Museum Samarinda, Destinasi Wisata Mengenal Sejarah & Budaya Kota Tepian

Museum Samarinda, Destinasi Wisata Mengenal Sejarah & Budaya Kota Tepian

Museum Samarinda salah satu objek wisata untuk mengenal sejarah dan kebudayaan Kota Tepian Samarinda, Kalimantan Timur. Museum ini memiliki beragam koleksi unik dan gedung dengan karya seni terbaik.

Harga Tiket: Gratis, Jam Operasional: 08.00-16.30 WITA, Alamat: Jl. Bhayangkara, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur; Map: Cek Lokasi

Museum Samarinda yang berada di dalam satu area Taman Samarendah, kini akhirnya dibuka. Setelah mengalami kemunduran jadwal peresmian, museum yang dibangun pada tahun 2017 ini akhirnya dapat dinikmati oleh masyarakat umum. Alasan dari mundurnya peresmian ini, menurut walikota Samarinda, karena masih kurangnya koleksi barang-barang antik dan bersejarah.

Museum ini masih harus banyak dilengkapi. Karena itu sudah menjadi tugas dari pemerintah kota Samarinda untuk membenahi dan terus menambah fasilitas-fasilitas serta koleksi barang-barang bersejarah agar diharapkan dapat menarik banyak pengunjung dari waktu ke waktu. Dengan begitu, pengunjung juga dapat belajar tentang sejarah Samarinda maupun Kalimantan Timur.

Museum yang dibangun di atas tahan yang dulunya merupakan sekolah SMP dan juga SMA Negeri 1 Samarinda ini, memang harus terus ditingkatkan. Interior dalam museum seperti maket dan juga fasilitas digital lain masih harus lebih dibenahi. Dengan begitu museum ini bisa memiliki fasilitas yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Daya Tarik yang Dimiliki Museum Samarinda

Daya Tarik Museum Samarinda
Image Credit: Google Maps (Muammar Aldafi)

Daya tarik dari museum ini masih terus diupayakan agar lebih dikenal oleh masyarakat baik di Samarinda maupun luar Samarinda. Sebagian daya tarik ini sudah ada dan masih terus dikembangkan.

1. Koleksi Museum

Museum ini dibangun sebagai upaya agar masyarakat belajar tentang sejarah di masa lalu. Tidak hanya sejarah, museum Samarinda juga memiliki koleksi budaya-budaya Samarinda dan juga Kalimantan Timur. Karenanya ada banyak koleksi barang-barang antik yang merupakan sejarah maupun budaya Samarinda dan Kalimantan Timur di sini.

Pengelola telah mengupayakan untuk terus menambah koleksi museum ini. Tidak diketahui pasti berapa anggaran yang telah dikeluarkan, namun sampai saat ini koleksi masih terus dikumpulkan. Koleksi-koleksi ini berupa dokumen sejarah, patung-patung bersejarah, koleksi foto maupun benda-benda bersejarah yang lain.

Karena museum ini merupakan salah satu bangunan milik pemerintah, pengelola mengharapkan agar masyarakat yang memiliki barang-barang bersejarah terutama yang berhubungan dengan Samarinda atau Kalimantan Timur, dapat menghibahkannya untuk koleksi di museum ini. Alasannya, agar masyarakat umum juga dapat mengetahui barang bersejarah tersebut.

Hal ini sudah dilakukan oleh dua tokoh masyarakat yaitu Said Sjafran yang telah menghibahkan koleksi guci sebanyak 14 buah. Kemudian Awang Dharma Bhakti yang telah menghibahkan koleksi foto-foto Samarinda tempo dulu. Kedua tokoh masyarakat ini merupakan mantan pejabat Kalimantan Timur dan walikota telah memberikan penghargaan sebagai ucapan terima kasih.

Selain itu, ke depannya pengelola juga telah merencanakan untuk menambah koleksi lain. Tidak hanya barang bersejarah, namun juga budaya. Nantinya museum ini juga akan menampilkan barang-barang seperti pakaian adat, alat musik tradisional, bahkan pertunjukan musik maupun tari baik secara digital maupun secara langsung.

Bahkan Gerakan Pemuda Dayak juga telah menggagas untuk memamerkan koleksi mandau pada Pameran Mandau Kalimantan Timur. Pameran ini juga dilaksanakan di Museum Samarinda ini. Acara ini digelar agar masyarakat dapat menjaga dan juga melestarikan kebudayaan dari adat Dayak yang berada di Kalimantan Timur.

2. Bangunan yang Unik

Bangunan dari museum ini dirancang dengan unik dan cukup megah. Eskterior di bagian depan juga khas dengan batik khas Kalimantan yang mengelilingi bangunan. Terdapat pilar-pilar besar yang juga membuatnya tampak cantik. Bangunan ini telah menarik perhatian pengunjung bahkan sebelum museum ini resmi dibuka.

Beberapa masyarakat mengungkapkan bahwa merasa sangat tertarik dan penasaran untuk mengunjungi museum setelah beberapa kali melewati bangunan ini. Sayang sekali pada saat itu museum ini dibuka dan belum dapat dinikmati oleh masyarakat. Namun, tidak perlu khawatir, saat ini Anda sudah dapat melihat langsung koleksi di dalamnya.

Karena bangunannya yang unik, Anda dapat berfoto di sana. Apalagi terdapat tulisan Museum Samarinda yang khas. Bangunan ini dapat menjadi ikon. Sehingga orang dapat mengetahui bahwa Anda telah berkunjung ke Samarinda hanya dengan berfoto di depan museum ini.

Daya Tarik Museum
Image Credit: Google Maps (Anton Sudrajad)

3. Taman Samarendah

Museum ini berada di area Taman Samarendah yang menjadi taman kota di pusat Kota Samarinda. Sebutan Samarendah sendiri berasal dari kata Samarinda menggunakan aksen lokal. Setelah Anda mengunjungi museum, Anda dapat menikmati Taman Samarendah lokasinya tidak jauh. Masyarakat sendiri juga banyak yang melakukan aktivitas di tempat ini.

Taman ini dibangun di atas tanah seluas 2,5 hektar dan menjadi salah satu ruang terbuka hijau di Samarinda. Banyak sekali pohon yang ditanam di area ini seperti ulin, meranti, maupun pohon lainnya. Selain itu, Taman Samarendah juga memiliki alat-alat olahraga yang dapat digunakan untuk umum.

Alamat, Rute Lokasi dan Harga Tiket Museum Samarinda

Alamat Museum Samarinda
Image Credit: Google Maps (Iwan Rahady)

Museum Samarinda berapa di area Taman Samarendah, lebih tepatnya di Jalan Bhayangkara, Bugis, kecamatan Samarinda Kota, tidak jauh dari pusat Kota Samarinda. Perjalanan yang dapat Anda tempuh dari Kota Samarinda hanya sekitar 4 kilometer, kurang lebih hanya perlu menempuh waktu selama 8 menit saja.

Rute menuju ke sana dapat melalui Jalan Ahmad Yani/Jalan Slamet Riyadi dan Jalan RE Martadinata kemudian menuju Jalan Gunung Kinibalu. Kemudian Anda dapat mengambil Jalan Jend. Sudirman menuju Jalan Awang Long. Dari Jalan Awang Long, Anda mengambil Jalan Bhayangkara.

Karena berapa tidak jauh dari pusat kota, rute menuju museum ini tidak sulit ditemukan. Medan jalan juga tidak akan sulit untuk dilalui. Anda dapat dengan mudah menggunakan aplikasi Googlemap untuk memudahkan perjalanan Anda menuju wisata ini.

Anda dapat berkunjung di museum ini dari hari Senin sampai hari Jumat. Jam operasional mulai dari jam 08.00 sampai 16.30, sedangkan pada hari Jumat jam operasional mulai dari jam 08.00 dan hanya sampai 16.00 saja. Pada hari Sabtu dan Minggu, museum ini tutup.

Museum ini merupakan bangunan yang menjadi proyek pemerintah. Adanya museum ini diharapkan agar masyarakat bisa mempelajari dan lebih peduli pada sejarah maupun budaya Samarinda dan Kalimantan Timur. Oleh karena itu, tidak ada tiket masuk bagi para pengunjung. Jika ingin berkunjung, Anda hanya perlu mengisi buku tamu saja.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Museum Samarinda

Kegiatan di Museum Samarinda
Image Credit: Google Maps (Agus Ferdinand)

Ada beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan baik di Museum Samarinda, baik di dalam bangunan maupun di sekitar bangunan museum. Tidak hanya melakukan kegiatan yang menyenangkan, Anda juga akan merasakan manfaat jika berkunjung. Berikut beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan.

1. Belajar Sejarah

Sudah tentu, dengan mengunjungi museum, Anda juga dapat belajar sejarah. Di museum ini memiliki banyak sekali koleksi-koleksi sejarah yang ada di Samarinda maupun di Kalimantan Timur. Dengan demikian, selain menikmati koleksi, Anda juga dapat belajar sejarah di masa lalu.

Misalnya saja, barang hibah berupa foto-foto tempo dulu di Samarinda. Anda tentu tidak tahu bagaimana keadaan Samarinda pada tempo dulu, maka koleksi foto ini dapat membantu Anda mengetahuinya. Anda juga dapat bernostalgia, kembali mengingat atau berimajinasi berada di Samarinda pada tempo dulu.

2. Belajar Kebudayaan Samarinda dan Kalimantan Timur

Kalimantan Timur, termasuk juga Samarinda memiliki kebudayaan dan seni yang sangat kaya dan patut diketahui oleh masyarakat, terutama kawula muda agar tidak melupakan dan tetap menghargai kekayaan budaya sendiri.

Museum Samarinda ini telah menyediakan fasilitas untuk pengunjung berupa koleksi kebudayaan Samarinda dan Kalimantan Timur. Bahkan pengelola telah berinisiatif ke depannya akan ada penampilan kesenian baik langsung maupun digital. Dengan demikian, mengunjungi museum ini juga dapat sekaligus belajar mengetahui budaya Samarinda dan juga Kalimantan Timur.

Kegiatan Museum Samarinda
Image Credit: Google Maps (Genggam Rizkie)

3. Menikmati Taman Samarendah

Museum yang berada di area Taman samarendah membuat Anda juga dapat menikmati taman setelah berkeliling museum. Anda dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti menggunakan alat olahraga yang telah disediakan. Banyaknya pepohonan membuat taman ini sangat teduh. Anda dapat sekedar duduk dan menikmati udara segar.

Selain itu, taman ini juga memiliki jalur unik berbentuk lingkaran. Jalur ini dapat digunakan berbagai hal. Biasanya, banyak pengunjung yang menggunakan jalur ini untuk jogging, berjalan-jalan, atau bersepeda. Anda juga dapat melakukan berbagai jenis olahraga di tempat ini.

Fasilitas yang Tersedia di Museum Samarinda

Fasilitas di Museum Samarinda
Image Credit: Google Maps (Muammar Aldafi)

Fasilitas yang ada di museum ini masih terus diperbarui dan diperbaiki. Saat ini koleksi yang dapat dinikmati oleh pengunjung berupa tiket gratis. Tidak adanya biaya retribusi seharusnya menjadi kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menikmati adanya destinasi wisata pendidikan baru di Samarinda ini

Koleksi museum juga menjadi salah satu fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Ada banyak barang sejarah, juga ada banyak koleksi benda budaya yang sangat berharga. Koleksi ini oleh pengelola akan terus ditambah. Selain itu, media-media digital untuk menunjang fasilitas museum agar pengunjung dapat melihat budaya Kalimantan Timur masih terus dikembangkan.

Museum Samarinda merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya mengetahui sejarah dan budaya Samarinda maupun Kalimantan Timur. Karenanya, tidak ada salahnya Anda mengunjungi wisata pendidikan ini saat berada di Samarinda. Apalagi Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk belajar sesuatu yang baru.