yang asri. Juga dengan kegiatan outbound yang diketahui sesuai dengan lokasi yang ada. bahkan di area ini juga sudah dilengkapi dengan adanya rumah adat, baruga, toilet, jalur trackhing hingga papan interpretasi dan loket penjagaan.

Lokasinya memang tak jauh dari kawasan Wisata Bantimurung. Jaraknya kurang lebih 9 km. Tepatnya nanti Anda bisa memulai perjalanan dari maros, kurang lebih 3 km sebelum kompleks wisata Bantimurung, belok ke arah utara sejauh kurang lebih 6 km dari jalan poros Maros-Bone.

Sementara lokasi daerah Pangkep sendiri memang hanya satu jam perjalanan darat dari makassar. Ada yang unik disini yakni jenis bebatuan karst yang ada di Maros Pangkep yang ditemukan hanya ada di Guangzhou, China dan juga di Teluk halong, Vietnam. Tak hanya itu, goa prasejarah dan banyak tapak tangan menjadi salah satu daya tarik. Bagi wisatawan yang ingin masuk ke dalam goa harus lebih berhati-hati karena goanya sempit dan agak licin.

Lokasi Wisata Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Mengapa Goa Prasejarah ini menarik? Tentu karena goa ini memang bersejarah yakni dulunya digunakan sebagai tempat tinggal dan penghuninya juga meninggalkan jejak dengan bentuk gambar tangan di dinding goa.

Hampir di tiap goa prasejarah ini memiliki cetakan tangan. Gambarnya juga cukup beragam seperti ikan, manusia hingga bentuk tidak jelas yang ada di daerah sekitar Leang-Leang. Tidak hanya untuk dokumentasi banyak orang tetapi gambar yang unik yang ada di di dinding goa ini tujuannya adalah sebagai ritual keagamaan mereka serta menjadi monumen keberadaan mereka.

Biasanya untuk daerah yang banyak ditemukan karst berarti menandakan bahwa daerah tersebut memang subur. Sebab, daerah yang banyak karst ini memiliki pasokan ketersediaan air tanah yang cukup melimpah. Juga dibutuhkan untuk kehidupan manusia. baik itu keperluan sehari-hari ataupun untuk pertanian dan juga perkebunan.

Tiket Masuk Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Tiket Masuk Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Kota Maros memang terkenal akan keindahan objek wisatanya. Tentu salah satunya adalah Taman Leang ini. Di sana juga ditemukan adanya benda laut yang berupa karang dan menandakan bahwa gua tersebut memang pernah tenggelam serta dikelilingi oleh lautan.

Tiket masuk Taman Prasejarah Leang-Leang Maros ini cukup terjangkau. Bagi turis asing biaya tiket adalah Rp. 10.000/ orang. Sementara untuk turis lokal adalah Rp. 3000/orang. Untuk anak sekolah atau rombongan Rp. 2000/orang. Memang diketahui bahwa Taman Prasejarah ini merupakan objek wisata andalan dari Sulawesi Selatan. Juga dihiasi dengan adanya tebing-tebing curam yang menjulang tinggi di sekitar taman. Ada perkebunan juga di seberang jembatan yang ditanami sesuai dengan musim serta pepohonan yang rindang.

Wisata ini memiliki hawa sejuk yang bisa Anda rasakan. Perpaduan antara suara air sungai yang mengalir di taman prasejarah ini bisa Anda nikmati dengan santai di 4 gazebo yang telah disediakan. Goa-goa yang ada di lokasi wisata bisa ada eksplor dan mengenal sejarah di dalamnya. Ada stalaktit yang indah dan meneteskan iar.

Dari gambar-gambar di dinding goa, Anda bisa tahu bagaimana keunikan cara berkomunikasi dari mereka. Goa di Leang-Leang sendiri ditemuk oleh Mister Van Heeren dan juga Miss Heeren Palm. Usia dari lukisan ini diperkirakan 5000 tahun. Bahkan beberapa arkeolog juga berpendapat bahwa beberapa di antara goa ini sudah didiami sejak 8000 hingga 3000 SM.

Untuk Leang Pettae sendiri menghadap ke barat dan gambar yang ditemukan pada goa ini adalah lima gambar telapak tangan serta satu gambar babi rusa meloncat dengan anak panah di bagian dada. Ada juga artefak terpilih. Di lokasi wisata sudah ada fasilitas yang bisa Anda gunakan. Seperti area parkir, mushola, penginapan dan masih banyak lagi.