Benteng Keraton Liya, Destinasi Sejarah Tersembunyi di Wakatobi

Benteng Keraton Liya, Destinasi Sejarah Tersembunyi di Wakatobi

Harga Tiket: -, Jam Operasional: 08.00-17.30 WITA, Alamat: Liya Togo, Liya Mawi, Kec. Wangi-Wangi Selatan, Kab. Wakatobi, Sulawesi Tenggara; Map: Cek Lokasi

Wakatobi dikenal sebagai destinasi wisata bahari yang eksotis dan bersih. Tetapi diantara banyaknya objek wisata yang adam ternyata ada beberapa destinasi sejarah yang tersembunyi bahkan nyaris dilewatkan para turis yaitu Benteng Keraton Liya. Benteng Liya adalah peninggalan Kerajaan Buton yang pernah berjaya di abad ke -15 Masehi.

Dikarenakan letaknya yang tersembunyi membuat Benteng yang syarat dengan sejarah ini tidak banyak diketahui wisatawan. Padahal saat berada di Benteng Liya, ada banyak keindahan yang bisa Anda temukan di dalamnya. Tidak hanya pemandangan lautnya saja tetapi perkampungan masyarakatnya pun sangat menarik untuk didatangi.

Benteng Keraton Liya memiliki susunan batu-batu yang direkatkan menggunakan putih telur seperti di Bau-Bau. Tapi ukurannya jauh lebih pendek. Anda bisa melihat di setiap penjurunya terdapat pintu masuk dengan panggung tempat penjaga tepat di atasnya. Di sekitar benteng terdapat meriam kuno yang sayangnya tidak begitu mendapatkan perawatan.

Daya Tarik yang Dimiliki Benteng Keraton Liya

Daya Tarik Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Wakatobi Nyong

1. Bangunan

Bangunan benteng terdiri dari batu-batu yang disusun kemudian direkatkan dengan menggunakan putih telur. Bangunannya sangat kokoh sehingga aman untuk dikunjungi. Bentuk benteng bersejarah ini berbeda dengan benteng buatan kolonial pada umumnya. Susunan batu tersusun dengan rapi dan hampir mirip seperti Benteng Kalimata yang ada di Tidore.

Tapi uniknya dari Benteng Keraton Liya adalah menggunakan jenis batu karang berwarna putih nan cantik saat terkena matahari. Pengunjung juga akan melihat meriam yang menjadi penghias di sudut-sudut benteng. Meriam kuno tersebut diletakkan di tempat penjaga karena dulunya fungsi dari benteng ini adalah tempat untuk melihat pergerakan kapal asing.

2. Masjid Tua

Benteng Keraton Liya menarik untuk dikunjungi karena di dalam kawasan benteng, pengunjung dapat melihat sebuah masjid tua yang sangat khas dan bersejarah. Masjid tua tersebut bernama Masjid Mubarok yang sudah dibangun sejak tahun 1546 silam. Tapi masyarakat sekitar lebih mengenalnya dengan nama Masjid Keraton Liya.

Yang menarik dari Masjid Mubarok adalah di bagian kirinya terdapat pemakanan dengan ukuran yang sangat lebar. Ciri khas dari pemakamannya adalah terdapat barisan batu karang di sekitarnya. Areanya juga dikelilingi bunga kamboja dan pagar batu.

Daya Tarik di Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Jaya N Panuntun

3. Baruga

Benteng Keraton Liya memiliki baruga yang digunakan sebagai tempat untuk berkumpulnya masyarakat yang sedang ingin bermusyawarah. Letaknya di kepulauan membuat para pengunjung mendapatkan pengalaman baru sebab bisa melihat kehidupan warga sekitar yang mayoritasnya bekerja sebagai nelayan.

Selain dapat menyaksikan para nelayan yang sedang melakukan pekerjaan mereka, Anda juga dapat melihat budidaya rumput laut. Bahkan ada banyak menu masakan tradisional yang bisa ditemukan di sekitar benteng bersejarah ini.

4. Kain Tenun

Selain melihat benteng bersejarah, pengunjung akan menemukan produk kriya yang terkenal di Desa Liya Togo yaitu kain tenun. Kain in biasanya dijadikan selendang, sarung, tas bahkan ikat kepala.

Tidak hanya itu, Anda juga akan menemukan banyak kerajinan tangan seperti anyaman tikar, tudung saji, mengolah limbah yang ada di sekitar menjadi tas serta banyak lagi yang lain. Ibu-ibu di Desa Liya Tugo biasanya menenun di sela kegiatan mereka sebagai seorang petani.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Lokasi Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Jaya N Panuntun

Tidak butuh waktu lama untuk sampai di Benteng Keraton Liya. Benteng bersejarah ini lokasinya tepat di pulau Wang-Wangi, atau lebih tepatnya Desa Liya Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Jika ingin menuju ke Benteng, Anda harus menempuhnya dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua dengan jarak 10 km jika dari pusat kota.

Bangunan bersejarah ini sebenarnya sangat mudah dijangkau sebab pengunjung hanya perlu mengikuti jalan porosnya saja melewati jalur pesisir. Selama di perjalanan, Anda akan melihat langsung kegiatan masyarakat yang ada di Wangi-Wangi.

Jika sudah masuk ke area benteng, pengunjung akan disuguhkan rumah panggung yang indah terbuat dari kayu papan. Warga di Desa liya memang mempertahankan rumah kayu sebagai tempat tinggal. Jadi apabila sudah berada di area rumah panggung, itu artinya Anda sudah semakin dekat dengan titik destinasi.

Harga Tiket Masuk Benteng Keraton Liya

Tiket Masuk di Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Diana Saptalia Cordoba

Untuk bisa masuk ke Benteng Keraton Liya dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau. Dari segi harga tidak begitu istimewa. Anda bisa berkunjung ke tempat ini dengan membawa motor atau mobil.

Untuk jam operasionalnya sama seperti tempat wisata pada umumnya. Benteng ini dibuka pukul 08.00 WIB sampai 17.30 WIB. Anda boleh berkunjung kapan saja untuk menikmati destinasi yang cantik dan bersejarah ini.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Benteng Keraton Liya

Kegiatan Menarik di Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Muizt Bhojest

1. Mengunjungi Masjid Barak

Jika sudah melihat Benteng Keraton Liya, kegiatan yang dapat Anda lakukan ketika berada di kawasan ini adalah mengunjungi Masjid Barak. Ini adalah masjid ikonik yang dibangun sejak tahun 1546 atau 8 tahun setelah dilantiknya Sultan Buton yang Pertama.

Masjid Barak memiliki ciri khas yang membuat wisatawan tertarik untuk masuk ke dalamnya. Apalagi tidak jauh dari masjid ada Tugu Liya atau Uya. Perlu diketahui, Uya adalah tugu yang menjadi asal muasal nama kampung Liya.

2. Berkeliling Kampung

Tidak hanya itu, kegiatan lain yang dapat dilakukan oleh pengunjung jika sudah berada di kawasan Benteng Keraton Liya adalah berkeliling kampung. Anda bisa belajar sejarah maupun budaya yang ada di sekitar Benteng Keraton Liya. Biasanya wanita-wanita di Desa Liya akan menenun dengan menggunakan alat tradisional.

Kegiatan Menarik di Wisata Benteng Keraton Liya
Image Credit: Facebook Muizt Bhojest

Mereka menenun setelah pulang dari bertani atau nelayan. Jika penasaran dan ingin mencoba menenun, Anda bisa meminta penduduk di sekitar untuk mengajarkan menenun menggunakan alat tradisional. Penduduk di Desa Liya ramah-ramah dan mereka juga akan bersuka hati mengajarkan wisatawan untuk menenun.

3. Eksplorasi Alam Sekitar

Lokasi Liya Togo berada di sisi Selatan Wangi-Wangi. Jadi tidak ada salahnya untuk eksplor alam sekitar yang ada di tempat wisata sejarah menarik ini. Karena ada banyak hal yang bisa Anda temukan salah satunya sumber mata air bernama Tee Meantuu.

Jika ingin menyentuh atau bermain air, pergilah ke perairan Liya Togo. Anda bisa bermain kano dan menjelajah lebih jauh. Tenang saja, harga untuk menyewa kano sangatlah terjangkau jadi tidak akan merogoh kocek pengunjung terlalu dalam.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Wisata

Fasilitas di Kawasan Wisata
Image Credit: Facebook Umar Bakri

Dikarenakan untuk masuk ke objek wisata Benteng Keraton Liya ini standar, pengunjung memang tidak begitu banyak mendapatkan fasilitas. Apalagi Benteng Keraton Liya berada di lokasi tersembunyi yang belum dijamah banyak pengunjung. Karena itu, tempat ini tidak memiliki begitu banyak fasilitas yang bisa didapatkan para pengunjung.

Di area wisata bersejarah ini, Anda akan menemukan Benteng Liya yang menarik untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat masjid yang khas dan unik. Tidak hanya itu, jika ingin mencari camilan atau makanan, di sekitar lokasi wisata sudah ada banyak warung yang menjual makanan dan minuman.

Sementara untuk fasilitas tambahan tidak begitu banyak ditemukan disini. Jadi ketika berjunjung sebaiknya kurangi ekspektasi Anda. Nikmati waktu dengan sebaik mungkin. Jika bosan, silahkan pergi ke Desa Liya untuk melihat keadaan penduduk di sekitar dan mempelajari budaya mereka.

Benteng Keraton Liya adalah wisata bersejarah di Wakatobi yang menarik untuk didatangi. Lokasinya mudah diakses sehingga menjadikannya unggul untuk pilihan berlibur bersama teman atau keluarga. Jika tengah mencari referensi rekreasi di Wakatobi, kunjungi saja benteng ini.