Klenteng Ban Hin Kiong, Mengenal Klenteng Tertua di Kota Manado

Klenteng Ban Hin Kiong, Mengenal Klenteng Tertua di Kota Manado

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 06.00-18.00 WITA, Alamat: Jl. DI. Panjaitan, Calaca, Kec. Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara; Map: Cek Lokasi

Kota Manado yang menjadi Ibukota dari Provinsi Sulawesi Utara ini memiliki banyak sekali tempat wisata mulai dari wisata alam, wisata religi, wisata sejarah, dan masih banyak lagi tempat wisata lainnya. Dari sekian banyak tempat wisata tersebut Klenteng Ban Hin Kiong adalah salah satu lokasi wisata religi yang populer di Manado.

Hal tersebut karena Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) tersebut merupakan klenteng tertua yang ada di Kota Manado. Tempat wisata hits ini pertama kali dibangun pada tahun 1819 lalu dibangunkan sebuah Rumah Abu atau Kong Tek Su pada tahun 1839. Setelah itu klenteng cantik ini mulai mendapatkan renovasi sebelum menjadi seperti sekarang ini.

Nama Ban Hin Kiong sendiri memiliki arti untuk setiap katanya yaitu Ban yang berarti banyak, Hin yang berarti kelimpahan, dan Kiong yang memiliki arti istana. Meskipun destinasi wisata religi ini merupakan tempat ibadah namun banyak wisatawan yang diperbolehkan untuk masuk ke dalamnya karena sudah dibuka untuk umum.

Daya Tarik yang Dimiliki Klenteng Ban Hin Kiong

Daya Tarik Klenteng Ban Hin Kiong
Image Credit: Google Maps Bart van Oirschot

1. Bangunan Klenteng

Saat pertama kali tempat ibadah ini dibangun masih menggunakan bahan dasar kayu dengan dinding yang terbuat dari bambu dan papan. Namun, seiring berjalannya waktu bangunan tersebut kemudian mulai mengalami beberapa renovasi sampai mengubah bahan dasarnya menjadi dinding semen dan beton seperti sekarang ini.

Meskipun begitu Klenteng Ban Hin Kiong tidak mengubah bentuknya sama sekali, jadi yang diubah adalah bahan dasar bangunanya saja tidak dengan bentuknya. Warna dari bangunan keagamaan ini sendiri didominasi oleh warna merah dan kuning serta ada semacam unsur-unsur Tiongkoknya yang terpancar dari bangunan maupun pernak-pernik lainnya.

2. Sejarah

Selain memiliki bangunan yang unik, klenteng yang berlokasi di Kota Manado ini juga memiliki perjalanan sejarah yang menarik untuk diikuti. Berdasarkan catatan sejarah Tempat Ibadah Tri Dharma tersebut dibangun pada tahun 1819. Setelah itu kembali dibangun sebuah Rumah Abu atau yang dikenal dengan nama Kong Tek Su pada tahun 1839.

Daya Tarik di Klenteng Ban Hin Kiong
Image Credit: Google Maps Johan

Saat awal dibangun, Klenteng Ban Hin Kiong ini menggunakan bahan dasar kayu, bambu, dan papan. Setelah itu klenteng populer ini mulai mendapatkan sejumlah renovasi dari tahun 1854 sampai 1859, kemudian di tahun 1895 sampai 1905. Akan tetapi bangunan yang berlokasi di Kecamatan Wenang ini sempat terbakar pada tanggal 14 Maret 1970.

Berdasarkan informasi yang beredar mengatakan bahwa ada orang yang menjadi biang kerok di balik kebakaran tersebut. Karena kebakaran ini membuat bangunan utamanya habis dilahap si jago merah. Setahun kemudian yaitu pada 1971 klenteng tertua di Kota Manado ini kembali didirikan mengikuti bentuk awalnya namun dengan bahan yang baik.

3. Suasana

Daya tarik lainnya yang dimiliki oleh tempat wisata religi ini adalah suasana tenang dan damai yang tercipta. Berbeda dengan kebanyakan tempat wisata pada umumnya yang ramai dan sangat ribut. Wisatawan yang datang mengunjungi bangunan bersejarah ini akan mendapatkan ketenangan yang sangat bagus meskipun berada di tengah Kota Manado.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi Klenteng Ban Hin Kiong
Image Credit: Google Maps Bart van Oirschot

Klenteng Ban Hin Kiong sendiri berada di Kecamatan Wenang, Provinsi Sulawesi Utara, Calaca, Kota Manado, di Jl. D. I. Panjaitan. Jika anda ingin mencapai lokasi tersebut maka silahkan gunakan Taman Berkat atau God Bless Park Manado yang berada di Jl Piere Tendean sebagai titik awal.

Dari Jl. Piere Tendean ambil jalur menuju Bundaran Tugu Zero Point kemudian ambil jalan keluar ke arah Jl. Suprapto lalu belok kanan di pertigaan Jl. Dotulolong Lasut dan belok kiri di pertigaan dekat BNI KC Manado. Tidak jauh pertigaan sebelumnya anda akan tiba di perempatan Jl. Walanda Maramis kemudian belok kanan.

Terus ikuti jalan tersebut sampai tiba di perempatan Jl. Dr. Sutomo lalu belok kiri. Silahkan ikuti Jl. Dr. Sutomo sampai anda memasuki Jl. D. I. Panjaitan kemudian belok kiri dan tidak jauh dari belokan sebelumnya anda akan menemukan lokasi klenteng yang menjadi tujuan anda (berada di sebelah kiri jalan).

Panjang rute perjalanan dari Taman Berkat atau God Bless Park Manado ke klenteng tertua di Kota Manado ini adalah 4 km dengan waktu tempuh menggunakan kendaraan bermotor (sepeda motor atau mobil) selama 16 menit. Lama perjalanan ini sesuai dengan tingkat kepadatan kendaraan di jalan dan kecepatan anda berkendara.

Tidak ada harga tiket masuk Klenteng Ban Hin Kiong karena lokasi wisata populer ini merupakan sebuah tempat beribadah. Jadi setiap orang dipersilahkan masuk kedalam kawasan destinasi religi ini asalkan tidak mengganggu aktivitas di tempat beribadah tersebut dan tidak merusak segala fasilitas yang tersedia.

Kegiatan yang Menarik di Klenteng Ban Hin Kiong

Kegiatan Menarik di Klenteng Ban Hin Kiong
Image Credit: Google Maps Bestarya Zhu

1. Berdoa atau Beribadah

Kegiatan menarik paling pertama yang bisa dilakukan oleh wisatawan di klenteng cantik ini adalah berdoa atau beribadah. Namun kegiatan ini hanya bisa dilakukan oleh umat Buddhisme, Konfusianisme, dan Taoisme yang menjadi tiga ajaran yang bisa beribadah di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD).

2. Swafoto

Sepertinya akan sangat disayangkan jika anda tidak menyempatkan diri untuk mengambil gambar di Klenteng Ban Hin Kiong. Hal ini karena bangunan utama di tempat wisata asal Kota Manado ini sangat unik dan menarik sehingga bisa membuat hasil foto anda terlihat sangat menawan.

Sebagai saran coba gunakan pakaian khas Tiongkok atau yang memiliki warna merah dan kuningnya sehingga akan sangat menyatu dengan bangunan klenteng yang menjadi latar belakang foto anda. Namun, selama berfoto pastikan anda tidak mengganggu aktivitas lainnya yang sedang terjadi di lokasi klenteng tertua asal Manado tersebut.

3. Belajar Sejarah

Kegiatan menarik terakhir yang bisa anda lakukan adalah belajar sejarah. Hal ini memang wajar saja karena bangunan menakjubkan tersebut sudah berdiri sangat lama dan menjadi saksi biru banyak sekali kejadian dari masa lalu sampai sekarang.

Oleh karena itu, wisatawan juga bisa belajar seputar sejarah di lokasi destinasi wisata religi ini. Anda bahkan bisa bertanya kepada warga sekitar atau kepada penjaga klenteng untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas di Kawasan Wisata
Image Credit: Google Maps Weans

1. Tempat Parkir

Memang Klenteng Ban Hin Kiong memiliki sebuah tempat parkir kendaraan bagi wisatawan. Namun, karena ukurannya yang tidak terlalu besar membuat anda akan sedikit kesusahan untuk mendapatkan tempat parkir ketika lokasi wisata menawan tersebut sedang ramai.

2. Toilet

Klenteng tertua di Manado ini juga memiliki sebuah toilet umum yang bisa digunakan oleh wisatawan. Fasilitas ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu pria dan wanita.

3. Jalan Semenisasi

Fasilitas terakhir adalah adanya sebuah jalan semenisasi yang menjadi tempat jalan kaki untuk wisatawan. Ukurannya juga cukup besar jadi bisa dilewati oleh beberapa orang secara sekaligus.

Jam operasional Klenteng Ban Hin Kiong sendiri adalah mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WITA setiap hari. Selama menginjakan kaki di lokasi wisata hits ini pastikan anda selalu menjaga kebersihan agar bangunan bersejarah tersebut tetap terawat.